UNCMUNCM
Jurnal Genta MuliaJurnal Genta MuliaSumur CACI-10 adalah sumur minyak yang menggunakan sistem Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) yang baru diakses. Sumur ini mulai beroperasi pada tahun 2020 dan pertama kali berproduksi pada kedalaman 1.500 kaki dengan produksi terakhir sebesar 19 barel per hari pada 2 Januari 2022. Sumur ini memiliki nilai In-situ Original Oil in Place (IOIP) sebesar 800 ribu barel dan recovery factor sebesar 40%. Dengan adanya kompresor baru yang memiliki tekanan lebih tinggi (1000 psi), terdapat peluang untuk memperdalam titik injeksi outlet PCTGL guna meningkatkan produksi. Pemasangan ulang PCTGL diusulkan untuk memperdalam titik injeksi tersebut. Penelitian ini menggunakan simulator perangkat lunak komersial untuk menganalisis desain PCTGL pada sumur CACI-10. Dengan menggunakan analisis nodal yang menggabungkan kurva Inflow Performance Relationship (IPR) dua fasa dengan metode Vogel dan kurva Vertical Lift Performance (VLP), didapatkan hasil bahwa dengan injeksi gas sebesar 0.9 juta standar kaki kubik per hari, sumur ini dapat menghasilkan 109.9 barel minyak per hari. Simulasi lebih lanjut menunjukkan potensi untuk memperdalam titik injeksi PCTGL hingga kedalaman 3.000 kaki, dengan injeksi gas sebesar 1.3 juta standar kaki kubik per hari dan hasil minyak yang sama. Simulasi yang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak komersial mengintegrasikan analisis nodal yang menggabungkan kurva Inflow Performance Relationship (IPR) dua fasa dengan metode Vogel dan kurva Vertical Lift Performance (VLP). Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan injeksi gas sebesar 0.9 juta standar kaki kubik per hari, produksi minyak dapat meningkat menjadi 109.9 barel per hari. Selain itu, penelitian ini juga menemukan potensi untuk injeksi PCTGL hingga kedalaman 3.000 kaki, yang dapat memperdalam titik injeksi dan mempertahankan tingkat produksi yang sama dengan injeksi gas sebesar 1.3 juta standar kaki kubik per hari. Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai optimasi sistem gas lift pada sumur minyak untuk meningkatkan produksi secara signifikan.
Simulasi reservoir menggunakan pendekatan model dinamis dengan metode Finite Difference Method (FDM) berhasil memberikan gambaran akurat mengenai distribusi tekanan dan saturasi fluida dalam reservoir.Penerapan metode Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) yang dioptimalkan dengan kedalaman titik injeksi gas yang lebih dalam terbukti meningkatkan efisiensi produksi minyak.Simulasi menunjukkan bahwa dengan injeksi gas yang lebih dalam, produksi minyak dapat meningkat signifikan, dari 109.Penurunan tekanan reservoir yang terjadi selama produksi juga menunjukkan pentingnya keberadaan sumur injeksi untuk mempertahankan tekanan reservoir dan mendukung produksi yang berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh komposisi gas dan suhu terhadap efisiensi sistem gas lift, serta mengoptimalkan kedalaman dan laju injeksi gas untuk kondisi reservoir yang berbeda. Selain itu, validasi lapangan diperlukan untuk memastikan kesesuaian hasil simulasi dengan kondisi nyata, serta pemantauan berkelanjutan untuk menjaga efisiensi produksi dalam jangka panjang. Pengembangan teknologi sensor real-time juga menjadi arah penting untuk meningkatkan kinerja sistem gas lift melalui pengambilan data yang lebih akurat dan responsif terhadap perubahan dinamika reservoir.
