JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan memecahkan masalah matematika siswa di MIN 1 Kepulauan Aru melalui penerapan strategi pembelajaran kolaboratif. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana pembelajaran kolaboratif, termasuk diskusi kelompok, pengajaran teman sebaya, dan tugas pemecahan masalah kooperatif, dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep matematika dan kemampuan mereka untuk memecahkan masalah secara efektif. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Selama setiap siklus, siswa terlibat dalam berbagai kegiatan kolaboratif, seperti latihan kelompok dan permainan matematika, yang dirancang untuk mempromosikan partisipasi aktif dan pemikiran kritis. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, penilaian siswa, dan umpan balik dari siswa dan guru. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan mendorong kerja tim, meningkatkan komunikasi, dan mendorong pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep matematika. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi dan antusiasme untuk matematika, menunjukkan peningkatan kinerja dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menyarankan bahwa pembelajaran kolaboratif dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif, yang mengarah pada kinerja akademik yang lebih baik dalam matematika. Disarankan agar MIN 1 Kepulauan Aru terus menerapkan dan menyempurnakan strategi ini untuk lebih meningkatkan keterampilan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis kolaboratif secara signifikan meningkatkan keterampilan memecahkan masalah matematika siswa di MIN 1 Kepulauan Aru.Melalui pembelajaran yang melibatkan diskusi kelompok, proyek bersama, dan pemecahan masalah berbasis kehidupan nyata, siswa tidak hanya belajar matematika dengan cara yang lebih menyenangkan, tetapi juga dapat mengaitkan materi yang dipelajari dengan situasi nyata yang mereka hadapi.Hal ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerjasama yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran kolaboratif dalam konteks mata pelajaran lain, seperti sains atau bahasa, untuk melihat apakah strategi ini dapat memberikan manfaat yang serupa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran kolaboratif yang lebih terstruktur dan terarah, yang mempertimbangkan keberagaman gaya belajar siswa dan kebutuhan individu mereka. Model ini dapat mencakup penggunaan teknologi pendidikan yang lebih inovatif untuk memfasilitasi kolaborasi dan memberikan umpan balik yang personal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran orang tua dan masyarakat dalam mendukung pembelajaran kolaboratif di sekolah. Melibatkan orang tua dalam kegiatan pembelajaran dan memberikan pelatihan kepada mereka tentang bagaimana mendukung kolaborasi siswa di rumah dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran kolaboratif secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan praktik pembelajaran yang lebih efektif dan relevan bagi siswa di MIN 1 Kepulauan Aru dan sekolah-sekolah lainnya.

Read online
File size309.82 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test