ISI YogyakartaISI Yogyakarta
Resital: Jurnal Seni PertunjukanResital: Jurnal Seni PertunjukanTujuan penelitian ini adalah memahami fakta, proses, dan fungsi musikal yang digunakan untuk mencapai tujuan pengembangan suasana ibadah dan melihat kompleksitas cara, struktur, dan sistematisasi musikal dalam membangun suasana ibadah melalui pola dan metode tertentu dari para pendukung ibadah. Penelitian ini menerapkan perspektif pergelaran (performance perspective) untuk mengkaji aktivitas ritual keagamaan untuk mengungkap peran aspek-aspek teknis-artistik dalam peribadatan. Ide pokok strategi musikal dalam proses ritual adalah suatu metode dan rekayasa musikal tertentu yang dapat memberikan kontribusi terhadap proses ritual. Suatu strategi dan rekayasa musikal berdampak pada kesan, intensitas, pengalaman, atau pemahaman pelaku terhadap objek, tujuan dan aktivitas ibadah.
Berdasarkan aspek analisis penggarapan dan unsur musik dalam struktur ibadah maka dapat disimpulkan bahwa strategi musikal dalam kebaktian dilakukan melalui proses seleksi dan penyusunan serta penyajian musik dan lagu didukung kombinasi kelengkapan ibadah secara terintegrasi.Kerangka acuan strategisnya meliputi aspek liturgis dengan mempertimbangkan struktur ibadah yaitu susunan dan hubungan pola bagian ibadah (dari pujian penyembahan hingga penutup ibadah), bentuk aktivitas ibadah (menyanyi pujian, berdoa, menyatakan votum salam), dan suasana ibadah (suasana ketenangan, kegembiraan, keheningan, khusuk).Unsur-unsur liturgis menjadi kerangka pokok dalam menyusun gagasan pemilihan lagu dan kesesuaian musik pada aktivitas, makna, dan suasana ibadah.
Penelitian lanjutan dapat diarahkan untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai genre musik dapat mempengaruhi pengalaman emosional jemaat dalam kebaktian. Selain itu, penting untuk menyelidiki bagaimana keterlibatan jemaat dalam interaksi musikal dapat berkontribusi terhadap pengalaman spiritual mereka. Penelitian juga dapat mengkaji peran teknologi dalam memperkaya suasana ibadah dan melihat bagaimana hal ini berdampak pada pengalaman peribadatan di gereja-gereja Kharismatik.
| File size | 279.68 KB |
| Pages | 16 |
| Short Link | https://juris.id/p-VL |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
NASIONALNASIONAL Pengembangan pendidikan karakter dan kreativitas anak usia dini melalui seni dan budaya lokal memiliki potensi besar untuk terus mendukung perkembanganPengembangan pendidikan karakter dan kreativitas anak usia dini melalui seni dan budaya lokal memiliki potensi besar untuk terus mendukung perkembangan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian penciptaan karya Saru Pakareman ini bertujuan untuk menemukan arti penting repetisi baik dalam musikal maupun ekstra-musikal. Karya ini merupakanPenelitian penciptaan karya Saru Pakareman ini bertujuan untuk menemukan arti penting repetisi baik dalam musikal maupun ekstra-musikal. Karya ini merupakan
UNTANUNTAN Penulisan ini dilakukan di lingkungan Dinas Pendidikan SD Negeri 007 Teluk Sebong. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan pada analisa kedisiplinan guruPenulisan ini dilakukan di lingkungan Dinas Pendidikan SD Negeri 007 Teluk Sebong. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan pada analisa kedisiplinan guru
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini menelaah artikulasi budaya masyarakat Madura melalui ghendhing dangdut dalam seni tabbhuwân Madura. Penelitian difokuskan pada cara masyarakatPenelitian ini menelaah artikulasi budaya masyarakat Madura melalui ghendhing dangdut dalam seni tabbhuwân Madura. Penelitian difokuskan pada cara masyarakat
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Dalam perjalanannya musik ini mengalami sejumlah perubahan, yakni dalam hal fungsi musik, bentuk penyajian, konstruksi instrumen, dan pola transmisi. PerubahanDalam perjalanannya musik ini mengalami sejumlah perubahan, yakni dalam hal fungsi musik, bentuk penyajian, konstruksi instrumen, dan pola transmisi. Perubahan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini menggunakan action research. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dengan berbasis pada kegiatan eksperimen musik.Penelitian ini menggunakan action research. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dengan berbasis pada kegiatan eksperimen musik.
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Gending ini menjadi bagian integral dalam tata upacara Keraton Yogyakarta. Dalam sebuah catatan dari masa Sultan Hamengku Buwono VIII, tertulis 63 titiGending ini menjadi bagian integral dalam tata upacara Keraton Yogyakarta. Dalam sebuah catatan dari masa Sultan Hamengku Buwono VIII, tertulis 63 titi
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini menggunakan desain penelitian Randomized Group Pretest-Posttest, di mana pengukuran kreativitas gerak dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaranPenelitian ini menggunakan desain penelitian Randomized Group Pretest-Posttest, di mana pengukuran kreativitas gerak dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran
Useful /
NASIONALNASIONAL Hasil ini menunjukkan peningkatan kapasitas teknis dan potensi ekonomi yang menjanjikan. Tantangan yang dihadapi meliputi ketergantungan awal terhadapHasil ini menunjukkan peningkatan kapasitas teknis dan potensi ekonomi yang menjanjikan. Tantangan yang dihadapi meliputi ketergantungan awal terhadap
MKRIMKRI Hasil penelitian menegaskan bahwa dalam praktik judicial review, MK telah mempraktikkan judicial activism maupun judicial restraint dengan segala dinamikanya.Hasil penelitian menegaskan bahwa dalam praktik judicial review, MK telah mempraktikkan judicial activism maupun judicial restraint dengan segala dinamikanya.
CERICCERIC Kemampuan resiliensi yang dihasilkan berdasarkan kecerdasan emosi penyintas diperlukan dalam fase pemulihan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiKemampuan resiliensi yang dihasilkan berdasarkan kecerdasan emosi penyintas diperlukan dalam fase pemulihan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
ESDMESDM Runtunan batuan sedimen tersebut beralaskan batuan malihan berumur Kambrium - Silur - Devon, dan terdiri atas Formasi Tuaba, Kariem, Awitagoh, dan KemumRuntunan batuan sedimen tersebut beralaskan batuan malihan berumur Kambrium - Silur - Devon, dan terdiri atas Formasi Tuaba, Kariem, Awitagoh, dan Kemum