POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN

Jurnal E-KomtekJurnal E-Komtek

Cadangan sumber energi fosil mulai menipis, sehingga pemerintah mencanangkan sumber energi terbarukan. Kebijakan Energi Nasional (KEN) menargetkan Indonesia pada tahun 2025 dapat menggunakan sumber energi terbarukan sebesar 23% dari kebutuhan energinya. Oleh karena itu, pemerintah mulai membuka tempat-tempat yang berpotensi untuk menghasilkan energi terbarukan, terutama daerah yang tidak terjangkau listrik PLN, termasuk di pesisir selatan Kebumen. Potensi angin di pesisir Pulau Jawa ini memenuhi kriteria untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi angin di wilayah pesisir selatan Kebumen. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan angin dan lokasi serta menghitung daya yang dihasilkan oleh angin di wilayah pesisir selatan Kebumen untuk mengetahui potensi PLTB di wilayah Kebumen. Tahapan penelitian ini terdiri dari pengambilan data sekunder, analisis menggunakan Excel, dan analisis daya menggunakan HOMER. Berdasarkan data kecepatan angin dari NASA, wilayah pesisir selatan Kebumen cocok untuk pembuatan PLTB, khususnya Buayan dan Ayah, karena kecepatan angin antara tahun 2016-2020 adalah 2,15 m/s. Kemudian, daya yang dihasilkan setiap tahun di tempat-tempat tersebut, berdasarkan aplikasi HOMER, adalah 86,50 kWh/tahun.

Berdasarkan data kecepatan angin dari NASA, wilayah pesisir selatan Kebumen berpotensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).Secara khusus, wilayah Buayan dan Ayah menunjukkan kecepatan angin yang memadai, yaitu 2,15 m/s selama periode 2016-2020.Analisis menggunakan aplikasi HOMER menunjukkan bahwa potensi pembangkitan daya tahunan di lokasi tersebut mencapai 86,50 kWh/tahun.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji variabilitas angin secara musiman di pesisir selatan Kebumen, guna mengoptimalkan desain turbin angin dan strategi penyimpanan energi. Selain itu, studi dampak lingkungan dan sosial dari pembangunan PLTB di wilayah tersebut perlu dilakukan secara komprehensif, termasuk analisis terhadap potensi gangguan terhadap ekosistem laut dan mata pencaharian masyarakat pesisir. Pengembangan model prediksi angin yang lebih akurat dengan mempertimbangkan faktor-faktor lokal seperti topografi dan pola angin regional juga sangat penting untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi PLTB di Kebumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih detail dan terpercaya bagi para pemangku kepentingan dalam perencanaan dan implementasi proyek energi terbarukan di wilayah pesisir selatan Kebumen, sehingga dapat berkontribusi pada pencapaian target energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia.

  1. Wind Speed Analysis Study for Wind Power Plant in Kebumen | Jurnal E-Komtek. wind speed analysis study... jurnal.politeknik-kebumen.ac.id/E-KOMTEK/article/view/698Wind Speed Analysis Study for Wind Power Plant in Kebumen Jurnal E Komtek wind speed analysis study jurnal politeknik kebumen ac E KOMTEK article view 698
  2. Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Hibrida (Energi Angin Dan Matahari) Menggunakan Hybrid Optimization... doi.org/10.35799/jm.2.2.2013.3193Perancangan Sistem Pembangkit Listrik Hibrida Energi Angin Dan Matahari Menggunakan Hybrid Optimization doi 10 35799 jm 2 2 2013 3193
  3. Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Angin Dengan Turbin Ventilator Sebagai Penggerak Generator | BULETIN... doi.org/10.24843/bf.2017.v18.i02.p05Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Angin Dengan Turbin Ventilator Sebagai Penggerak Generator BULETIN doi 10 24843 bf 2017 v18 i02 p05
  1. #wilayah pesisir#wilayah pesisir
  2. #wilayah pesisir kampung#wilayah pesisir kampung
Read online
File size693.92 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1YU
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test