AKSARAKITAAKSARAKITA
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiJagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiPendahuluan. Artikel ini mengkaji peran pustakawan dalam menghadapi hoax. Kajian ini menitik beratkan pada peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi penyebaran informasi berkategori hoax di kalangan masyarakat yang mereka layani. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi Pustaka dan survey sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil pengumpulan data dianalisa melalui perbandingan antara teori-teori yang ada dengan hasil observasi berupa hal-hal yang telah dilakukan oleh pustakawan Unsoed. Hasil tersebut kemudian disajikan secara deskriptif untuk menggambarkan peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi penyebaran hoax. Hasil dan Diskusi. Perkembangan teknologi semakin tak terkendali terutama di medis sosial, seperti facebook, instagram, youtube, sehingga semua orang bisa membuat berita dan juga menyebarkan informasi yang mereka dapatkan terus menerus. Perkembangan tersebut perlu adanya antisipasi bagi dunia perpustakaan yang notabene merupakan gudangnya jawabkan. Untuk itu pustakawan perlu hadir ditengah masyarakat dalam memberikan edukasi pentingnya saring sebelum sharing informasi, agar informasi yang tidak benar atau hoax tidak menyebar. Simpulan. Peran pustakawan diperlukan untuk membendung informasi hoax yang terjadi dimasyarakat lingkungannya sesuai dengan tugas dan wewenangnya. Peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi hoax diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan berbagai kegiatan, seperti library tour, bergabung ke dalam IPI, pelatihan pencarian informasi, serta pendampingan masyarakat.
Peran pustakawan diperlukan untuk membendung informasi hoax yang terjadi dimasyarakat lingkungannya sesuai dengan tugas dan wewenangnya.Peran pustakawan Unsoed dalam menghadapi hoax diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan berbagai kegiatan, seperti library tour, bergabung ke dalam IPI, pelatihan pencarian informasi, serta pendampingan masyarakat.Melalui berbagai kegiatan tersebut, diharapkan pustakawan Unsoed Purwokerto mampu mengantisipasi/mengkampanyekan pencegahan informasi Hoax terutama kepada pemustaka.
Dalam melanjutkan penelitian ini tentang peran pustakawan menghadapi hoax, ada beberapa ide penelitian baru yang bisa dikembangkan berdasarkan latar belakang penelitian seperti perkembangan teknologi informasi yang cepat dan dampaknya pada penyebaran hoax, metode kualitatif melalui studi pustaka dan survey yang mengamati kegiatan pustakawan, serta hasil dari kegiatan seperti library tour dan pelatihan pencarian informasi yang telah dilaksanakan oleh pustakawan Unsoed. Salah satu saran penelitian lanjutan adalah mengeksplorasi apakah pelatihan literasi informasi yang dilakukan pustakawan Unsoed dapat diperluas ke daerah lain di Indonesia untuk melihat perbandingan efektivitasnya dalam membendung hoax di berbagai komunitas, dengan fokus pada bagaimana adat dan budaya lokal memengaruhi penerimaan edukasi tersebut oleh masyarakat. Saran kedua adalah untuk melakukan studi yang memperluas metode penelitian ini dengan menggunakan survei lebih mendalam tentang tingkat kesadaran masyarakat setelah mengikuti kegiatan seperti bergabung dalam IPI dan pendampingan, mungkin melalui analisis kuantitatif untuk mengukur dampak jangka panjang terhadap pengurangan penyebaran hoax di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Saran ketiga adalah mengkaji apakah perlunya pengembangan alat baru bagi pustakawan, seperti panduan praktis bagi pejabat fungsional pustakawan dalam menghadapi tantangan hoax yang berkembang pesat, dengan menitikberatkan pada integrasi teknologi informasi dalam proses edukasi masyarakat, sehingga penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas panduan tersebut melalui eksperimen di perpustakaan perguruan tinggi lain. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan bisa memberikan pemahaman lebih komprehensif tentang bagaimana pustakawan tidak hanya bereaksi terhadap hoax tetapi juga proaktif dalam membangun ketahanan informasional komunitas, meskipun terbatas pada sumber informasi dari perpustakaan dan tugas pokok pustakawan seperti yang diatur dalam peraturan pemerintah, sehingga rekomendasi praktis lebih kuat namun tetap sesuai dengan fungsi profesi mereka.
