TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD)Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD)ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyakit infeksi pernapasan yang menyerang salah satu atau lebih bagian dari saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, udara tercemar, dan alergi terhadap benda-benda tertentu. ISPA sering terjadi pada anak karena sistem kekebalan tubuh anak masih rendah, tetapi orang dewasa juga bisa terkena penyakit ini. Banyak orang tua yang tidak mengetahui gejala dan tindakan awal jika anak terserang ISPA, terutama jenis ISPA yang paling sering menyerang anak, yaitu Commond Cold. Orang tua biasanya baru membawa anak ke dokter setelah kondisinya parah, yang menyebabkan tingginya angka kematian karena ISPA pada anak. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang akan menjadi Knowledge Assistant untuk membantu masyarakat memperoleh informasi terkait penyakit ISPA dengan menggunakan metode Certainty Factor. Metode Certainty Factor menggambarkan tingkat keyakinan seorang pakar dengan menggunakan nilai keyakinan dan ketidakyakinan dalam mengukur tingkat diagnosis berdasarkan gejala yang dialami pasien. Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah Sistem Pakar dengan penerapan Metode Certainty Factor yang dapat membantu pihak puskesmas dalam mendiagnosis penyakit ISPA, sehingga penanganan bisa dilakukan dengan lebih cepat.
Berdasarkan hasil analisis permasalahan terkait mendiagnosis penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), sistem dapat digunakan oleh pasien, admin puskesmas, atau dokter di Puskesmas Gunung Meriah untuk melakukan diagnosis penyakit ISPA secara akurat.Sistem ini dapat mengeluarkan output berupa nilai kemungkinan dan hasil diagnosis dengan menerapkan metode Certainty Factor sebagai alat perhitungan.Dalam mendiagnosis penyakit ISPA, terlebih dahulu ditentukan nilai mb dan md pada setiap gejala berdasarkan sampel riwayat kasus yang telah terjadi sebelumnya.Kemudian, menghitung nilai kemungkinan hasil diagnosis penyakit berdasarkan basis aturan (Rulebase) pada setiap gejala.Perancangan dan pembangunan sistem dirancang terlebih dahulu dengan menggunakan bahasa pemodelan UML, kemudian dibangun berbasis web dengan desain tampilan antarmuka (Interface), dan setelah itu pada tahapan penulisan kode program (Coding) pada setiap form agar sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.Berdasarkan hasil uji dan implementasi, sistem dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan perhitungan yang dihasilkan oleh sistem sama dengan hasil perhitungan manual yang dilakukan dengan menggunakan metode Certainty Factor.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dikembangkan sistem pakar yang lebih komprehensif dengan memasukkan lebih banyak jenis penyakit ISPA dan gejala-gejalanya. Selain itu, dapat dilakukan penelitian untuk menguji keakuratan sistem pakar ini dengan menggunakan data sampel yang lebih besar dan beragam. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengintegrasikan sistem pakar dengan sistem kesehatan digital yang sudah ada, seperti sistem pendaftaran pasien atau sistem rekam medis elektronik, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan antarmuka pengguna yang lebih ramah dan mudah digunakan, terutama bagi masyarakat awam yang mungkin tidak familiar dengan teknologi. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak sosial dan ekonomi dari implementasi sistem pakar ini, seperti penurunan angka kematian akibat ISPA dan penghematan biaya kesehatan.
