JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Madrasah Ibtidaiyah Assafinah. Penelitian fokus pada penerapan strategi pembelajaran aktif yang mendorong pendekatan kolaboratif dan berpusat pada siswa di kelas. Dengan mengintegrasikan metode interaktif seperti diskusi kelompok, eksperimen langsung, dan pembelajaran berbasis proyek, penelitian ini bertujuan meningkatkan pemikiran kritis, kreativitas, dan retensi pengetahuan siswa. Penelitian dilakukan selama tiga bulan melibatkan siswa kelas 4 hingga 6. Data dikumpulkan melalui observasi, umpan balik siswa, dan tes pra-dan pasca-asesmen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa dan pemahaman materi. Siswa menunjukkan motivasi lebih tinggi dan pemahaman mendalam tentang konsep IPAS. Studi menyimpulkan bahwa teknik pembelajaran aktif memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Assafinah, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan efektif.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran aktif secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep, serta keterampilan sosial mereka.Strategi seperti diskusi kelompok, eksperimen sains, dan proyek berbasis konteks terbukti memberikan dampak positif dalam memahami konsep IPAS yang sebelumnya dianggap sulit.Meskipun ada tantangan seperti kesulitan siswa dalam beradaptasi dengan metode baru dan keterbatasan waktu, penerapan pembelajaran aktif berhasil meningkatkan minat dan partisipasi siswa.Namun, diperlukan pendekatan yang lebih fleksibel dan dukungan tambahan bagi siswa yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri.Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam memastikan pembelajaran aktif berjalan efektif.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengembangan materi pembelajaran IPAS yang lebih relevan dengan konteks budaya dan agama lokal Madrasah Ibtidaiyah Assafinah untuk meningkatkan makna pembelajaran bagi siswa. 2. Studi tentang integrasi teknologi interaktif, seperti media digital atau simulasi virtual, dalam pembelajaran IPAS bisa menjadi arah penelitian baru untuk mengatasi keterbatasan fasilitas yang ada. 3. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pelatihan guru dalam mengelola pembelajaran aktif secara efektif, termasuk pengembangan kompetensi pedagogis untuk menangani siswa dengan kemampuan beragam.

Read online
File size321.87 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test