STAIDHTULUNGAGUNGSTAIDHTULUNGAGUNG

Jumhuria: Jurnal Hukum Ekonomi SyariahJumhuria: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah

Literasi keuangan Islam sangat penting untuk meningkatkan sistem ekonomi Islam di Indonesia. Di era digital, tantangan untuk mencapai literasi ini menjadi lebih rumit karena perubahan teknologi yang cepat dan metode berbagi informasi yang terus berkembang. Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi hambatan utama dalam memajukan literasi keuangan Islam di seluruh Indonesia dalam konteks lingkungan digital dan mengusulkan strategi yang dapat ditindaklanjuti yang dapat dipraktikkan. Pendekatan yang diambil adalah kualitatif-deskriptif, yang mengandalkan analisis literatur, data yang ada, dan tinjauan inisiatif edukasi keuangan digital saat ini. Metodologi ini mengungkap bahwa kurangnya pengetahuan publik tentang prinsip-prinsip syariah, kurangnya sumber daya pendidikan yang menarik, dan kerja sama yang tidak memadai antara pelaku industri dan badan pemerintah merupakan rintangan utama. Strategi yang disarankan meliputi pemanfaatan saluran digital, pengembangan aplikasi khusus untuk pendidikan keuangan Islam, promosi kemitraan pelatihan di antara para pemangku kepentingan utama, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja di bidang ini. Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari berbagai sektor, era digital menawarkan peluang besar untuk merevitalisasi literasi keuangan Islam di Indonesia. Proses transformasi digital harus digunakan untuk menyampaikan ajaran-ajaran yang mendidik, inklusif, dan relevan tentang syariah yang selaras dengan atribut-atribut masyarakat modern.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan syariah di Indonesia masih berada pada tingkat yang rendah, meskipun potensi pertumbuhan industri keuangan syariah sangat besar.Hal ini menjadi tantangan serius mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan memiliki ambisi untuk menjadi pusat keuangan syariah global.Perkembangan teknologi digital semestinya menjadi peluang emas untuk menjangkau masyarakat lebih luas melalui pendekatan yang modern, inklusif, dan efisien.Dengan pendekatan yang tepat dan kerja sama antar pemangku kepentingan, transformasi digital dapat menjadi katalisator utama dalam membangun masyarakat yang melek keuangan syariah.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode edukasi keuangan Islam di era digital, dengan fokus pada pendekatan yang paling menarik dan mudah dipahami oleh berbagai kelompok masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator yang lebih komprehensif untuk mengukur literasi keuangan Islam, yang tidak hanya mencakup pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan perilaku keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Ketiga, penting untuk meneliti peran dan dampak fintech syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan dan literasi keuangan Islam, serta mengidentifikasi potensi risiko dan tantangan yang perlu diatasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan literasi keuangan Islam di Indonesia dan mewujudkan sistem keuangan yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Read online
File size175.6 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test