- Analisis Potensi Hidrokarbon dan Perhitungan Cadanagan Oil Current Lapisan M1 dan M2 pada Formasi W Sumur... jurnal.upnyk.ac.id/index.php/JMEL/article/view/2215Analisis Potensi Hidrokarbon dan Perhitungan Cadanagan Oil Current Lapisan M1 dan M2 pada Formasi W Sumur jurnal upnyk ac index php JMEL article view 2215
- ANALISA PERFORMA RESERVOIR TIGHT GAS MENGGUNAKAN ANALISA DECLINE CURVE METODE DUONG PADA SUMUR VERTIKAL... ejournal.sttmigas.ac.id/index.php/petrogas/article/view/28ANALISA PERFORMA RESERVOIR TIGHT GAS MENGGUNAKAN ANALISA DECLINE CURVE METODE DUONG PADA SUMUR VERTIKAL ejournal sttmigas ac index php petrogas article view 28
- ANALISA LUMPUR PEMBORAN TERHADAP SWELLING CLAY PADA SUMUR “X” LAPANGAN “AFFIKAH”... ejournal.sttmigas.ac.id/index.php/petrogas/article/view/151ANALISA LUMPUR PEMBORAN TERHADAP SWELLING CLAY PADA SUMUR AuXAy LAPANGAN AuAFFIKAHAy ejournal sttmigas ac index php petrogas article view 151
| File size | 134.95 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PERTANIANPERTANIAN Komoditas beras menjadi sumber pangan utama bagi 95 persen penduduk di Indonesia. Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton gabah keringKomoditas beras menjadi sumber pangan utama bagi 95 persen penduduk di Indonesia. Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton gabah kering
IRIBBIRIBB Korelasi yang jelas terjalin antara kualitas CPO dan tuntutan industri hilir. Sektor penyulingan dan oleokimia membutuhkan stabilitas oksidatif tinggiKorelasi yang jelas terjalin antara kualitas CPO dan tuntutan industri hilir. Sektor penyulingan dan oleokimia membutuhkan stabilitas oksidatif tinggi
HARAPANHARAPAN Hasil pengujian dari tabel data pakaian pertama dengan berat 180 gr menunjukkan bahwa ketiga motor servo memiliki arus yang relatif rendah. Tegangan yangHasil pengujian dari tabel data pakaian pertama dengan berat 180 gr menunjukkan bahwa ketiga motor servo memiliki arus yang relatif rendah. Tegangan yang
UMSBUMSB Sensor debu GP2Y1010AU0F akan bekerja pada saat mendeteksi adanya kepekatan debu dan sensor akan memicu nodeMCU ESP32 dengan menghidupkan buzzer sebagaiSensor debu GP2Y1010AU0F akan bekerja pada saat mendeteksi adanya kepekatan debu dan sensor akan memicu nodeMCU ESP32 dengan menghidupkan buzzer sebagai
ITTELKOM PWTITTELKOM PWT Berdasarkan analisis adanya kekurangan energi dengan nilai 8,59% atau setara dengan 175,5 kWh/tahun, kemudian dengan solar fraction menujukan 0,914 danBerdasarkan analisis adanya kekurangan energi dengan nilai 8,59% atau setara dengan 175,5 kWh/tahun, kemudian dengan solar fraction menujukan 0,914 dan
USNIUSNI Sistem ini dilengkapi dengan sensor untuk mengukur parameter kualitas air, seperti kekeruhan dan Total Dissolved Solids, serta mengintegrasikan teknologiSistem ini dilengkapi dengan sensor untuk mengukur parameter kualitas air, seperti kekeruhan dan Total Dissolved Solids, serta mengintegrasikan teknologi
USNIUSNI Peneliti mengembangakan sistem Mendeteksi ketinggian air menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor ultrasonik HC-SR04, yang terhubung dengan Telegram.Peneliti mengembangakan sistem Mendeteksi ketinggian air menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor ultrasonik HC-SR04, yang terhubung dengan Telegram.
USNIUSNI Pengujian dilakukan dengan berbagai sampel minuman yang mengandung alkohol dalam kadar berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mendeteksiPengujian dilakukan dengan berbagai sampel minuman yang mengandung alkohol dalam kadar berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mendeteksi
Useful /
PBNSURABAYAPBNSURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi efektif karyawan dengan mutu pelayanan di Unit Rawat Jalan Penyakit Dalam RSU Madina BukittinggiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi efektif karyawan dengan mutu pelayanan di Unit Rawat Jalan Penyakit Dalam RSU Madina Bukittinggi
UMSBUMSB Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yang mempengaruhi Faktor keberhasilan utama kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan diHasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yang mempengaruhi Faktor keberhasilan utama kontraktor terhadap pekerjaan proyek konstruksi jalan di
LITPAMLITPAM Namun, perkembangan komunikasi digital dan pengaruh globalisasi mengancam pelestarian norma‑norma bahasa tradisional, berpotensi mengikis standar etikaNamun, perkembangan komunikasi digital dan pengaruh globalisasi mengancam pelestarian norma‑norma bahasa tradisional, berpotensi mengikis standar etika
LITPAMLITPAM Teori Searle dan Hymes digunakan untuk menganalisis data. Dari hasil observasi dan studi pustaka, diperoleh hasil (1) lima jenis tindak tutur direktifTeori Searle dan Hymes digunakan untuk menganalisis data. Dari hasil observasi dan studi pustaka, diperoleh hasil (1) lima jenis tindak tutur direktif