IKMEDIAIKMEDIA

JALILA: Journal of Applied Linguistics and Literary AnalysisJALILA: Journal of Applied Linguistics and Literary Analysis

Penelitian ini menguji pengaruh platform media sosial terhadap perkembangan literasi dan kehidupan sehari-hari Generasi Z di Indonesia. Dalam era digital, aplikasi seperti TikTok, Instagram, dan YouTube telah menjadi bagian integral dari kebiasaan belajar dan rutinitas harian masyarakat muda. Meskipun media sosial meningkatkan akses ke pengetahuan dan mendorong kreativitas, penggunaan yang sering memicu kekhawatiran erosi keterampilan literasi tradisional. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, menggabungkan analisis literatur dengan survei online melibatkan 100 responden berusia 18–27. Temuan menunjukkan bahwa media sosial berkontribusi positif terhadap literasi digital dan ekspresi diri, tetapi cenderung mengurangi keterlibatan dalam membaca mendalam dan menulis koheren. Sekitar 60% peserta memilih konten berbentuk pendek, menunjukkan penurunan rentang perhatian. Konten pendidikan di media sosial juga menginspirasi belajar bagi beberapa pengguna. Penelitian menemukan bahwa media sosial berfungsi ganda—mendukung pendidikan informal sambil juga mengalihkan perhatian dari literasi konvensional. Pemerintah perlu menggabungkan program literasi digital dan mendorong konsumsi konten yang sadar di kalangan pelajar.

Penelitian ini menemukan bahwa media sosial memberikan dampak ganda terhadap literasi Generasi Z.Di satu sisi, platform seperti TikTok dan Instagram meningkatkan kemampuan digital dan ekspresi kreatif.Di sisi lain, ketergantungan pada konten pendek mengurangi kemampuan konsentrasi dalam membaca teks panjang.Agar Generasi Z tetap berkembang secara seimbang, pendidik dan pemerintah perlu mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum sambil mempertahankan keterampilan literasi tradisional.

Penelitian lanjutan bisa fokus pada efektivitas program integrasi literasi digital di pendidikan formal untuk meningkatkan keseimbangan antara literasi tradisional dan digital. Selain itu, perlu diuji hubungan jangka panjang antara konsumsi konten berbentuk pendek dan perkembangan kognitif Generasi Z. Studi juga dapat membandingkan dampak berbagai platform media sosial, seperti TikTok versus Instagram, terhadap pola literasi dan keterampilan komunikasi masyarakat muda.

  1. #program literasi#program literasi
  2. #integrasi literasi#integrasi literasi
Read online
File size226.88 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-33b
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test