UNTANUNTAN
Jurnal Kajian Pembelajaran dan KeilmuanJurnal Kajian Pembelajaran dan KeilmuanTujuan penulisan ini untuk melihat hubungan antara kedisiplinan guru dengan kinerja guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. Penulisan ini dilakukan di lingkungan Dinas Pendidikan SD Negeri 007 Teluk Sebong. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan pada analisa kedisiplinan guru dalam upaya meningkatkan kinerja guru, dapat disimpulkan: (a) Patuh dan taat pada ketentuan bersama; (b) Kemampuan mengendalikan diri; (c) Patuh terhadap tugas pokok guru; (d) Menciptakan suasana harmonis; (e) Menciptakan sikap kreatif dan inovasi; (f) Memiliki loyalitas terhadap profesinya sebagai guru.
Kedisiplinan guru yang baik meningkatkan kinerja melalui kepatuhan pada aturan, pengendalian diri, pelaksanaan tugas pokok, harmoni kerja, kreativitas, dan loyalitas profesi.Faktor internal dan eksternal memengaruhi kedisiplinan, sehingga perlu pendekatan individu dan kelompok, pembinaan, serta pemberian motivasi untuk menciptakan lingkungan kerja kondusif.
Pertama, penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas pendekatan individu versus kelompok dalam meningkatkan kedisiplinan guru di sekolah dasar. Kedua, diperlukan studi tentang pengaruh pemberian penghargaan non-material terhadap motivasi dan kinerja guru dalam konteks budaya lokal. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran pelatihan teknologi informasi dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi guru di era pendidikan digital.
| File size | 233.63 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikanTeknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas 4 SD Negeri 2 Nongan dengan menerapkan model pembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas 4 SD Negeri 2 Nongan dengan menerapkan model pembelajaran
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Penelitian ini menekankan potensi Pembelajaran Kooperatif dalam mempromosikan pembelajaran kolaboratif dan memperkuat pengetahuan siswa tentang SKI, yangPenelitian ini menekankan potensi Pembelajaran Kooperatif dalam mempromosikan pembelajaran kolaboratif dan memperkuat pengetahuan siswa tentang SKI, yang
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan siswa menulis teks yang terorganisir dan koheren. Pendekatan kooperatif memungkinkan siswa belajarHasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan siswa menulis teks yang terorganisir dan koheren. Pendekatan kooperatif memungkinkan siswa belajar
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Penelitian ini dirancang dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Model pembelajaran kooperatif dipilihPenelitian ini dirancang dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Model pembelajaran kooperatif dipilih
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Ditinjau dari hasil penelitian tersebut, terlihat bahwa rata-rata hasil belajar pada aktivitas siswa siklus I ke siklus II meningkat dan rata-rata hasilDitinjau dari hasil penelitian tersebut, terlihat bahwa rata-rata hasil belajar pada aktivitas siswa siklus I ke siklus II meningkat dan rata-rata hasil
UNIKSUNIKS Kehidupan pesantren masa depan tidak terlepas dari kedua gelombang peradaban ini. pendidikan pesantren akan survive dan menjadi pendidikan alternatif dariKehidupan pesantren masa depan tidak terlepas dari kedua gelombang peradaban ini. pendidikan pesantren akan survive dan menjadi pendidikan alternatif dari
MAHADEWAMAHADEWA Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,92 dan daya serap siswa 81,92%. Rata-rata persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 11,88%.Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,92 dan daya serap siswa 81,92%. Rata-rata persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 11,88%.
Useful /
UNDHARIUNDHARI 73 antara pemakaian media pembelajaran digital dengan literasi digital. Hal ini menunjukkan meningkatnya penggunaan media pembelajaran digital, maka literasi73 antara pemakaian media pembelajaran digital dengan literasi digital. Hal ini menunjukkan meningkatnya penggunaan media pembelajaran digital, maka literasi
UNDHARIUNDHARI Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas XI-6 SMA Negeri 1 Kalitidu. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dariSubjek penelitian adalah 34 siswa kelas XI-6 SMA Negeri 1 Kalitidu. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari
UNTANUNTAN Penerapan metode kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) meningkatkan keaktifan belajar siswa.metode tersebut juga meningkatkan pemahamanPenerapan metode kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) meningkatkan keaktifan belajar siswa.metode tersebut juga meningkatkan pemahaman
UNTANUNTAN Penggunaan media Posteroid meningkatkan hasil belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Nilai rata-rata meningkat signifikan dari 55,61Penggunaan media Posteroid meningkatkan hasil belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Nilai rata-rata meningkat signifikan dari 55,61