STIEPANCASETIASTIEPANCASETIA
KINDAIKINDAIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja, dan insentif terhadap kinerja karyawan di PT. ABC. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian produksi PT. ABC sejumlah 111 responden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda. Data diolah menggunakan SPSS V.21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung = 4,388 > t tabel = 1,98238, variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung = 5,294 > t tabel = 1,98238, dan variabel insentif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung -2,416 < t tabel = 1,98238. Dari ketiga hasil tersebut menunjukkan bahwa lingkungan kerja, motivasi kerja, dan insentif terhadap kinerja karyawan berpengaruh secara parsial. Untuk pengujian secara simultan, diperoleh hasil bahwa semua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
(1) Adanya pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan.(2) Adanya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.(3) Adanya pengaruh insentif terhadap kinerja karyawan.(4) Secara bersama-sama, lingkungan kerja, motivasi, dan insentif berpengaruh terhadap kinerja karyawan.Kinerja karyawan di perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami interaksi kompleks antara faktor-faktor ini dan dampaknya terhadap produktivitas.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai dampak insentif negatif terhadap kinerja karyawan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti sistem insentif yang tidak sesuai dengan harapan karyawan, atau adanya tekanan yang berlebihan akibat target yang tidak realistis. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kinerja karyawan di PT. ABC, seperti kepuasan kerja, komitmen organisasi, atau kualitas kepemimpinan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program pelatihan dan pengembangan yang diselenggarakan oleh perusahaan dalam meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan, serta mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang belum terpenuhi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan perusahaan dapat mengembangkan strategi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif, dan mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan.
| File size | 316.56 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Ini berarti batas tuntas belajar telah terpenuhi karena jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥65 lebih dari 75%. Dengan adanya tindakan perbaikan pembelajaranIni berarti batas tuntas belajar telah terpenuhi karena jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥65 lebih dari 75%. Dengan adanya tindakan perbaikan pembelajaran
ABULYATAMAABULYATAMA Tujuan penelitian adalah mengetahui: 1) Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model inkuiri terbimbing, 2) Aktifitas guru dalamTujuan penelitian adalah mengetahui: 1) Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model inkuiri terbimbing, 2) Aktifitas guru dalam
PAPANDAPAPANDA Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, disarankan agar guru rutin memberikan latihan soal penalaran bercerita, memfokuskan pembelajaran pada pemahamanUntuk meningkatkan kemampuan tersebut, disarankan agar guru rutin memberikan latihan soal penalaran bercerita, memfokuskan pembelajaran pada pemahaman
PAPANDAPAPANDA Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA Al-Hasanah Pamulang yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakanPopulasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA Al-Hasanah Pamulang yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan
PAPANDAPAPANDA Penerapan aplikasi Quizizz memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Aplikasi iniPenerapan aplikasi Quizizz memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Aplikasi ini
PAPANDAPAPANDA Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan dua siklus. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelasJenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan dua siklus. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelas
PAPANDAPAPANDA Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes untuk mengukur hasil belajar siswa dan observasi untuk melihat proses pembelajaran. Data yang diperolehTeknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes untuk mengukur hasil belajar siswa dan observasi untuk melihat proses pembelajaran. Data yang diperoleh
STITPEMALANGSTITPEMALANG Metode penemuan terbimbing (Guided discovery) dipilih dalam penelitian ini dengan pertimbangan metode tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil belajarMetode penemuan terbimbing (Guided discovery) dipilih dalam penelitian ini dengan pertimbangan metode tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan aktivitas olahraga dengan tingkat kebugaran jasmaniDengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan aktivitas olahraga dengan tingkat kebugaran jasmani
ABULYATAMAABULYATAMA Salah satu materi yang diajarkan dalam ilmu Kimia adalah reaksi Reduksi dan Oksidasi (redoks). Untuk memudahkan pemahaman tentang konsep reaksi redoksSalah satu materi yang diajarkan dalam ilmu Kimia adalah reaksi Reduksi dan Oksidasi (redoks). Untuk memudahkan pemahaman tentang konsep reaksi redoks
UNJAYAUNJAYA Komunikasi efektif merupakan proses pembentukan, penyampaian, penerimaan, dan pengolahan pesan yang terjadi antar individu dengan tujuan tertentu. InstrumenKomunikasi efektif merupakan proses pembentukan, penyampaian, penerimaan, dan pengolahan pesan yang terjadi antar individu dengan tujuan tertentu. Instrumen
UNJAYAUNJAYA Penerapan EOQ dengan persediaan pengaman dan titik pemesanan ulang efektif meminimalkan biaya dan melindungi perusahaan dari fluktuasi persediaan. KeterbatasanPenerapan EOQ dengan persediaan pengaman dan titik pemesanan ulang efektif meminimalkan biaya dan melindungi perusahaan dari fluktuasi persediaan. Keterbatasan