UPPUPP
AptekAptekSistem manajemen keselamatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen pelaksanaan pekerjaan konstruksi untuk menjamin terwujudnya keselamatan konstruksi. Keselamatan konstruksi adalah segala kegiatan keteknikan untuk mendukung pekerjaan konstruksi dalam mewujudkan pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan yang menjamin keselamatan konstruksi. Untuk menghindari risiko kecelakaan di tempat kerja, beberapa metode perlu diadopsi, yaitu kontrol teknis, kontrol administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMKK) dan faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK pada proyek Peningkatan Jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 15 responden. Data kuesioner yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja terhadap perilaku penggunaan alat pelindung diri pada proyek peningkatan jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu didapatkan hasil presentase sebesar = 71,48%, artinya masuk dalam kategori sedang. Faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK yaitu perilaku pengetahuan = (90%), sikap = (84%), pengawasan = (78,3%), pelatihan = (66,7%), dan penghargaan = (64,4%).
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja terhadap perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri pada proyek peningkatan jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu mencapai 71,48%, yang termasuk dalam kategori sedang.Faktor perilaku pekerja yang paling dominan memengaruhi penerapan SMKK adalah pengetahuan (90%), sikap (84%), dan pengawasan (78,3%).Pelatihan dan penghargaan juga berkontribusi, masing-masing sebesar 66,7% dan 64,4%.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh usia dan masa kerja terhadap kepatuhan penggunaan APD di proyek konstruksi jalan, karena dalam penelitian ini mayoritas pekerja berusia 26–35 tahun dan berpengalaman lebih dari 10 tahun, namun belum dikaji secara mendalam kaitannya dengan perilaku keselamatan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas pelatihan K3 berbasis lokal atau konteks daerah terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pekerja, mengingat faktor pengetahuan dan sikap menjadi dominan, namun pelatihan hanya mencapai 66,7% pengaruhnya. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang sistem pengawasan dan pemberian penghargaan yang lebih berkelanjutan, termasuk model insentif non-materiil, untuk melihat bagaimana sistem tersebut dapat meningkatkan konsistensi penggunaan APD meskipun tidak ada pengawas di lokasi. Ketiga saran ini dapat mengisi celah dalam penerapan SMKK yang belum sepenuhnya optimal meskipun sudah berada pada kategori sedang.
| File size | 587.21 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMUH BABELUNMUH BABEL Studi dilakukan dengan menghitung volume lalu lintas pada enam lokasi persimpangan secara langsung pada pagi, siang, dan sore baik hari kerja maupun hariStudi dilakukan dengan menghitung volume lalu lintas pada enam lokasi persimpangan secara langsung pada pagi, siang, dan sore baik hari kerja maupun hari
UNMUH BABELUNMUH BABEL Lapisan tanah merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan infrastruktur sehingga banyak pertimbangan dan metode pendekatan dalam identifikasiLapisan tanah merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan infrastruktur sehingga banyak pertimbangan dan metode pendekatan dalam identifikasi
UPPUPP Namun jumlah momentum akhir dan distribusi pecahan sampel tidak terdefenisikan secara matematik (P⃗⃗ ∞). Melalui metode penskalaan per millimeterNamun jumlah momentum akhir dan distribusi pecahan sampel tidak terdefenisikan secara matematik (P⃗⃗ ∞). Melalui metode penskalaan per millimeter
UPPUPP Hasil pengujian tarik menunjukkan kekuatan tarik tertinggi terdapat pada fraksi volume serat 35% sebesar 25,82 MPa, sedangkan kekuatan tarik terendah padaHasil pengujian tarik menunjukkan kekuatan tarik tertinggi terdapat pada fraksi volume serat 35% sebesar 25,82 MPa, sedangkan kekuatan tarik terendah pada
UPPUPP Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdasarkan data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepadaPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdasarkan data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada
UPPUPP Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas proyek semenisasi ditinjau dari aspek kualitas material konstruksi, yaitu A1 = material yang digunakanHasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas proyek semenisasi ditinjau dari aspek kualitas material konstruksi, yaitu A1 = material yang digunakan
UPPUPP Hal ini sangat penting karena dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan gantung Sei. Batang Kumu menggunakan dua jenis material timbunan yang berbeda.Hal ini sangat penting karena dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan gantung Sei. Batang Kumu menggunakan dua jenis material timbunan yang berbeda.
UPPUPP Kemiringan corong 104° memberikan keseimbangan terbaik antara distribusi tekanan dan keseragaman temperatur. Secara keseluruhan, konfigurasi sudut ventilasiKemiringan corong 104° memberikan keseimbangan terbaik antara distribusi tekanan dan keseragaman temperatur. Secara keseluruhan, konfigurasi sudut ventilasi
Useful /
UNMUH BABELUNMUH BABEL Penggunaan beton yang meningkat dapat memicu inovasi-inovasi yang baru dalam perancangan pembuatan campuran pada beton. Hasil penelitian ini beton yangPenggunaan beton yang meningkat dapat memicu inovasi-inovasi yang baru dalam perancangan pembuatan campuran pada beton. Hasil penelitian ini beton yang
UNMUH BABELUNMUH BABEL Dari banyak hal, kualitas hidup masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh transportasi dan akses ke tempat kerja, tempat belanja, dan tempat hiburan atauDari banyak hal, kualitas hidup masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh transportasi dan akses ke tempat kerja, tempat belanja, dan tempat hiburan atau
UPPUPP Data diperoleh dari 20 responden yang terlibat dalam kegiatan pemeliharaan jalan swakelola. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas (CronbachsData diperoleh dari 20 responden yang terlibat dalam kegiatan pemeliharaan jalan swakelola. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas (Cronbachs
UPUP Kegiatan ini menemukan hasil bahwa masyarakat Itawaka sudah dapat memanfaatkan tanaman kelor dan mengambil kandungan gizi yang ada sebagai penambah dayaKegiatan ini menemukan hasil bahwa masyarakat Itawaka sudah dapat memanfaatkan tanaman kelor dan mengambil kandungan gizi yang ada sebagai penambah daya