UNTARUNTAR

Jurnal Kontemporer AkuntansiJurnal Kontemporer Akuntansi

Indonesia merupakan salah satu negara yang sedang berkembang, dimana salah satu sumber penghasilan terbesar negara Indonesia berasal dari penghasilan pajaknya. Dengan adanya peraturan pemerintah untuk memberikan insentif penurunan tarif pajak pada badan, namun masih tetap terdapat perbedaan pendapat antara pemerintah sehingga menyebabkan para wajib pajak badan melakukan pengurangan pembayaran pajak secara illegal maupun legal. Dalam penelitian ini metode pengurangan pajak secara legal. Dilakukan penelitian terhadap capital intensity, liquidity, dan leverage terhadap tax avoidance dengan pertumbuhan penjualan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar dalam BEI periode 2012-2019. Hipotesis penelitian capital intensity dan leverage dapat berpengaruhi signifikan dan positif terhadap tax avoidance, liquidity tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, dan pertumbuhan penjualan memperlemah pengaruh capital intensity, liquidity, dan leverage terhadap tax avoidance. Metode pemilihan sampel purposive sampling dan 8 perusahaan yang terpilih sebagai sampel. Teknik untuk memproses data metode analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS dan Microsoft Office 2013. Hasil penelitian menunjukkan capital intensity, liquidity, dan leverage tidak berpengaruh signifikan sedangkan pertumbuhan penjualan tidak memengaruhi hubungan antar capital intensity, liquidity, dan leverage terhadap tax avoidance.

Dalam melakukan penelitian ini, langkah awal yang dilakukan adalah pengujian asumsi klasik yang meliputi pengujian normalitas, pengujian multikolinearitas, pengujian heteroskedastisitas, dan pengujian autokorelasi Hasil pengujian asumsi klasik menunjukan bahwa persamaan regresi yang digunakan dalam penelitian ini telah memiliki variabel residual yang terdistribusi normal, tidak terjadi korelasi antar variabel independen (multikolinearitas), tidak mengandung autokorelasi, dan tidak terjadi masalah heteroskedastisitas sehingga, dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi yang akan digunakan untuk menganalisis hubungan variabel independen terhadap variabel dependen dalam penelitian ini layak untuk diuji.Setelah pengujian asumsi klasik selesai dilakukan, pengujian yang dilakukan selanjutnya adalah analisis regresi berganda, pengujian statistik F (ANOVA), pengujian statistik t, dan pengujian koefisien determinasi (adjusted R square).Hasil pengujian statistik F menunjukan variabel capital intensity, variabel liquidity, variabel leverage, variabel pertumbuhan penjualan, variabel capital intensity yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel liquidity yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel leverage yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel profitability, dan variabel ukuran perushaan memiliki hubungan simultan dengan variabel dependen tax avoidance.Berdasarkan hasil pengujian statistik t yang telah dilakukan dalam penelitian ini, variabel capital intensity, variabel liquidity, variabel leverage, variabel pertumbuhan penjualan, variabel capital intensity yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel liquidity yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel leverage yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, dan variabel ukuran perusahaan berpengaruh tidak signifikan terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2012-2019 sedangkan, variabel profitability berpengaruh signifikan dan negatif terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2012 – 2019.Hasil pengujian koefisien determinasi (adjusted R square) tanpa variabel moderasi menunjukan bahwa variabel capital intensity, variabel liquidity, dan variabel leverage memiliki keterbatasan dalam menjelaskan variabel tax avoidance.Hal ini terlihat pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa, variabel-variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 21% dan sisanya sebesar 79% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Sedangkan hasil pengujian koefisien determinasi (adjusted R square) dengan variabel moderasi menunjukan bahwa variabel capital intensity, variabel liquidity, variabel leverage, variabel pertumbuhan penjualan, variabel capital intensity yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel liquidity yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel leverage yang dimoderasi oleh variabel pertumbuhan penjualan, variabel profitability dan variabel ukuran perusahaan memiliki keterbatasan dalam menjelaskan variabel tax avoidance.Hal ini terlihat pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa, variabel-variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 31.8% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan menambah jumlah sampel yang diuji untuk lebih dapat membuktikan kondisi yang sebenarnya. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menambahkan sektor penelitian yang akan dilakukan, tidak terbatas hanya pada perusahaan sektor pertambangan, sehingga hasil penelitian selanjutnya dapat lebih menggambarkan keadaan pasar secara umum dan keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan menambahkan periode penelitian agar dapat menunjukkan keadaan sebenarnya yang sedang terjadi saat ini. Keempat, penelitian dapat dilakukan dengan mempertimbangkan melakukan penambahan atau penggantian objek variabel independen, variabel moderasi, dan variabel control yang dianggap dapat menambah atau memengaruhi variabel tax avoidance, baik itu variabel yang berasal dari internal perusahaan maupun variabel-variabel yang berasal dari faktor makro ekonomi.

  1. PENGARUH LIKUIDITAS DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN | Abdullah... jurnal.umsu.ac.id/index.php/akuntan/article/view/4755PENGARUH LIKUIDITAS DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN Abdullah jurnal umsu ac index php akuntan article view 4755
  2. Pengaruh Leverage dan Liquidity Terhadap Tax Avoidance Dengan Inventory Intensity Sebagai Variabel Moderasi... doi.org/10.28932/jam.v11i2.1996Pengaruh Leverage dan Liquidity Terhadap Tax Avoidance Dengan Inventory Intensity Sebagai Variabel Moderasi doi 10 28932 jam v11i2 1996
  3. PENGARUH THIN CAPITALIZATION, CAPITALINTENSITY, DAN PROFITABILITAS TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN... doi.org/10.18860/em.v8i1.4956PENGARUH THIN CAPITALIZATION CAPITALINTENSITY DAN PROFITABILITAS TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN doi 10 18860 em v8i1 4956
Read online
File size735.71 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test