UMSUMS

Jurnal Berita Ilmu KeperawatanJurnal Berita Ilmu Keperawatan

Usia prasekolah merupakan masa dimana anak mulai bersosialisasi, hal ini membutuhkan peran orang tua dalam membimbing, menyayangi, mengajarkan dan mengasuh anak. Orang tua yang bekerja memiliki waktu yang kurang dalam menjalankan perannya. Literatur ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan peran orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial anak usia sekolah. Metode yang digunakan yaitu penelusuran artikel penelitian ini melalui Google Scholar, ProQuest, EBSCO, dan Springer menggunakan kata kunci dan kriteria inklusi dalam jangka waktu artikel dari tahun 2015-2020. Hasilnya yaitu setelah penyaringan didapatkan 20 jurnal yang berhubungan dan hasil matriks sintesis dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu input, proses, dan output. Dalam literatur ini terdapat 5 penelitian tentang kelekatan orang tua, 13 penelitian tentang pola asuh dan 3 penelitian tentang status sosial ekonomi. Orang tua yang bekerja berperan dalam menjalin kelekatan, memberikan pengasuhan positif dan meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembangan sosial anak.

Peran orang tua yang bekerja memengaruhi perkembangan sosial anak usia prasekolah.Dampak positifnya, orang tua yang bekerja dapat meningkatkan status sosial ekonomi yang mendukung perkembangan sosial anak.Dampak negatifnya, kesibukan bekerja dapat mengurangi kualitas kelekatan dan pengasuhan, yang berpengaruh terhadap rasa percaya anak terhadap lingkungannya.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pola asuh demokratis yang diterapkan oleh orang tua yang bekerja secara parsial (bekerja dari rumah atau jam kerja fleksibel) memengaruhi kelekatan dan kompetensi sosial anak usia prasekolah dibandingkan dengan orang tua yang bekerja secara penuh waktu di luar rumah. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran kakek-nenek sebagai pengasuh utama dalam membentuk perilaku prososial anak, terutama dalam keluarga dengan satu atau kedua orang tua bekerja, serta bagaimana kualitas komunikasi antara orang tua dan kakek-nenek memengaruhi konsistensi pengasuhan. Ketiga, perlu dikaji bagaimana tekanan ekonomi yang tinggi memengaruhi efektivitas pengasuhan positif meskipun orang tua bekerja, terutama dalam konteks keluarga berpenghasilan rendah namun menerapkan strategi pengasuhan yang kuat, untuk mengidentifikasi faktor pelindung yang dapat dikembangkan dalam intervensi psikososial. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih mendalam mengenai dinamika pengasuhan modern dan membantu merancang kebijakan pendukung keluarga yang lebih tepat sasaran.

  1. Analisis Keterlibatan Ayah dalam Mengembangkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini | Rohmalina... doi.org/10.29313/ga.v3i1.4809Analisis Keterlibatan Ayah dalam Mengembangkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Rohmalina doi 10 29313 ga v3i1 4809
  2. KELEKATAN IBU-ANAK, PERTUMBUHAN ANAK, DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH | Jurnal Ilmu... journal.ipb.ac.id/index.php/jikk/article/view/15182KELEKATAN IBU ANAK PERTUMBUHAN ANAK DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH Jurnal Ilmu journal ipb ac index php jikk article view 15182
Read online
File size298.33 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test