JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia siswa MTs Al-Muqawamah melalui strategi pembelajaran interaktif. Tujuan utama adalah mengeksplorasi bagaimana kegiatan yang melibatkan siswa secara aktif dapat meningkatkan kemahiran membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing‑masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pada setiap siklus, siswa berpartisipasi dalam berbagai aktivitas interaktif seperti diskusi kelompok, peran bermain, bercerita, dan sesi umpan balik sejawat. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, penilaian siswa, serta refleksi dari siswa dan guru. Hasil menunjukkan bahwa strategi pembelajaran interaktif secara signifikan meningkatkan keterampilan bahasa siswa dengan mendorong partisipasi aktif, kolaborasi, dan berpikir kritis. Siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam berbicara, pemahaman yang lebih baik dalam membaca, dan keterampilan menulis yang lebih baik. Studi ini menyarankan bahwa penggunaan metode pembelajaran interaktif dapat menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan menarik untuk pengajaran bahasa Indonesia, sehingga siswa lebih memahami dan menerapkan bahasa dalam berbagai konteks. Disarankan MTs Al-Muqawamah terus mengintegrasikan strategi ini untuk lebih meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia siswa.

Penerapan pembelajaran berbasis aktivitas interaktif di MTs Al-Muqawamah secara signifikan meningkatkan keterampilan bahasa Indonesia serta keterampilan sosial siswa, terutama dalam berbicara, menulis, dan kerja sama kelompok.Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu, masalah tersebut dapat diatasi melalui manajemen waktu yang efisien dan dukungan guru.Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas guna meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia pada tingkat menengah.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana daya tahan peningkatan keterampilan bahasa Indonesia pada siswa setelah jangka waktu tertentu pasca penerapan pembelajaran interaktif, misalnya dengan mengukur kembali kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan satu hingga dua tahun setelah siklus pertama. Selain itu, diperlukan studi yang fokus pada pengembangan strategi khusus untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa, seperti penggunaan rubrik penulisan terstruktur atau proyek menulis kreatif, untuk mengidentifikasi teknik yang paling efektif dalam mengatasi kesulitan menulis yang masih terlihat. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi pengaruh pelatihan dan pendampingan guru terhadap kualitas pelaksanaan pembelajaran interaktif, dengan membandingkan kelas yang mendapat pelatihan intensif versus kelas yang hanya mendapat panduan umum, sehingga dapat mengetahui sejauh mana kompetensi guru mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan wawasan lebih mendalam tentang keberlanjutan, spesifikasi strategi, dan peran guru dalam mengoptimalkan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis aktivitas interaktif.

Read online
File size312.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test