JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN

JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )JURNAL Studi Tindakan Edukatif ( JSTE )

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di MIS Nurul Ilmi dengan menerapkan Model Pembelajaran Langsung. PAI, sebagai mata pelajaran penting di sekolah Islam, berfokus pada penanaman nilai-nilai agama, pengetahuan, dan praktik. Namun, metode pengajaran tradisional seringkali menyebabkan keterbatasan pemahaman dan partisipasi siswa. Model Pembelajaran Langsung, yang dikenal dengan pendekatan terstruktur dan dipimpin guru, dipilih untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), dilakukan dalam dua siklus, melibatkan siswa kelas 5 dan 6 di MIS Nurul Ilmi. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian siswa, dan umpan balik dari guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Langsung meningkatkan partisipasi, pemahaman, dan prestasi akademik siswa dalam PAI. Siswa menunjukkan pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran Islam, terutama dalam praktik ibadah dan nilai-nilai moral. Umpan balik guru juga menunjukkan bahwa model ini memberikan panduan yang jelas dan meningkatkan efisiensi pengajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Model Pembelajaran Langsung adalah strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar PAI di MIS Nurul Ilmi, menciptakan lingkungan belajar yang lebih terstruktur dan berdampak.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa, pemahaman materi, serta minat mereka terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MIS Nurul Ilmi.Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, baik dalam diskusi, bertanya, maupun memberikan pendapat.Instruksi yang jelas dan terstruktur membuat siswa merasa lebih terarah dan termotivasi untuk terlibat.Selain itu, model ini juga berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI.Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman siswa.Model Pembelajaran Langsung memungkinkan siswa untuk menangkap inti dari setiap materi yang diajarkan, memudahkan mereka untuk mengaitkan konsep-konsep tersebut dengan kehidupan sehari-hari.Meskipun ada peningkatan yang signifikan, tantangan masih perlu diperhatikan, seperti perbedaan tingkat pemahaman antar siswa dan kebutuhan untuk menyesuaikan tempo pengajaran.Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam mengelola kelas dan memfasilitasi diskusi yang produktif.Namun, tantangan terkait waktu dan sumber daya tetap menjadi perhatian.Pembelajaran yang terstruktur dan berfokus pada instruksi langsung memerlukan waktu yang cukup untuk setiap tahapan pembelajaran.Oleh karena itu, pengelolaan waktu yang tepat dan penyesuaian dengan kebutuhan siswa sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal.Dengan penerapan yang tepat dan adaptasi berkelanjutan, Model Pembelajaran Langsung dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di MIS Nurul Ilmi.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengombinasikan Model Pembelajaran Langsung dengan metode pembelajaran yang lebih interaktif atau berbasis proyek. Hal ini dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif dan menyeluruh bagi siswa. Selain itu, penting untuk terus melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan model ini agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, Model Pembelajaran Langsung dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, menciptakan lingkungan belajar yang lebih terstruktur dan berdampak, serta mendorong siswa untuk memahami dan menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Read online
File size318.83 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test