POLSRIPOLSRI
Prosiding Semnas FirstProsiding Semnas FirstSeiring dengan meningkatnya populasi manusia menyebabkan penggunaan energi fossil seperti minyak bumi juga ikut meningkat. Sedangkan energi fossil merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi karbon yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Hal yang dapat dilakukan untuk mengendalikan perubahan iklim tersebut adalah dengan beralih kepada penggunaan energi terbarukan. Dalam penelitian yang dilakukan sudu turbin dengan sumbu vertikal dibuat menggunakan komposit serat karbon dengan jumlah sudu yang berbeda-beda yaitu dengan banyak sudu 4 buah, 6 buah dan 8 buah. Proses pengujian dilakukan dengan kecepatan anginnya yaitu 4; 4,5; dan 5 m/s pada masing-masing turbin yang telah dibuat. Sebagai pengarah angin, peneliti menggunakan wind tunnel yang terbuat dari akrilik dan pipa sebagai rangka kaki. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu daya output tertinggi dicapai sudu turbin dengan jumlah blade 4 pada nilai kecepatan laju angin 5 m/s dengan 5,216 watt. Sedangkan daya output terendah berada pada sudu turbin dengan jumlah blade 8 pada kecepatan laju angin 4 m/s dengan besaran daya senilai 0,288 W. Turbin dengan 8 blades memiliki energi output yang cukup rendah daripada turbin dengan jumlah sudu 4 dan 6. Adapun efisiensi penggunaan turbin angin yang tertinggi tercapai oleh turbin angin 4 blades dengan efisiensi maksimal sebesar 95,07% dan efisiensi terendah terdapat pada turbin angin 8 blades dengan persentase maksimal sebesar 6,07%.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa tegangan dan kecepatan putaran yang dihasilkan turbin angin sumbu vertikal akan menurun jika diberi beban.Jumlah sudu turbin dan kecepatan angin yang berhembus memiliki pengaruh terhadap daya output yang dihasilkan.Turbin angin dengan 4 sudu menghasilkan daya output tertinggi sebesar 5,216 Watt pada kecepatan angin 5 m/s, sementara turbin dengan 8 sudu menghasilkan daya output terendah sebesar 0,288 Watt pada kecepatan angin 4 m/s.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi desain sudu turbin angin vertikal dengan memanfaatkan simulasi komputasi dinamika fluida (CFD) untuk memprediksi performa aerodinamis pada berbagai konfigurasi sudu dan kecepatan angin. Selain itu, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan material komposit yang berbeda, seperti serat alami, untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan mengintegrasikan turbin angin vertikal dengan sistem penyimpanan energi, seperti baterai, untuk mengatasi fluktuasi pasokan energi dan meningkatkan keandalan sistem energi terbarukan. Kombinasi ini akan memungkinkan pemanfaatan energi angin yang lebih efisien dan berkelanjutan, terutama di daerah dengan sumber daya angin yang tidak konsisten.
| File size | 251.66 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
KJPUPIKJPUPI Dengan mengintegrasikan teknologi muncul seperti manufaktur aditif dan kecerdasan buatan dalam proyek-proyek pembelajaran, kurikulum ini bertujuan untukDengan mengintegrasikan teknologi muncul seperti manufaktur aditif dan kecerdasan buatan dalam proyek-proyek pembelajaran, kurikulum ini bertujuan untuk
DINASTIREVDINASTIREV Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yang ditentukan sesuai dengan tujuan. Hasil penelitian ini menunjukkanPemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yang ditentukan sesuai dengan tujuan. Hasil penelitian ini menunjukkan
ITENASITENAS Ozon troposferik merupakan polutan sekunder yang bersifat racun bagi manusia. Beberapa penelitian menemukan terjadinya peningkatan konsentrasi ozon diOzon troposferik merupakan polutan sekunder yang bersifat racun bagi manusia. Beberapa penelitian menemukan terjadinya peningkatan konsentrasi ozon di
ITENASITENAS Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan PCA, parameter yang paling mempengaruhi konsentrasi Pb di musim kemarau adalah kekeruhan dan suhu sedangkanBerdasarkan hasil analisis statistik menggunakan PCA, parameter yang paling mempengaruhi konsentrasi Pb di musim kemarau adalah kekeruhan dan suhu sedangkan
ITENASITENAS Sedangkan bentos spesies yang mendominasi yaitu Macrobrachium sp. Status mutu air sungai dan perairan Waduk Cirata dikategorikan dalam cemar sedang. ParameterSedangkan bentos spesies yang mendominasi yaitu Macrobrachium sp. Status mutu air sungai dan perairan Waduk Cirata dikategorikan dalam cemar sedang. Parameter
ITENASITENAS rolfsii yang lebih dikenal sebagai salah satu jamur patogen yang menyebabkan beberapa penyakit pada tanaman. Penyakit yang dihasikan oleh S. rolfsii merupakanrolfsii yang lebih dikenal sebagai salah satu jamur patogen yang menyebabkan beberapa penyakit pada tanaman. Penyakit yang dihasikan oleh S. rolfsii merupakan
ITENASITENAS Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi maserasi dengan pelarut Phosfat Buffer Saline (PBS) sedangkan Uji kadar protein alga menggunakanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi maserasi dengan pelarut Phosfat Buffer Saline (PBS) sedangkan Uji kadar protein alga menggunakan
ITENASITENAS Perubahan bentuk dan dimensi sudu akan menurunkan kinerja turbin angin. Perubahan bentuk dan dimensi sudu sangat dipengaruhi oleh kekakuan dan kekuatanPerubahan bentuk dan dimensi sudu akan menurunkan kinerja turbin angin. Perubahan bentuk dan dimensi sudu sangat dipengaruhi oleh kekakuan dan kekuatan
Useful /
STAIDHTULUNGAGUNGSTAIDHTULUNGAGUNG Metodologi ini mengungkap bahwa kurangnya pengetahuan publik tentang prinsip-prinsip syariah, kurangnya sumber daya pendidikan yang menarik, dan kerjaMetodologi ini mengungkap bahwa kurangnya pengetahuan publik tentang prinsip-prinsip syariah, kurangnya sumber daya pendidikan yang menarik, dan kerja
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan rantai pasok tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi distribusi, dengan nilai R-SquareHasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan rantai pasok tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi distribusi, dengan nilai R-Square
MCMC Fokus penelitian ini adalah pada makna banaan sebagai simbol identitas manusia melalui sidik jari (QS Al-Qiyamah: 4) dan sebagai objek hukuman dalam konteksFokus penelitian ini adalah pada makna banaan sebagai simbol identitas manusia melalui sidik jari (QS Al-Qiyamah: 4) dan sebagai objek hukuman dalam konteks
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini menerapkan perspektif pergelaran (performance perspective) untuk mengkaji aktivitas ritual keagamaan untuk mengungkap peran aspek-aspekPenelitian ini menerapkan perspektif pergelaran (performance perspective) untuk mengkaji aktivitas ritual keagamaan untuk mengungkap peran aspek-aspek