POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKPenelitian ini bertujuan untuk merancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid di Dusun I Negeri Hutumuri, untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik dari PLN yang sering mengalami pemadaman periodik. PLTS Off-Grid dipilih sebagai solusi alternatif karena memanfaatkan energi surya yang melimpah di wilayah tersebut, ramah lingkungan, dan tidak bergantung pada jaringan listrik konvensional. Penelitian ini dimulai dengan analisis kebutuhan beban harian di Dusun I Negeri Hutumuri, termasuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas umum seperti sekolah dan pusat kesehatan, dengan total konsumsi energi mencapai 605,064 kWh. Dalam desain sistem PLTS Off-Grid ini, komponen utama yang digunakan meliputi modul surya, baterai, dan inverter. Kapasitas puncak yang dibutuhkan untuk sistem surya ini adalah 172 kWp dengan total energi 168.073 Wh. Berdasarkan hasil perhitungan, sistem ini menggunakan 210 modul surya yang terhubung dalam konfigurasi seri-paralel, serta lima inverter dengan kapasitas 20 kW masing-masing.
Penelitian ini menghasilkan desain PLTS Off-Grid dengan kapasitas 95 kWp untuk memenuhi kebutuhan energi di Dusun I Negeri Hutumuri.Total konsumsi energi harian di dusun tersebut adalah 605,064 kWh, dan sistem PLTS yang dirancang mampu menyediakan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Implementasi PLTS Off-Grid ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah pemadaman listrik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis ekonomi kelayakan implementasi PLTS Off-Grid di Dusun I Negeri Hutumuri, termasuk perhitungan biaya investasi awal, biaya operasional dan pemeliharaan, serta potensi pengembalian investasi. Selain itu, studi tentang integrasi sistem penyimpanan energi yang lebih canggih, seperti baterai lithium-ion, dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem PLTS. Terakhir, penelitian mengenai optimalisasi sudut kemiringan modul surya secara dinamis berdasarkan data cuaca lokal dapat dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan energi matahari sepanjang tahun, sehingga meningkatkan kinerja sistem PLTS secara keseluruhan dan memastikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat Dusun I Negeri Hutumuri.
| File size | 690.09 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Studi ini menegaskan bahwa kepemimpinan dan perencanaan tenaga kerja merupakan faktor strategis utama bagi manajer proyek dalam meningkatkan efektivitasStudi ini menegaskan bahwa kepemimpinan dan perencanaan tenaga kerja merupakan faktor strategis utama bagi manajer proyek dalam meningkatkan efektivitas
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Tindakan pemutusan kontrak secara sepihak berpotensi menimbulkan sengketa perdata maupun Tata Usaha Negara, yang dapat merugikan baik negara maupun penyediaTindakan pemutusan kontrak secara sepihak berpotensi menimbulkan sengketa perdata maupun Tata Usaha Negara, yang dapat merugikan baik negara maupun penyedia
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dualitas peran kontraktor sebagai pelaksana konstruksi dan pemegang saham minoritas menimbulkan kompleksitas hukum yang memerlukan pendekatan integratifDualitas peran kontraktor sebagai pelaksana konstruksi dan pemegang saham minoritas menimbulkan kompleksitas hukum yang memerlukan pendekatan integratif
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan yang komprehensif melalui penyempurnaan regulasi, penguatan koordinasi kelembagaan, peningkatanOleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan yang komprehensif melalui penyempurnaan regulasi, penguatan koordinasi kelembagaan, peningkatan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem hukum terhadap penyelesaian change order dengan menyoroti perbandingan karakteristik, mekanismePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem hukum terhadap penyelesaian change order dengan menyoroti perbandingan karakteristik, mekanisme
UNSULTRAUNSULTRA Dalam pengukuran kinerja biaya dan waktu, EVM menghubungkan tiga dimensi, yaitu lingkup, jadwal, dan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padaDalam pengukuran kinerja biaya dan waktu, EVM menghubungkan tiga dimensi, yaitu lingkup, jadwal, dan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada
UBBUBB Pengadaan baja tulangan dibuat dengan metode Just In Time berdasarkan jadwal tahapan kebutuhan baja tulangan. Site management plan dan mobilisasi bajaPengadaan baja tulangan dibuat dengan metode Just In Time berdasarkan jadwal tahapan kebutuhan baja tulangan. Site management plan dan mobilisasi baja
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Salah satu kegiatan yang berpengaruh dalam keberhasilan pekerjaan adalah kapasitas dan kapabilitas dari penyedia jasa. Evaluasi penilaian kinerja penyediaSalah satu kegiatan yang berpengaruh dalam keberhasilan pekerjaan adalah kapasitas dan kapabilitas dari penyedia jasa. Evaluasi penilaian kinerja penyedia
Useful /
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa titik S14 memiliki muka air tertinggi pada Sungai Way Ruhu. Solusi untuk meningkatkan kapasitasBerdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa titik S14 memiliki muka air tertinggi pada Sungai Way Ruhu. Solusi untuk meningkatkan kapasitas
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan menganalisis konsumsi bahan bakar campuran etanol dan pertalite yang dibandingkan dengan konsumsi pertalite murni. Motor uji yangPenelitian ini bertujuan menganalisis konsumsi bahan bakar campuran etanol dan pertalite yang dibandingkan dengan konsumsi pertalite murni. Motor uji yang
TEKNOKRATTEKNOKRAT Namun, setelah implementasi pengabdian masyarakat, sebagian besar partisipan mencapai tingkat tertinggi literasi, yaitu Tingkat Cerita 2 di mana merekaNamun, setelah implementasi pengabdian masyarakat, sebagian besar partisipan mencapai tingkat tertinggi literasi, yaitu Tingkat Cerita 2 di mana mereka
UNSULTRAUNSULTRA Aspek keselamatan pejalan kaki juga termasuk dalam kriteria tidak baik, dengan nilai persentase sebesar 46%. Hubungan antara kondisi fasilitas pedestrianAspek keselamatan pejalan kaki juga termasuk dalam kriteria tidak baik, dengan nilai persentase sebesar 46%. Hubungan antara kondisi fasilitas pedestrian