UNTANUNTAN
Jurnal Kajian Pembelajaran dan KeilmuanJurnal Kajian Pembelajaran dan KeilmuanPendidikan Agama Islam adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting. Namun di SD Negeri 25 Sungai Kakap, khususnya di Kelas IV hasil belajar siswa masih belum mencapai KKM. Hal ini disebabkan oleh faktor kurangnya variasi dalam pembelajaran. Berdasarkan hal ini, maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas untuk memperbaiki proses dan mutu pembelajaran dengan menggunakan media Posteroid. Media Posteroid adalah media poster yang dibuat dengan menggunakan aplikasi yang dapat diunduh dan dibuat melalui android. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 25 Sungai Kakap. Penelitian ini dilakukan 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media Posteroid yaitu pada pra siklus nilai rata-rata sebesar 58,61, pada siklus I nilai rata-rata sebesar 61,11, siklus II nilai rata-rata sebesar 72,5 dengan persentase ketuntasan 50% dan pada siklus III nilai rata-rata sebesar 94,44 dengan persentase ketuntasan sebesar 100%.
Penggunaan media Posteroid meningkatkan hasil belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran.Nilai rata-rata meningkat signifikan dari 55,61 sebelum penggunaan media menjadi 94,44 setelah siklus III, sehingga semua siswa mencapai ketuntasan 100%.Media Posteroid mempermudah pemahaman materi dan membuat proses belajar lebih menyenangkan bagi siswa SD.
Penelitian selanjutnya dapat meninjau efektivitas kombinasi media Posteroid dengan aplikasi mobile interaktif dalam mempelajari konsep malaikat di berbagai kelompok usia. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak integrasi Posteroid dengan kolaborasi teman sebaya terhadap motivasi dan pencapaian hasil belajar selama satu semester. Perlu juga dijajaki potensi menambah elemen multimedia seperti video dan kuis ke dalam Posteroid untuk menambah daya tarik dan memperkuat retensi informasi pada siswa sekolah dasar.
| File size | 241.02 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-TR |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UTMUTM Teori sosio-konstruktivisme penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang aktif dan bermakna di Madrasah Almatera. Praktik seperti diskusi kelompokTeori sosio-konstruktivisme penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang aktif dan bermakna di Madrasah Almatera. Praktik seperti diskusi kelompok
UNTANUNTAN Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya pembelajaran penemuan terbimbing. (b)Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya pembelajaran penemuan terbimbing. (b)
UNTANUNTAN Untuk mengumpulkan data hasil penelitian digunakan tes prestasi belajar dan untuk menganalisis datanya digunakan analisis deskriptif kualitatif. DilihatUntuk mengumpulkan data hasil penelitian digunakan tes prestasi belajar dan untuk menganalisis datanya digunakan analisis deskriptif kualitatif. Dilihat
UNTANUNTAN Penggunaan media video pada materi strategi dakwah Rasulullah periode Madinah meningkatkan hasil belajar siswa kelas XF SMK SMTI Pontianak, terbukti dariPenggunaan media video pada materi strategi dakwah Rasulullah periode Madinah meningkatkan hasil belajar siswa kelas XF SMK SMTI Pontianak, terbukti dari
UNTANUNTAN Penerapan metode kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) meningkatkan keaktifan belajar siswa.metode tersebut juga meningkatkan pemahamanPenerapan metode kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) meningkatkan keaktifan belajar siswa.metode tersebut juga meningkatkan pemahaman
UNTANUNTAN Faktor internal dan eksternal memengaruhi kedisiplinan, sehingga perlu pendekatan individu dan kelompok, pembinaan, serta pemberian motivasi untuk menciptakanFaktor internal dan eksternal memengaruhi kedisiplinan, sehingga perlu pendekatan individu dan kelompok, pembinaan, serta pemberian motivasi untuk menciptakan
UNTANUNTAN Peserta didik belajar aktif, gembira, bekerja sama, saling membantu, saling memacu, dan berani bertanya serta mengajukan pendapat melalui metode pembelajaranPeserta didik belajar aktif, gembira, bekerja sama, saling membantu, saling memacu, dan berani bertanya serta mengajukan pendapat melalui metode pembelajaran
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Dengan kriteria pengambilan keputusan bahwa jika nilai signifikansi sebesar < 0,05 maka, aktivitas latihan gamolan dan relasi sosial dinyatakan berkorelasiDengan kriteria pengambilan keputusan bahwa jika nilai signifikansi sebesar < 0,05 maka, aktivitas latihan gamolan dan relasi sosial dinyatakan berkorelasi
Useful /
IUSIUS Pengakuan korporasi sebagai subjek hukum pidana secara formal diatur dalam KUHP baru (Pasal 45-49). Namun, terdapat masalah normatif terkait batasan kesalahan,Pengakuan korporasi sebagai subjek hukum pidana secara formal diatur dalam KUHP baru (Pasal 45-49). Namun, terdapat masalah normatif terkait batasan kesalahan,
IUSIUS Di luar sifat teknisnya sebagai penilaian laporan keuangan, WTP memiliki dimensi strategis dalam tata kelola publik dengan menjadi indikator awal (proxyDi luar sifat teknisnya sebagai penilaian laporan keuangan, WTP memiliki dimensi strategis dalam tata kelola publik dengan menjadi indikator awal (proxy
EDUPEDEDUPED Instrumen pengumpulan data terdiri dari silabus kepengawasan, rencana pembelajaran, form LKS, dan tes formatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaranInstrumen pengumpulan data terdiri dari silabus kepengawasan, rencana pembelajaran, form LKS, dan tes formatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran
DINASTIPUBDINASTIPUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan diHasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di