IBSIBS

Journal of Accounting, Management and Islamic EconomicsJournal of Accounting, Management and Islamic Economics

Penelitian ini menguji pengaruh Operating Capacity, Profitability, Sales Growth terhadap Financial Distress. Penelitian ini melakukan perbandingan dua periode yaitu periode sebelum Covid-19 (2017-2019) dan periode semasa Covid-19 (2019-2021). Penelitian ini menggunakan data dari 21 perusahaan sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software E-views 9. Hasil penelitian ini menunjukkan Operating Capacity tidak berpengaruh terhadap Financial Distress pada periode sebelum Covid-19 (2017-2019) dan semasa Covid-19 (2019-2021). Sales Growth tidak berpengaruh terhadap Financial Distress pada periode sebelum Covid-19 (2017-2019), namun Sales Growth berpengaruh positif terhadap Financial Distress pada periode semasa Covid-19 (2019-2021). Profitability berpengaruh negatif terhadap Financial Distress pada periode sebelum Covid-19 (2017-2019) dan semasa Covid-19 (2019-2021).

Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan peneliti mengenai pengaruh operating capacity, profitability, dan sales growth terhadap financial distress pada perusahaan sektor ritel.Variabel operating capacity yang diproksikan dengan total assets turnover (TATO) pada periode sebelum dan semasa Covid-19 ditemukan tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress.Lalu, variabel profitability yang diproksikan dengan return on assets (ROA) pada periode sebelum dan semasa Covid-19 ditemukan memiliki pengaruh negatif terhadap financial distress.Kemudian, variabel sales growth pada periode sebelum Covid-19 ditemukan tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress.Namun, pada periode semasa Covid-19 (2019-2021) ditemukan bahwa sales growth memiliki pengaruh positif terhadap financial distress.

Penelitian selanjutnya dapat menggunakan objek penelitian dari sektor yang berbeda atau objek penelitian dari berbagai jenis negara dengan menambahkan periode pengamatan. Selain itu, dapat menggunakan profitability ratio lain seperti Return on Equity, Return on Investment, Net Profit Margin, dan Gross Profit Margin. Pengembangan lebih lanjut juga dapat dilakukan dengan menggunakan operating capacity ratio seperti Working Capital Turnover dan Fixed Assets Turnover, serta mengukur variabel dependen menggunakan metode Zmijewski dan Springate. Terakhir, penambahan variabel kontrol selain firm size dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif dalam menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi financial distress.

  1. Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Total Arus Kas dan Ukuran Perusahaan terhadap Financial Distress pada... stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/view/102Pengaruh Profitabilitas Leverage Total Arus Kas dan Ukuran Perusahaan terhadap Financial Distress pada stiealwashliyahsibolga ac jurnal index php jesya article view 102
Read online
File size377.38 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test