ARITEKINARITEKIN

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik SipilKonstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil

Penelitian ini mengkaji bagaimana manajer proyek konstruksi di Kota Malang mengelola dan meningkatkan penggunaan sumber daya manusia (SDM) dalam proyek-proyek mereka. Penelitian ini didorong oleh pentingnya manajemen SDM yang efektif dalam memastikan kesuksesan proyek dan kurangnya studi yang fokus pada strategi operasional manajer proyek dalam konteks lokal. Studi ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif dan analitis. Metode ini melibatkan penyebaran survei kepada 40 responden, termasuk manajer proyek, kontraktor, dan mandor. Variabel independen meliputi gaya kepemimpinan dan pengawasan, perencanaan sumber daya manusia dan alokasi tenaga kerja, pelatihan dan pengembangan kompetensi, komunikasi dan koordinasi tim, pemantauan dan evaluasi kinerja, serta motivasi dan kesejahteraan. Variabel dependen adalah sejauh mana pengelolaan sumber daya manusia dioptimalkan. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua instrumen penelitian valid dan reliabel. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan pengawasan, serta perencanaan sumber daya manusia dan alokasi tenaga kerja, memiliki efek parsial yang signifikan dalam meningkatkan praktik manajemen sumber daya manusia. Variabel lain memiliki efek parsial yang positif tetapi tidak signifikan secara statistik. Secara keseluruhan, manajemen sumber daya manusia dalam proyek konstruksi di Kota Malang dianggap cukup baik. Studi ini menegaskan bahwa kepemimpinan dan perencanaan tenaga kerja merupakan faktor strategis utama bagi manajer proyek dalam meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia dalam proyek konstruksi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden tidak berdampak secara signifikan terhadap tingkat optimalisasi manajemen sumber daya manusia.Perusahaan konstruksi perlu memprioritaskan peningkatan kapasitas manajerial di lapangan, terutama dalam hal perencanaan tenaga kerja, kepemimpinan operasional, dan sistem yang terstruktur untuk melacak dan menilai kinerja.Untuk meningkatkan efisiensi proyek, juga penting untuk mendapatkan dukungan institusional, seperti pelatihan manajemen SDM lapangan dan pengembangan sistem pengawasan berbasis kinerja.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan geografis dan jumlah responden untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, penelitian dapat menggabungkan variabel organisasi dan sistem manajemen proyek yang lebih komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang lebih luas yang memengaruhi optimalisasi SDM. Ketiga, penelitian komparatif antarwilayah atau jenis proyek dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang berbeda dalam pengelolaan SDM konstruksi. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika manajemen SDM dalam proyek konstruksi dapat diperoleh, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan produktivitas industri konstruksi secara keseluruhan.

  1. The actualization of leadership models adopted by field implementers that influencing the contractor... doi.org/10.5937/jaes17-21908The actualization of leadership models adopted by field implementers that influencing the contractor doi 10 5937 jaes17 21908
Read online
File size1.13 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test