POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKPenelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi statistik komprehensif terhadap kinerja inverter fotovoltaik di bawah berbagai kondisi iradiasi matahari untuk mengidentifikasi karakteristik operasional dan mengembangkan model kinerja prediktif. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental melalui pengumpulan data primer selama 12 bulan menggunakan sistem akuisisi data terintegrasi dengan sensor iradiasi pyranometer, sensor suhu, dan power analyzer pada sistem inverter string 10 kW. Data dikategorikan menjadi lima kelompok iradiasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis korelasi, regresi polinomial, dan ANOVA dengan perangkat lunak SPSS dan MATLAB. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi rata-rata tertinggi pada kategori iradiasi tinggi (96,9%) dengan koefisien variasi terendah pada iradiasi sedang (2,19%). Korelasi positif yang kuat antara iradiasi dan efisiensi inverter (r = 0,762) dan model prediktif regresi kubik menunjukkan akurasi tinggi (R² = 0,912, RMSE 1,89%). Analisis varians membuktikan perbedaan signifikan antara kategori iradiasi (F = 1.234,56, p < 0,001) dengan ukuran efek 78,5%. Pola temporal menunjukkan variasi musiman sistematis dengan efisiensi puncak pada bulan Mei (96,2%) dan periodisitas harian-tahunan yang berkorelasi dengan siklus iradiasi alami. Penelitian ini mengkonfirmasi pentingnya karakterisasi statistik untuk optimasi kinerja inverter fotovoltaik dan pengembangan strategi operasional adaptif berdasarkan kondisi iradiasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik statistik kinerja inverter fotovoltaik bervariasi signifikan berdasarkan tingkat iradiasi matahari, dengan efisiensi tertinggi pada iradiasi tinggi dan stabilitas optimal pada iradiasi sedang.Hubungan kuat antara iradiasi dan efisiensi inverter terbukti melalui analisis korelasi dan pemodelan regresi.Perbedaan signifikan dalam efisiensi antar kategori iradiasi menggarisbawahi pentingnya strategi operasional yang disesuaikan.Pola temporal menunjukkan variasi musiman yang sistematis, memerlukan pertimbangan dalam pemeliharaan dan optimasi sistem.Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan strategi kontrol adaptif dan peningkatan kinerja sistem fotovoltaik secara keseluruhan.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan strategi operasional inverter fotovoltaik yang mempertimbangkan karakteristik statistik pada berbagai kategori iradiasi, termasuk implementasi algoritma kontrol adaptif pada kondisi iradiasi rendah untuk mengurangi kerugian daya. Penelitian lebih lanjut perlu mengeksplorasi integrasi variabel meteorologi tambahan seperti kelembaban dan kecepatan angin ke dalam model prediktif untuk meningkatkan akurasi, serta memanfaatkan teknologi machine learning untuk menangani hubungan non-linear pada kondisi iradiasi ekstrem. Pengembangan sistem monitoring real-time berbasis model statistik yang diperoleh dapat mengoptimalkan operasi sistem fotovoltaik dan mendukung strategi pemeliharaan prediktif, sehingga meningkatkan keandalan dan efisiensi jangka panjang sistem energi terbarukan ini.
| File size | 400.8 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat empat variabel yang mempengaruhi Sistem Penerapan SMK3 yaitu variabel pengetahuan, variabel lingkungan kerja,Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat empat variabel yang mempengaruhi Sistem Penerapan SMK3 yaitu variabel pengetahuan, variabel lingkungan kerja,
POLNAMPOLNAM Ketiga formasi batuan tersebut menunjukkan potensi untuk terendapkannya pasir kuarsa. Dalam peninjauan geomorfologi, terdapat tiga satuan yaitu satuanKetiga formasi batuan tersebut menunjukkan potensi untuk terendapkannya pasir kuarsa. Dalam peninjauan geomorfologi, terdapat tiga satuan yaitu satuan
POLNAMPOLNAM 5 rpm dibandingkan dengan kontroler PID konvensional. Pengujian performa tracking menghasilkan error RMS sebesar 3. 2 rpm untuk referensi sinusoidal, dan5 rpm dibandingkan dengan kontroler PID konvensional. Pengujian performa tracking menghasilkan error RMS sebesar 3. 2 rpm untuk referensi sinusoidal, dan
POLNAMPOLNAM Kapasitas dukung dihitung menggunakan metode konvensional, yaitu Mayerhoff dan Reese & ONeil, sedangkan penurunan dihitung dengan metode Vesic. Hasil perhitunganKapasitas dukung dihitung menggunakan metode konvensional, yaitu Mayerhoff dan Reese & ONeil, sedangkan penurunan dihitung dengan metode Vesic. Hasil perhitungan
POLNAMPOLNAM Selain itu, dihasilkan pula Rencana Kerja dan Syarat (RKS) untuk spesifikasi teknis pekerjaan struktur dan arsitektur, serta perencanaan waktu pelaksanaanSelain itu, dihasilkan pula Rencana Kerja dan Syarat (RKS) untuk spesifikasi teknis pekerjaan struktur dan arsitektur, serta perencanaan waktu pelaksanaan
POLNAMPOLNAM Haulussy adalah 62,97%, sesuai dengan persyaratan teknis yang ditetapkan dalam Permen PUPR No. 14/PRT/M/2017 mengenai persyaratan kemudahan bangunan. BerdasarkanHaulussy adalah 62,97%, sesuai dengan persyaratan teknis yang ditetapkan dalam Permen PUPR No. 14/PRT/M/2017 mengenai persyaratan kemudahan bangunan. Berdasarkan
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Artikel ini memberikan kontribusi dalam memperkaya diskursus ekonomi Islam dengan menegaskan bahwa fiqh muamalah tetap relevan dan aplikatif dalam duniaArtikel ini memberikan kontribusi dalam memperkaya diskursus ekonomi Islam dengan menegaskan bahwa fiqh muamalah tetap relevan dan aplikatif dalam dunia
POLNAMPOLNAM Sedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biayaSedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biaya
Useful /
POLNAMPOLNAM Untuk itu, digunakan metode model logit biner berdasarkan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor waktu, biaya, kenyamanan,Untuk itu, digunakan metode model logit biner berdasarkan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor waktu, biaya, kenyamanan,
POLNAMPOLNAM Fondasi adalah struktur bawah yang berfungsi meneruskan beban struktur atas ke tanah di bawahnya. Pada ruas Jalan Waipia-Saleman I STA 35 000, dibangunFondasi adalah struktur bawah yang berfungsi meneruskan beban struktur atas ke tanah di bawahnya. Pada ruas Jalan Waipia-Saleman I STA 35 000, dibangun
POLNAMPOLNAM Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan perancang dalam merancang inverter elektronika daya. Pada penelitian disimpulkan pemodelan yang tepatTujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan perancang dalam merancang inverter elektronika daya. Pada penelitian disimpulkan pemodelan yang tepat
ITKAITKA Penelitian ini menggambarkan bahwa sebagian besar penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar memilikiPenelitian ini menggambarkan bahwa sebagian besar penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar memiliki