UTUUTU
International Conference of Public HealthInternational Conference of Public HealthFaktor-faktor berupa pengetahuan ibu, pola asuh, pola makan, kebersihan pribadi, dan sanitasi lingkungan rumah di Desa Blang Beurandang belum memadai, sehingga diduga berkontribusi terhadap masalah wasting pada anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan ibu, pola asuh, pola makan, kebersihan pribadi ibu, serta sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian wasting pada balita berusia 1‑5 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectional; seluruh 150 balita yang memenuhi kriteria dipilih melalui total sampling, dan analisis chi‑square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara masing‑masing faktor tersebut dengan kejadian wasting (p‑value ≤0.002).
Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan ibu, pola asuh, pola makan, kebersihan pribadi, dan sanitasi lingkungan rumah secara signifikan berhubungan dengan kejadian wasting pada balita di Desa Blang Beurandang, meskipun rasio prevalensi masing‑masing faktor berada di bawah satu sehingga risiko relatifnya tergolong rendah.temuan ini menegaskan perlunya intervensi yang menargetkan faktor-faktor tersebut untuk menurunkan tingkat wasting pada anak usia dini.
Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas program edukasi terstruktur bagi ibu mengenai gizi dan kebersihan pribadi dalam mengurangi kejadian wasting pada balita, dengan desain percobaan terkontrol acak di beberapa desa serupa. Selanjutnya, studi longitudinal yang membandingkan perubahan status gizi anak sebelum dan sesudah intervensi perbaikan sanitasi rumah, termasuk penyediaan fasilitas sanitasi layak, dapat mengungkap dampak jangka panjang pada prevalensi wasting. Terakhir, penelitian mixed‑methods yang mengeksplorasi peran faktor sosio‑ekonomi, termasuk partisipasi ayah dan dukungan komunitas, serta persepsi keluarga terhadap pola asuh dan makan, dapat memberikan wawasan komprehensif untuk merancang kebijakan publik yang lebih holistik dalam mengatasi wasting pada anak balita.
| File size | 240.21 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISNUUNISNU Pola asuh adil gender merupakan pendekatan pengasuhan yang menempatkan anak laki-laki dan perempuan sebagai subjek yang setara dalam memperoleh hak, kesempatan,Pola asuh adil gender merupakan pendekatan pengasuhan yang menempatkan anak laki-laki dan perempuan sebagai subjek yang setara dalam memperoleh hak, kesempatan,
YMPAIYMPAI Tiga fase utama dalam 7000 hari pertama kehidupan usia 5-9 tahun, 10-14 tahun, dan 15-19 tahun merupakan periode kritis yang membutuhkan perhatian terhadapTiga fase utama dalam 7000 hari pertama kehidupan usia 5-9 tahun, 10-14 tahun, dan 15-19 tahun merupakan periode kritis yang membutuhkan perhatian terhadap
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa nilai QS. Luqman:13 mengarahkanPendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa nilai QS. Luqman:13 mengarahkan
UIBUIB Latar Belakang: Tren status gizi anak Indonesia di bawah lima tahun menunjukkan peningkatan prevalensi wasting dan underweight, dari 7,1% dan 17,0% padaLatar Belakang: Tren status gizi anak Indonesia di bawah lima tahun menunjukkan peningkatan prevalensi wasting dan underweight, dari 7,1% dan 17,0% pada
FKIP UWGMFKIP UWGM Bermain merupakan aktivitas fundamental anak usia dini yang mendukung perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan spiritual. Artikel iniBermain merupakan aktivitas fundamental anak usia dini yang mendukung perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan spiritual. Artikel ini
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Studi ini menggambarkan manajemen diare pada An. R, anak berusia 4 tahun yang mengalami diare akut ringan. Intervensi yang diterapkan meliputi edukasiStudi ini menggambarkan manajemen diare pada An. R, anak berusia 4 tahun yang mengalami diare akut ringan. Intervensi yang diterapkan meliputi edukasi
SARI MUTIARASARI MUTIARA 000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita, seperti pengetahuan ibu yang kurang, pola asuh000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita, seperti pengetahuan ibu yang kurang, pola asuh
UMSUMS Orang tua yang bekerja berperan dalam menjalin kelekatan, memberikan pengasuhan positif dan meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembanganOrang tua yang bekerja berperan dalam menjalin kelekatan, memberikan pengasuhan positif dan meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembangan
Useful /
UNISNUUNISNU Hasil menunjukkan bahwa paparan media digital secara berlebihan dan tidak terkontrol berkorelasi dengan keterlambatan bahasa, penurunan interaksi verbal,Hasil menunjukkan bahwa paparan media digital secara berlebihan dan tidak terkontrol berkorelasi dengan keterlambatan bahasa, penurunan interaksi verbal,
FKIP UWGMFKIP UWGM Anak yang rutin terlibat dalam aktivitas bermain gitar dan pianika lebih mampu mengenali nada, ritme, serta memiliki daya ingat musikal yang lebih baikAnak yang rutin terlibat dalam aktivitas bermain gitar dan pianika lebih mampu mengenali nada, ritme, serta memiliki daya ingat musikal yang lebih baik
FKIP UWGMFKIP UWGM Pemahaman kosakata merupakan penguasaan kosakata secara reseptif. Penguasaan kosakata menjadi landasan dalam perkembangan sintaksis. Sintaksis sebagaiPemahaman kosakata merupakan penguasaan kosakata secara reseptif. Penguasaan kosakata menjadi landasan dalam perkembangan sintaksis. Sintaksis sebagai
PROVISIPROVISI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata letak, harga, dan kesempurnaan produk terhadap keputusan pembelian pada Berkah Mandiri SwalayanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata letak, harga, dan kesempurnaan produk terhadap keputusan pembelian pada Berkah Mandiri Swalayan