JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

This Classroom Action Research (CAR) aimed to enhance students understanding of the IPAS (Science and Social Studies) subject at MIN 3 Jembrana by implementing a contextual learning approach. The study was conducted in two cycles, involving the planning, action, observation, and reflection phases. The research participants were students from the schools fourth grade. Data was collected through observations, tests, and interviews to evaluate the effectiveness of the approach. The results showed that the contextual learning method significantly improved the students engagement and understanding of IPAS material. Students demonstrated better grasp of concepts when the content was connected to their real-life experiences. This study highlights the importance of context-based learning strategies in enhancing students comprehension and motivation. It also suggests that teachers should incorporate real-world applications into their lessons to foster a deeper understanding of the subject matter. This research contributes to the development of effective teaching strategies for IPAS in elementary schools.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran iPAS di MIN 3 Jembrana memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa.Melalui pendekatan kontekstual, siswa dapat lebih mudah menghubungkan materi IPA dan IPS dengan pengalaman dan kehidupan nyata mereka.Penerapan metode kontekstual berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari segi pemahaman materi maupun motivasi siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas pendekatan kontekstual pada siswa dengan karakteristik belajar yang berbeda, seperti siswa dengan gaya belajar visual, auditori, atau kinestetik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran iPAS berbasis konteks lokal yang lebih komprehensif dan terintegrasi, dengan melibatkan partisipasi aktif dari guru dan masyarakat sekitar. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi pembelajaran interaktif atau simulasi virtual, untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dalam pembelajaran iPAS kontekstual, serta mengukur dampaknya terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan abad ke-21. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran iPAS di sekolah dasar dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Read online
File size319.33 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test