POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS
Journal of Nursing and HealthJournal of Nursing and HealthHipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia karena cukup berbahaya. World Health Organization (WHO) menyatakan prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Menurut Riskesdas tahun 2018, estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia akibat hipertensi sebesar 63.309.620 orang sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian. Pengendalian dengan non- farmakologi salah satunya dengan mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung kalium contohnya semangka, tomat dan pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah (campuran semangka pepaya dan tomat pepaya) terhadap tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Control Group Design. Populasi adalah seluruh penderita hipertensi yang datanya didapat dari Puskesmas Tanggulangin mencakup klinik, posbindu, pustu masing-masing desa, pengambilan sampel dengan menggunakan metode random alokasi berjumlah 75 orang. Hasil pemberian intervensi terhadap penderita hipertensi mengalami perubahan penurunan tekanan darah. Kesimpulan gambaran tekanan darah pretest, posttest ke-1 dan posttest ke-2 mengalami perubahan pada masing-masing kelompok, ada perbedaan yang signifikan terhadap tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi jus buah (semangka pepaya dan tomat pepaya) pada kelompok perlakuan dengan nilai p-value < 0,05, ada pengaruh terhadap tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi jus buah (semangka pepaya dan tomat pepaya) dengan nilai p-value < 0,05.
Tekanan darah pretest pada masing-masing kelompok tidak ada perbedaan, pada posttest hari ke-1 masing-masing kelompok mengalami penurunan tekanan darah, dan posttest hari ke-2 kelompok jus semangka pepaya dan kelompok intervensi tomat pepaya mengalami penurunan tekanan darah, sedangkan kelompok kontrol mengalami kenaikan tekanan darah.Ada perbedaan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah diberikan intervensi jus buah (campuran semangka pepaya dan tomat pepaya) dengan nilai p-value < 0,05.Ada pengaruh terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah diberikan intervensi jus buah (campuran semangka pepaya dan tomat pepaya) dengan nilai p-value < 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas jus buah campuran semangka, pepaya, dan tomat dengan intervensi non-farmakologis lainnya, seperti olahraga teratur atau diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), untuk melihat kombinasi mana yang paling efektif dalam menurunkan tekanan darah. Kedua, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dosis optimal dan durasi pemberian jus buah yang paling efektif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor individu seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat keparahan hipertensi. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme biologis yang mendasari efek penurunan tekanan darah dari jus buah campuran ini, misalnya dengan mengukur kadar kalium, antioksidan, dan senyawa bioaktif lainnya dalam darah sebelum dan sesudah intervensi, serta menganalisis pengaruhnya terhadap fungsi endotel dan regulasi sistem renin-angiotensin-aldosteron. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk mendukung penggunaan jus buah sebagai terapi komplementer dalam pengelolaan hipertensi, serta memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan personal bagi penderita hipertensi.
- PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DIDESA LEMAHIRENG KECAMATAN... journal.ppnijateng.org/jikk/en/article/view/173PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DIDESA LEMAHIRENG KECAMATAN journal ppnijateng jikk en article view 173
- WATERMELON FRUIT (CITRULLUS VULGARIS) AGAINST BLOOD PRESSURE FOR ELDERLY WITH HYPERTENSION | Sulung |... doi.org/10.24990/injec.v2i2.42WATERMELON FRUIT CITRULLUS VULGARIS AGAINST BLOOD PRESSURE FOR ELDERLY WITH HYPERTENSION Sulung doi 10 24990 injec v2i2 42
| File size | 383.28 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Edukasi yang meliputi olahraga, modifikasi pola makan, dan manajemen stres terbukti memberikan dampak positif. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukanEdukasi yang meliputi olahraga, modifikasi pola makan, dan manajemen stres terbukti memberikan dampak positif. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Di antara variabel independen, motivasi terbukti paling berpengaruh terhadap kepatuhan perawat dalam pengkajian EWS (p = 0,002 < 0,05), diikuti oleh manajemenDi antara variabel independen, motivasi terbukti paling berpengaruh terhadap kepatuhan perawat dalam pengkajian EWS (p = 0,002 < 0,05), diikuti oleh manajemen
UMNYARSIUMNYARSI Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi menunjukkan 100% tepat pasien, tepat indikasi 100%, tepat obat 93,3% dan tepat dosis 99%. Pasien yang menerimaRasionalitas penggunaan obat antihipertensi menunjukkan 100% tepat pasien, tepat indikasi 100%, tepat obat 93,3% dan tepat dosis 99%. Pasien yang menerima
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Oleh karena itu, metode ini perlu diinformasikan dan diterapkan sebagai intervensi non-farmakologik untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktifOleh karena itu, metode ini perlu diinformasikan dan diterapkan sebagai intervensi non-farmakologik untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif
MEDISTRAMEDISTRA Terapi bekam, sebagai modalitas pengobatan komplementer, telah digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untukTerapi bekam, sebagai modalitas pengobatan komplementer, telah digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Teknik sampel dalam penelitian menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai signifikan pada tekananTeknik sampel dalam penelitian menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai signifikan pada tekanan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Hipertensi adalah masalah kesehatan serius yang semakin meningkat setiap tahun. Perubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satuHipertensi adalah masalah kesehatan serius yang semakin meningkat setiap tahun. Perubahan gaya hidup, seperti kurangnya pergerakan, menjadi salah satu
UNIVMEDUNIVMED Metode: Penelitian eksperimental double-blind ini dilakukan pada 40 pasien hipertensi yang diacak menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diobati denganMetode: Penelitian eksperimental double-blind ini dilakukan pada 40 pasien hipertensi yang diacak menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diobati dengan
Useful /
PSPINDONESIAPSPINDONESIA Pendidikan Kristen dalam perspektif teologi praktis adalah proses pembelajaran yang tidak hanya menanamkan pengetahuan akademik, tetapi juga membentukPendidikan Kristen dalam perspektif teologi praktis adalah proses pembelajaran yang tidak hanya menanamkan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk
PSPINDONESIAPSPINDONESIA Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode studi literatur, maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan tentangDengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode studi literatur, maka penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang
MEDISTRAMEDISTRA Hasil positif dinyatakan jika hasil di gel documenter ditemukan pita DNA. Ukuran pita DNA yang dihasilkan dari penanda DNA tercatat pada 450 pasangan basaHasil positif dinyatakan jika hasil di gel documenter ditemukan pita DNA. Ukuran pita DNA yang dihasilkan dari penanda DNA tercatat pada 450 pasangan basa
UNIVMEDUNIVMED METODOLOGI Penelitian ini merupakan studi observasi dengan desain kasus kontrol. Subjek penelitian adalah wanita pasca-persalinan berusia 20-35 tahun yangMETODOLOGI Penelitian ini merupakan studi observasi dengan desain kasus kontrol. Subjek penelitian adalah wanita pasca-persalinan berusia 20-35 tahun yang