JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

This Classroom Action Research (CAR) aims to enhance students understanding of the Hajj rituals at MAS DDI Polewali Mandar through interactive learning strategies. The primary objective is to explore how interactive and student-centered activities, such as group discussions, role-playing, and video-based learning, can help students grasp the significance, steps, and spiritual meanings of Hajj. The study was conducted over two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. During each cycle, students participated in various hands-on activities designed to make the learning process more engaging and to deepen their understanding of Hajj. Data were collected through classroom observations, student assessments, and feedback from both students and teachers. The findings indicate that interactive learning significantly improved students comprehension of the Hajj rituals, as it encouraged active participation, fostered critical thinking, and provided a deeper connection to the spiritual and cultural aspects of the pilgrimage. Students demonstrated greater enthusiasm and a clearer understanding of the steps and meanings of Hajj. This study suggests that interactive learning strategies can offer a more effective and engaging way to teach religious rituals, particularly in helping students understand complex religious practices like Hajj. It is recommended that MAS DDI Polewali Mandar continue to incorporate these strategies to enhance religious education.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis interaktif dalam materi ibadah haji berhasil meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan, baik dalam hal praktik maupun makna spiritual dari ibadah tersebut.Pembelajaran yang melibatkan diskusi kelompok, role-playing, dan simulasi haji memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan aplikatif bagi siswa.Selain meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, pendekatan ini juga berkontribusi pada peningkatan keterampilan sosial dan komunikasi siswa.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan teknologi, seperti aplikasi pembelajaran atau simulasi virtual, dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang ibadah haji, terutama di sekolah-sekolah dengan akses teknologi yang terbatas. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas pembelajaran interaktif dengan metode pembelajaran tradisional dalam konteks yang berbeda, seperti perbedaan tingkat pendidikan atau karakteristik siswa. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran interaktif yang lebih komprehensif dan terstruktur, yang dapat diadaptasi oleh guru-guru di berbagai sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran ibadah haji. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran agama Islam yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern.

Read online
File size310.85 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test