JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Fiqh di kalangan siswa kelas II di MI Al-Husaeni 2 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif. Tantangan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan siswa dalam menerapkan konsep Fiqh dalam praktik ibadah sehari-hari, seperti shalat, puasa, dan zakat. Penelitian ini dirancang dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Model pembelajaran kooperatif dipilih karena potensinya dalam mendorong belajar kolaboratif dan memungkinkan siswa terlibat secara aktif dalam diskusi dan demonstrasi praktis. Metode pengumpulan data meliputi observasi, tes tertulis, dan penilaian praktis terhadap penerapan prinsip-prinsip Fiqh oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa untuk memahami dan menerapkan konsep Fiqh. Lingkungan pembelajaran kooperatif meningkatkan interaksi antar siswa dan meningkatkan motivasi belajar dalam praktik ibadah. Penelitian ini menekankan efektivitas pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan pemahaman Fiqh dan penerapannya secara praktis, mendorong keterlibatan yang lebih dalam di antara siswa dalam pendidikan agama Islam.

Penerapan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran Fikih terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa.Kerja sama antar siswa mendorong mereka untuk lebih aktif dalam diskusi kelompok, saling berbagi pengetahuan, dan memperbaiki pemahaman mereka terhadap materi Fikih, seperti tata cara ibadah dan aplikasi hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari.Melalui model kooperatif, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu Fikih dalam praktik, seperti dalam kegiatan shalat dan zakat.Penerapan model ini juga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, yang sebelumnya merasa pembelajaran Fikih kurang menarik dan relevan dengan kehidupan mereka.Namun, masih terdapat tantangan dalam pengelolaan dinamika kelompok dan penerapan istilah fikih yang kadang sulit dipahami oleh siswa.Oleh karena itu, guru perlu lebih intensif dalam memfasilitasi pembelajaran, mengelola kelompok, dan menyediakan materi yang lebih kontekstual agar siswa dapat lebih mudah memahami dan menerapkan ilmu Fikih.Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif adalah metode yang efektif dalam meningkatkan pembelajaran Fikih di MI Al-Husaeni 2, yang tidak hanya membantu siswa dalam memahami materi, tetapi juga dalam meningkatkan keterampilan sosial dan keagamaan mereka.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan profesional guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif secara efektif. Selain itu, penting untuk menyediakan media pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa, serta mendorong keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran kooperatif terhadap pemahaman dan praktik Fikih di kalangan siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur keberlanjutan hasil pembelajaran dan mengidentifikasi strategi untuk mempertahankan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Fikih.

Read online
File size326.99 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test