JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di MI Nurussyifa Timbanuh melalui strategi pembelajaran aktif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam siklus pertama, guru menerapkan teknik seperti diskusi kelompok, permainan peran, dan permainan interaktif untuk meningkatkan partisipasi siswa. Observasi dan penilaian dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas strategi tersebut. Dalam siklus kedua, metode tambahan seperti cerita dan pembelajaran kolaboratif diterapkan untuk mendalami pemahaman siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam antusiasme, partisipasi, dan pemahaman materi. Siswa menunjukkan minat lebih tinggi terhadap pelajaran, yang berkontribusi pada peningkatan kinerja akademik dalam membaca, menulis, dan berbicara. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan Bahasa Indonesia, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan berpusat pada siswa.

Berdasarkan temuan penelitian, penerapan pembelajaran aktif dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di MI Nurussyifa Timbanuh memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan partisipasi, motivasi, dan pemahaman siswa.Sebelum intervensi, banyak siswa menunjukkan keterlibatan rendah karena metode pengajaran konvensional.Setelah penerapan metode pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, permainan bahasa, dan proyek kecil, siswa menjadi lebih aktif dan mampu memahami materi lebih baik.Pembelajaran aktif membantu siswa mengaitkan materi dengan pengalaman nyata, meningkatkan relevansi pembelajaran, serta memberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan berbicara, membaca, dan menulis.Peran guru sebagai fasilitator aktif sangat memengaruhi keberhasilan pembelajaran.Meskipun demikian, keterbatasan waktu dan fasilitas menjadi kendala.Untuk hasil optimal, sekolah perlu memperhatikan alokasi waktu dan fasilitas yang memadai.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi teknologi dalam pembelajaran aktif, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, penting untuk mengevaluasi dampak keterlibatan orang tua secara lebih sistematis dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia melalui program kerja sama sekolah-orang tua. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pelatihan guru dalam mengelola kelas besar dengan metode pembelajaran aktif, termasuk strategi pengelompokan dan manajemen waktu yang efektif untuk meminimalkan hambatan implementasi.

Read online
File size325.99 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test