| File size | 291.85 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP BIMASTKIP BIMA Habituasi ialah bentuk pembiasaan yang dilakukan melalui pengalaman dan pengajaran. Kegiatan literasi melalui GLS sengaja dilakukan oleh pihak sekolahHabituasi ialah bentuk pembiasaan yang dilakukan melalui pengalaman dan pengajaran. Kegiatan literasi melalui GLS sengaja dilakukan oleh pihak sekolah
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Selain itu, implementasi prinsip syariah juga terkait dengan isu-isu yang mempengaruhi inklusi keuangan syariah. Paparan literasi syariah dan prinsip syariahSelain itu, implementasi prinsip syariah juga terkait dengan isu-isu yang mempengaruhi inklusi keuangan syariah. Paparan literasi syariah dan prinsip syariah
AKSARAKITAAKSARAKITA Hasil dan diskusi menunjukkan bahwa penerapan denda dapat diadopsi sebagai konsep panoptikon Foucault, dan disiplin sebaiknya dilakukan secara berjenjangHasil dan diskusi menunjukkan bahwa penerapan denda dapat diadopsi sebagai konsep panoptikon Foucault, dan disiplin sebaiknya dilakukan secara berjenjang
IAIHPANCORIAIHPANCOR Pengelola taman baca mengalami peningkatan kapasitas dalam mengelola program literasi yang lebih efektif dan interaktif. Meskipun demikian, terdapat beberapaPengelola taman baca mengalami peningkatan kapasitas dalam mengelola program literasi yang lebih efektif dan interaktif. Meskipun demikian, terdapat beberapa
IKMEDIAIKMEDIA Meskipun media sosial meningkatkan akses ke pengetahuan dan mendorong kreativitas, penggunaan yang sering memicu kekhawatiran erosi keterampilan literasiMeskipun media sosial meningkatkan akses ke pengetahuan dan mendorong kreativitas, penggunaan yang sering memicu kekhawatiran erosi keterampilan literasi
UNSIAUNSIA Literasi keuangan penting untuk membantu orang memahami cara mengelola uang dengan baik, menghindari kesalahan keuangan, dan mengembangkan kebiasaan keuanganLiterasi keuangan penting untuk membantu orang memahami cara mengelola uang dengan baik, menghindari kesalahan keuangan, dan mengembangkan kebiasaan keuangan
AKSARAKITAAKSARAKITA Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas Ayah Asi merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemberian ASI.meskipun diawali dengan duniaKegiatan yang dilakukan oleh komunitas Ayah Asi merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemberian ASI.meskipun diawali dengan dunia
UMKUUMKU Harapannya masyarakat di desa Kalirejo Kecamatan Undaan lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, mampu menyerap dan memaknai dengan baik informasiHarapannya masyarakat di desa Kalirejo Kecamatan Undaan lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, mampu menyerap dan memaknai dengan baik informasi
Useful /
UM MetroUM Metro Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan model pembelajaran holistik di sekolah berbasis iman. Dukungan orang tua dan kecerdasanPenelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan model pembelajaran holistik di sekolah berbasis iman. Dukungan orang tua dan kecerdasan
AKSARAKITAAKSARAKITA Selanjutnya diambil sampel sebanyak 56 siswa. Angket digunakan untuk mengumpulkan data kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuanSelanjutnya diambil sampel sebanyak 56 siswa. Angket digunakan untuk mengumpulkan data kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan
UNIGHAUNIGHA Sebelum Putusan MK No 46/PUU-VIII/2010, anak dari nikah siri hanya memiliki hubungan hukum dengan ibu, namun setelah putusan tersebut, anak dapat memperolehSebelum Putusan MK No 46/PUU-VIII/2010, anak dari nikah siri hanya memiliki hubungan hukum dengan ibu, namun setelah putusan tersebut, anak dapat memperoleh
UNIGHAUNIGHA Upaya yang dilakukan untuk menanggulanginya adalah dengan memperhatikan latar belakang pendidikan minimal tamatan SMA sederajat dalam pemilihan perangkatUpaya yang dilakukan untuk menanggulanginya adalah dengan memperhatikan latar belakang pendidikan minimal tamatan SMA sederajat dalam pemilihan perangkat