JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SDN 03 Kampung Nan 6 terhadap materi Iman kepada Allah dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman mendalam dan aplikasi praktis konsep agama, khususnya iman kepada Allah, dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Model PBL dipilih karena mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam pemecahan masalah nyata, mengembangkan berpikir kritis dan kolaborasi, serta menghubungkan pembelajaran agama dengan situasi kehidupan nyata. Data dikumpulkan melalui observasi, kuis, dan jurnal reflektif untuk menilai pemahaman dan perubahan perilaku siswa. Temuan menunjukkan bahwa PBL meningkatkan pemahaman konsep iman kepada Allah dan memperkuat kemampuan siswa untuk menerapkannya dalam tindakan dan keputusan mereka. Penelitian ini menunjukkan efektivitas penggunaan PBL dalam pendidikan agama untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menarik bagi siswa.

Penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam materi Iman Kepada Allah di SDN 03 Kampung Nan 6 terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep iman dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.Melalui model PBL, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara pasif, tetapi juga terlibat dalam proses aktif yang menantang mereka untuk berpikir kritis, berdiskusi, dan mencari solusi terhadap masalah yang berhubungan dengan iman kepada Allah.Hasilnya, siswa dapat mengaitkan pelajaran agama dengan pengalaman nyata dan situasi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.Penerapan model PBL juga meningkatkan motivasi belajar siswa.Sebelum intervensi, banyak siswa yang kurang tertarik pada pelajaran iman, tetapi setelah pembelajaran berbasis masalah, mereka menunjukkan minat yang lebih besar untuk terlibat dalam kegiatan belajar, berdiskusi, dan merenungkan pemahaman mereka tentang iman.Pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan nyata membuat materi iman menjadi lebih bermakna bagi siswa.Meskipun banyak kemajuan, tantangan tetap ada, seperti pengelolaan dinamika kelompok dan pentingnya dukungan dari orang tua dalam mendukung pembelajaran iman di rumah.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model PBL sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan iman kepada Allah di SDN 03 Kampung Nan 6, dengan dampak positif pada pemahaman kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.Keberhasilan penerapan model ini juga bergantung pada keterlibatan aktif guru, orang tua, dan lingkungan sekitar siswa.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, seperti penggunaan teknologi dalam pembelajaran agama. Selain itu, penting untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang peran orang tua dalam mendukung pembelajaran iman di rumah, serta bagaimana sekolah dapat bekerja sama dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung. Selain itu, penelitian tentang bagaimana pembelajaran berbasis masalah dapat diterapkan secara efektif di berbagai tingkat kemampuan siswa juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran agama dan memperkuat pemahaman iman kepada Allah di sekolah dasar.

Read online
File size317.47 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test