ITENASITENAS
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganKandungan dalam alga meliputi polisakarida, mineral, protein, lemak, vitamin, polifenol dan senyawa bioaktif yang bisa memberikan manfaat terhadap sumber makanan, vitamin maupun pharmasi. Investigasi karakter Alga Coklat dan Alga Merah yang diperoleh dari perairan pulau pari kepulauan seribu wilayah Indonesia dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan zat yang mampu menjadi alternatif sumber anti oksidan . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi maserasi dengan pelarut Phosfat Buffer Saline (PBS) sedangkan Uji kadar protein alga menggunakan metode Lowry dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode 1,1-Diphenyl-2-Pycrylhydrazy(DPPH). Hasil penelitian menunjukkan kadar protein yang tertinggi diperoleh pada sampel alga merah, sedangkan nilai kadar protein paling rendah terdapat pada alga cokelat . Nilai aktivitas antioksidan yang paling baik yaitu pada sampel yang berasal dari alga merah dengan nilai IC50 sebesar 3,5421 mg/ml.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kadar protein alga merah lebih tinggi dibandingkan alga coklat.Aktivitas antioksidan alga merah juga lebih baik dengan nilai IC50 sebesar 3,5421 mg/ml.Sementara alga cokelat memiliki aktivitas antioksidan yang lebih rendah dengan nilai IC50 sebesar 23,0654 mg/ml.
Berdasarkan hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa protein dari alga merah memiliki kadar lebih tinggi dan aktivitas antioksidan lebih baik, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi komponen kimia spesifik pada protein alga yang berkontribusi terhadap sifat antioksidannya, misalnya dengan identifikasi asam amino atau peptida aktif melalui studi spektrometri massa. Penelitian berikutnya juga bisa menguji efektivitas antioksidan ini dalam model hewan atau manusia untuk mengonfirmasi dampaknya pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, seperti pengurangan radikal bebas dalam darah. Selain itu, pengembangan produk komersial seperti suplemen makanan atau obat dari protein alga ini dapat dijadikan arah studi, dengan fokus pada formulasi yang aman dan efektif untuk konsumsi manusia. Hal ini akan membantu memanfaatkan potensi biota laut Indonesia yang belum optimal, serta memperluas pengetahuan tentang manfaat ekologis alga. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan teknik ekstraksi yang lebih canggih untuk meningkatkan efisiensi, dan membandingkan hasil dengan alga dari daerah lain untuk mengetahui variasi spesies.
| File size | 198 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-1cR |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UNMAUNMA Daging buah pada tanaman asam jawa (Tamarindus indica L. ) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, dan steroid.Daging buah pada tanaman asam jawa (Tamarindus indica L. ) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, dan steroid.
YARSIYARSI Metode. Sitotoksisitas in vitro ekstrak metanol akar Pimpinella alpina dipelajari menggunakan berbagai konsentrasi (0,1, 1, 10, dan 100 μg/ml) denganMetode. Sitotoksisitas in vitro ekstrak metanol akar Pimpinella alpina dipelajari menggunakan berbagai konsentrasi (0,1, 1, 10, dan 100 μg/ml) dengan
UnwahasUnwahas Kadar flavonoid total ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura) menggunakan metode sokletasi lebih besar dibandingkan metode maserasi. Kadar flavonoidKadar flavonoid total ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura) menggunakan metode sokletasi lebih besar dibandingkan metode maserasi. Kadar flavonoid
UnwahasUnwahas Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa nilai r untuk variabel gaya kepemimpinan terhadap produktivitas adalah 0,027 dan nilai t adalah 0,179. Ada hubunganDari penelitian ini diperoleh hasil bahwa nilai r untuk variabel gaya kepemimpinan terhadap produktivitas adalah 0,027 dan nilai t adalah 0,179. Ada hubungan
YBPINDOYBPINDO Penetapan kadar karbohidrat dilakukan berdasarkan rumus perhitungan yang disesuaikan dengan standar SNI 01-2891-1992. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkanPenetapan kadar karbohidrat dilakukan berdasarkan rumus perhitungan yang disesuaikan dengan standar SNI 01-2891-1992. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Semua kelompok diberikan perlakuan sehari sekali selama kehamilan dan diamati waktu kelahiran. Adapun hasil yang diperoleh dengan Uji Kruskal Wallis danSemua kelompok diberikan perlakuan sehari sekali selama kehamilan dan diamati waktu kelahiran. Adapun hasil yang diperoleh dengan Uji Kruskal Wallis dan
KOMPETIFKOMPETIF Pengukuran analisis dibatasi pada data sekunder keuangan dari setiap fakultas dan program studi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Fakultas Ilmu Komputer,Pengukuran analisis dibatasi pada data sekunder keuangan dari setiap fakultas dan program studi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Fakultas Ilmu Komputer,
ITENASITENAS Hasil penelitian pada kondisi optimum ekstraksi adalah menggunakan pelarut etanol:air (50:50 v/v) pada temperatur 45 ˚C, kadar antosianin dan rendemenHasil penelitian pada kondisi optimum ekstraksi adalah menggunakan pelarut etanol:air (50:50 v/v) pada temperatur 45 ˚C, kadar antosianin dan rendemen
Useful /
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penelitian ini menegaskan pentingnya supervisi berbasis coaching dalam meningkatkan kompetensi guru dan menciptakan suasana pembelajaran yang positif bagiPenelitian ini menegaskan pentingnya supervisi berbasis coaching dalam meningkatkan kompetensi guru dan menciptakan suasana pembelajaran yang positif bagi
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus digunakan. Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru produktif,Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus digunakan. Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru produktif,
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Fokus utama penelitian ini adalah kepemimpinan adaptif, visioner, dan kolaboratif dalam mengelola perubahan pendidikan. Berdasarkan penelitian, karakteristikFokus utama penelitian ini adalah kepemimpinan adaptif, visioner, dan kolaboratif dalam mengelola perubahan pendidikan. Berdasarkan penelitian, karakteristik
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Analisis data dilakukan dalam tiga langkah: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) strategi koordinasiAnalisis data dilakukan dalam tiga langkah: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) strategi koordinasi