UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Penelitian ini mengeksplorasi simulasi reservoir minyak menggunakan model Black Oil dengan bantuan metode numerik Finite Difference Method (FDM). Model ini menggambarkan kondisi reservoir secara dua dimensi dengan grid Cartesian berukuran 20x20x10, serta menerapkan kondisi batas no-flow, yang artinya tidak ada aliran fluida ke luar dari batas model. Dengan skenario ini, simulasi berfokus sepenuhnya pada dinamika fluida di dalam area reservoir. Tujuh sumur ditempatkan di dalam model, terdiri dari kombinasi sumur produksi dan sumur injeksi. Tujuannya adalah untuk melihat bagaimana fluida yaitu minyak, air, dan gas yang bergerak di dalam reservoir, serta bagaimana sumur-sumur tersebut saling memengaruhi satu sama lain. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tekanan dalam reservoir berubah mengikuti mekanisme produksi yang digunakan, seperti solution gas drive dan injeksi air. Sementara itu, perubahan saturasi fluida menunjukkan pola interaksi antara sumur-sumur tersebut, yang menggambarkan pergerakan front injeksi dan penyebaran fluida dalam pori-pori batuan. Melalui simulasi ini, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana reservoir merespons proses produksi, baik dari sisi distribusi tekanan maupun pergerakan fluida. Selain itu, performa masing-masing sumur juga dapat dianalisis berdasarkan efisiensi produksi dan pengaruhnya terhadap kondisi reservoir secara keseluruhan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan penting yang dapat digunakan untuk mengelola reservoir secara lebih efektif, misalnya dalam perencanaan penempatan sumur baru, pengaturan laju injeksi, atau bahkan sebagai dasar strategi peningkatan perolehan minyak (Enhanced Oil Recovery). Dengan pendekatan ini, diharapkan produksi minyak bisa dilakukan dengan lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan.

Penelitian ini telah berhasil melakukan simulasi reservoir menggunakan model Black Oil dengan pendekatan metode numerik Finite Difference Method (FDM) pada model grid Cartesian 2D.Hasil simulasi menunjukkan pola distribusi tekanan dan saturasi fluida yang sesuai dengan mekanisme produksi yang diterapkan.Evaluasi performa produksi dari tujuh sumur dalam model menunjukkan adanya interaksi antar sumur produksi dan injeksi yang berpengaruh terhadap efisiensi pengurasan minyak.Simulasi ini memberikan wawasan penting dalam pengelolaan reservoir, terutama dalam optimasi strategi produksi guna meningkatkan efisiensi ekstraksi minyak bumi.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan validasi hasil simulasi dengan data lapangan guna meningkatkan akurasi model. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengembangkan model dengan dimensi yang lebih kompleks serta mempertimbangkan efek heterogenitas batuan dan mekanisme aliran fluida yang lebih realistis. Penggunaan metode numerik lainnya, seperti Finite Volume Method (FVM) atau simulasi berbasis Machine Learning, juga dapat dieksplorasi untuk membandingkan efektivitas pendekatan yang digunakan dalam studi ini.

  1. ANALISA PERFORMA RESERVOIR TIGHT GAS MENGGUNAKAN ANALISA DECLINE CURVE METODE DUONG PADA SUMUR VERTIKAL... ejournal.sttmigas.ac.id/index.php/petrogas/article/view/28ANALISA PERFORMA RESERVOIR TIGHT GAS MENGGUNAKAN ANALISA DECLINE CURVE METODE DUONG PADA SUMUR VERTIKAL ejournal sttmigas ac index php petrogas article view 28
  2. Analisis Potensi Hidrokarbon dan Perhitungan Cadanagan Oil Current Lapisan M1 dan M2 pada Formasi W Sumur... jurnal.upnyk.ac.id/index.php/JMEL/article/view/2215Analisis Potensi Hidrokarbon dan Perhitungan Cadanagan Oil Current Lapisan M1 dan M2 pada Formasi W Sumur jurnal upnyk ac index php JMEL article view 2215
  3. ANALISA LUMPUR PEMBORAN TERHADAP SWELLING CLAY PADA SUMUR “X” LAPANGAN “AFFIKAH”... ejournal.sttmigas.ac.id/index.php/petrogas/article/view/151ANALISA LUMPUR PEMBORAN TERHADAP SWELLING CLAY PADA SUMUR AuXAy LAPANGAN AuAFFIKAHAy ejournal sttmigas ac index php petrogas article view 151
Read online
File size165.17 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test