JIS INSTITUTEJIS INSTITUTE

International Journal of Marketing & Human Resource ResearchInternational Journal of Marketing & Human Resource Research

Penelitian ini mengkaji pengaruh motivasi, beban kerja, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada RSUD Dr. (HC) Ir. Soekarno, Provinsi Bangka Belitung. Penelitian ini merupakan penelitian verifikasi (studi kausal) dengan tiga variabel independen (motivasi kerja, beban kerja, stres kerja), satu variabel dependen (kinerja karyawan), dan satu variabel intervening (kepuasan kerja). Populasi penelitian terdiri dari seluruh 320 pegawai tetap RSUD Dr. (HC) Ir. Soekarno, tidak termasuk tenaga medis, dengan sampel sebanyak 160 pegawai tetap yang dipilih menggunakan teknik purposif (accidental) probabilitas. Model analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, beban kerja, dan stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara signifikan melalui peran mediasi kepuasan kerja.

Motivasi, beban kerja, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh kepuasan kerja di RSUD Dr.Untuk meningkatkan kinerja, rumah sakit perlu memperkuat motivasi melalui penghargaan, memperbaiki fasilitas serta menyeimbangkan beban kerja dengan penyesuaian rasio pegawai‑pekerjaan dan penetapan tugas yang konsisten.Selain itu, manajemen harus mengendalikan stres kerja dengan membatasi beban kerja sesuai kapasitas, menyediakan kesempatan penyegaran, serta memfasilitasi keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak penerapan sistem informasi kesehatan digital terhadap pengurangan beban kerja dan stres pada tenaga non‑medis di rumah sakit, dengan mengukur efisiensi proses administratif dan kepuasan kerja. Selain itu, perlu diteliti bagaimana gaya kepemimpinan transformasional dibandingkan dengan kepemimpinan transaksional berperan dalam meningkatkan motivasi kerja dan kepuasan kerja pegawai, menggunakan pendekatan survei longitudinal. Selanjutnya, sebuah studi jangka panjang dapat mengkaji efektivitas program kesejahteraan karyawan, seperti pelatihan mindfulness, program kebugaran, dan kebijakan kerja fleksibel, terhadap penurunan tingkat stres kerja serta peningkatan kinerja, sehingga memberikan dasar empiris bagi kebijakan manajerial yang lebih holistik.

  1. "MOTIVASI DAN BEBAN KERJA SEBAGAI PENENTU KINERJA KARYAWAN DI RSIA SELA" by Adi Candra, Weka... doi.org/10.7454/arsi.v8i1.4134MOTIVASI DAN BEBAN KERJA SEBAGAI PENENTU KINERJA KARYAWAN DI RSIA SELA by Adi Candra Weka doi 10 7454 arsi v8i1 4134
  2. The effect of workload and job stress on job satisfaction mediated by work motivation | International... doi.org/10.20525/ijrbs.v11i9.2209The effect of workload and job stress on job satisfaction mediated by work motivation International doi 10 20525 ijrbs v11i9 2209
  3. Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan | Tarjo | JAMIN : Jurnal Aplikasi... doi.org/10.47201/jamin.v2i1.38Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Tarjo JAMIN Jurnal Aplikasi doi 10 47201 jamin v2i1 38
  4. The Role of Motivation in Mediation of Job stress on Performance of General Hospital Employees | European... eu-opensci.org/index.php/ejbmr/article/view/51618The Role of Motivation in Mediation of Job stress on Performance of General Hospital Employees European eu opensci index php ejbmr article view 51618
Read online
File size530.54 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test