- Analisis Aritmia (Gangguan Irama Jantung) Menerapkan Metode Certainty Factor | JURNAL MEDIA INFORMATIKA... doi.org/10.30865/mib.v5i4.3289Analisis Aritmia Gangguan Irama Jantung Menerapkan Metode Certainty Factor JURNAL MEDIA INFORMATIKA doi 10 30865 mib v5i4 3289
- Penerapan Metode Hybrid Case Base Pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Obesitas | JURNAL MEDIA INFORMATIKA... doi.org/10.30865/mib.v6i1.3491Penerapan Metode Hybrid Case Base Pada Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Obesitas JURNAL MEDIA INFORMATIKA doi 10 30865 mib v6i1 3491
- SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING (STUDI DI... doi.org/10.31326/sistek.v4i2.1354SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING STUDI DI doi 10 31326 sistek v4i2 1354
| File size | 967.86 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPPUMPP Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kepuasan dan kenyamanan pelanggan, serta memperbaiki kualitas produk dan layanan Shopee sesuaiTemuan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kepuasan dan kenyamanan pelanggan, serta memperbaiki kualitas produk dan layanan Shopee sesuai
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Analisis SWOT dan value chain digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas utama dan pendukung serta faktor internal dan eksternal organisasi. Hasil penelitianAnalisis SWOT dan value chain digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas utama dan pendukung serta faktor internal dan eksternal organisasi. Hasil penelitian
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Perkembangan teknologi informasi mendorong berbagai sektor usaha untuk memanfaatkan sistem digital dalam mendukung efisiensi layanan. Salah satunya adalahPerkembangan teknologi informasi mendorong berbagai sektor usaha untuk memanfaatkan sistem digital dalam mendukung efisiensi layanan. Salah satunya adalah
DIM UNPASDIM UNPAS Implikasi praktis diarahkan untuk meningkatkan efektivitas program MBG dan inisiatif publik serupa. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sistem, efektivitasImplikasi praktis diarahkan untuk meningkatkan efektivitas program MBG dan inisiatif publik serupa. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas sistem, efektivitas
DIM UNPASDIM UNPAS Melalui analisis literatur dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah terkini, penelitian menyoroti bagaimana teknologi AI—seperti algoritma prediktif, personalisasi,Melalui analisis literatur dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah terkini, penelitian menyoroti bagaimana teknologi AI—seperti algoritma prediktif, personalisasi,
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Penelitian ini menerapkan Metode Teorema Bayes pada sistem pakar dengan melakukan wawancara pakar untuk menentukan gejala dan probabilitasnya. Sistem dirancangPenelitian ini menerapkan Metode Teorema Bayes pada sistem pakar dengan melakukan wawancara pakar untuk menentukan gejala dan probabilitasnya. Sistem dirancang
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil menghasilkan solusi yang optimal, dengan mengurangi biaya total pengiriman secara signifikan,Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil menghasilkan solusi yang optimal, dengan mengurangi biaya total pengiriman secara signifikan,
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Aplikasi sistem pakar yang dibuat menggunakan metode Naive Bayes dikarenakan metode Naive Bayes merupakan metode klasifikasi terbaik dengan probabilitasAplikasi sistem pakar yang dibuat menggunakan metode Naive Bayes dikarenakan metode Naive Bayes merupakan metode klasifikasi terbaik dengan probabilitas
Useful /
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Metode SAW sangat tepat digunakan dalam menentukan pemilihan jurusan sesuai bakat di smk negeri 1 kutalimbaru dengan dua belas kriteria dan menggunakanMetode SAW sangat tepat digunakan dalam menentukan pemilihan jurusan sesuai bakat di smk negeri 1 kutalimbaru dengan dua belas kriteria dan menggunakan
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Sebaliknya, Isolation Forest menghasilkan distribusi skor yang lebih menyebar (0,3–0,7) dan presisi sedikit lebih rendah (ROC-AUC 0,85), tetapi secaraSebaliknya, Isolation Forest menghasilkan distribusi skor yang lebih menyebar (0,3–0,7) dan presisi sedikit lebih rendah (ROC-AUC 0,85), tetapi secara
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Tetapi masih banyak terdapat kelemahan-kelemahan dari sistem wajah. Salah satu masalah yang masih terbuka untuk diteliti ialah suatu pengembalian padaTetapi masih banyak terdapat kelemahan-kelemahan dari sistem wajah. Salah satu masalah yang masih terbuka untuk diteliti ialah suatu pengembalian pada
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Apabila salah dalam menentukan lokasi pembukaan cabang, maka dapat menimbulkan profit yang diperoleh tidak maksimal serta target penjualan yang tidak sesuaiApabila salah dalam menentukan lokasi pembukaan cabang, maka dapat menimbulkan profit yang diperoleh tidak maksimal serta target penjualan yang tidak sesuai