STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Penelitian ini mengkaji fungsi sistem manajemen perpustakaan dalam memfasilitasi program literasi digital di MTs/MA Al-Kifayah Riau. Penelitian ini berupaya menjelaskan peran proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi dalam keberhasilan program literasi digital. Metodologi deskriptif kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pustakawan, pendidik, siswa, dan administrator sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan berhasil menggabungkan teknologi digital ke dalam layanannya, konsisten dengan visi dan misi sekolah. Tahap perencanaan menekankan pada pengembangan program yang selaras dengan rencana kerja sekolah (RKM), peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan, dan peningkatan fasilitas untuk memfasilitasi layanan digital. Implementasi menggunakan tiga metodologi: literasi berbasis kelas yang menggabungkan perangkat digital ke dalam pendidikan; literasi berbasis budaya sekolah yang memanfaatkan koleksi digital dan advokasi media sosial; dan literasi berbasis masyarakat melalui kemitraan dengan pemangku kepentingan eksternal. Evaluasi mencakup penilaian kinerja, analisis hasil program, dan rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan. Pencapaian penting mencakup digitalisasi 80%, repositori buku digital substansial yang terdiri dari 2.762 judul, fasilitas kontemporer seperti katalog elektronik dan pojok multimedia, dan layanan berbasis Android yang inovatif.

Program literasi digital di MTs/MA Al-Kifayah Riau didasarkan pada Rencana Kerja Madrasah (RKM).Ini termasuk meninjau program tahun sebelumnya dan menyesuaikannya dengan perubahan lingkungan internal dan eksternal.Peningkatan kapasitas sumber daya menjadi fokus utama untuk mendukung pelaksanaan program, seperti pengembangan pustakawan melalui pelatihan, seminar, dan kesempatan studi lanjut ke jenjang magister, serta penambahan koleksi buku dan peningkatan fasilitas seperti komputer, internet, dan aplikasi pendidikan.Selain itu, layanan perpustakaan harus berbasis digital.Salah satu contohnya adalah Sistem Manajemen Perpustakaan Senayan (SLiMS), yang mempermudah pengelolaan koleksi.Kepala madrasah dan pustakawan berpartisipasi dalam penyusunan program tahunan untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi madrasah.Tiga pendekatan utama digunakan untuk menerapkan program literasi digital.literasi berbasis kelas, yang melibatkan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran.literasi berbasis budaya sekolah, yang memperkuat budaya literasi digital melalui peningkatan koleksi bahan bacaan digital, penyediaan akses internet, dan penggunaan media sosial untuk mendorong kegiatan literasi.dan literasi berbasis masyarakat, yang mencakup kerja sama dengan pemerintah dan perpustakaan wilayah untuk mendorong kegiatan literasi.Proses evaluasi terdiri dari penilaian kinerja individu dan kelompok pelaksana program, penilaian pencapaian sasaran, seperti peningkatan keterlibatan siswa dalam literasi digital, dan penyusunan rekomendasi untuk langkah-langkah perbaikan yang dapat diambil untuk pengembangan program.Salah satu pencapaian utama program ini adalah digitalisasi perpustakaan yang mencapai 80% sesuai target.koleksi buku digital mencapai lebih dari 2.penyediaan fasilitas modern seperti katalog elektronik dan pojok multimedia.dan inovasi layanan berbasis android yang membuat siswa lebih mudah mengakses koleksi perpustakaan.

Untuk memperkuat program literasi digital, penelitian lanjutan bisa fokus pada pengembangan pelatihan digital yang lebih menyeluruh bagi guru dan pustakawan agar mereka dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pembelajaran. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan lembaga eksternal seperti universitas atau perusahaan teknologi dapat dijelajahi untuk meningkatkan akses sumber daya digital dan inovasi layanan perpustakaan. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi dampak jangka panjang dari integrasi teknologi dalam budaya literasi sekolah, khususnya terhadap perkembangan keterampilan kritis dan kreativitas siswa di era digital.

  1. Peran Guru Dalam Pembelajaran Membaca Dan Menulis Melalui Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar | Jurnal... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/938Peran Guru Dalam Pembelajaran Membaca Dan Menulis Melalui Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar Jurnal jbasic index php basicedu article view 938
  2. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar | JEMARI (Jurnal... doi.org/10.30599/jemari.v5i2.2682Gerakan Literasi Sekolah GLS Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar JEMARI Jurnal doi 10 30599 jemari v5i2 2682
Read online
File size328.01 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test