UBAYAUBAYA

Jurnal Bisnis TerapanJurnal Bisnis Terapan

Kecepatan akses internet dan pertumbuhan pesat industri smartphone mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi. Dalam bidang pemasaran, hal ini berdampak pada cara pelaksanaan promosi. Pemanfaatan media sosial yang sebenarnya merupakan sarana interaksi sosial antara individu online menjadi umum digunakan oleh perusahaan sebagai alat promosi termasuk dalam industri pariwisata. Salah satu media sosial yang sering digunakan adalah Instagram, sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan gambar beserta pesan singkat dengan pengguna lain. Studi ini membahas bagaimana Instagram sebagai media sosial dapat memengaruhi intensi beli konsumen terhadap destinasi wisata. Subjek penelitian adalah Floating Market yang berlokasi di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan melalui Instagram efektif dalam meningkatkan intensi beli konsumen hingga 50,2%.

Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan media sosial Instagram yang baik, terutama melalui konteks, komunikasi, kolaborasi, dan koneksi, menunjukkan respons positif dari konsumen.Intensitas minat beli konsumen terhadap Floating Market juga tergolong tinggi, terutama saat informasi mengenai event-event yang diselenggarakan diunggah melalui akun Instagram.Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara media sosial Instagram terhadap minat beli konsumen, yang mengindikasikan bahwa semakin efektif media sosial Instagram digunakan, maka semakin tinggi pula minat beli konsumen.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai pengaruh faktor-faktor lain, seperti kualitas konten dan interaksi dengan pengikut, terhadap intensi beli konsumen melalui Instagram. Hal ini penting untuk memahami lebih jauh bagaimana perusahaan dapat mengoptimalkan strategi pemasaran media sosial mereka. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan sampel yang lebih beragam, termasuk wisatawan dari berbagai usia dan latar belakang, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas Instagram sebagai sarana promosi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran influencer dalam memengaruhi intensi beli konsumen, dengan menganalisis bagaimana kolaborasi dengan influencer dapat meningkatkan jangkauan dan efektivitas kampanye pemasaran di Instagram. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana media sosial Instagram dapat dimanfaatkan secara efektif untuk meningkatkan minat beli konsumen di industri pariwisata.

Read online
File size375.98 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test