UNUKALTIMUNUKALTIM

Journal of Sustainable TransformationJournal of Sustainable Transformation

Telur mudah mengalami penurunan kualitas yang disebabkan oleh penguapan air dan CO2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman daun sirih (Piper betle L.) dalam peningkatan kualitas telur asin yang dianalisa dengan menghitung jumlah bakteri terhadap kualitas telur asin. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut BNJ dengan taraf signifikansi 5%. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 butir telur bebek yang dibagi menjadi 4 perlakuan yaitu tanpa perendaman larutan daun sirih (AB1) dan dengan perendaman larutan daun sirih 20% (AB2), 30% (AB3), dan 40% (AB4) dengan 3 kali ulangan untuk uji organleptik. Hasil terbaik untuk uji organoleptik yaitu pada perendaman konsentrasi 40% sementara itu, total bakteri pada telur asin perendaman konsentrasi 30% diperoleh hasil terbaik, dengan nilai 35x104 cfu/g. Telur asin dan larutan daun sirih konsentrasi 40% yang paling disukai panelis. Hasil telur asin yang diberi perlakuan perendaman larutan daun sirih pada konsentrasi 30% memberikan jumlah cemaran bakteri yang paling kecil jika dibandingkan dengan yang lainnya.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlakuan perendaman dengan konsentrasi bertingkat daun sirih secara umum memberikan pengaruh yang nyata terhadap organoleptik panelis dan jumlah cemaran bakteri.Namun, perlakuan ini tidak secara signifikan berfungsi sebagai agen pengawet yang efektif dalam mempertahankan kualitas telur asin selama 15 hari penyimpanan.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan daun sirih sebagai pengawet alami.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dalam daun sirih yang bertanggung jawab atas sifat antimikroba dan peningkatan kualitas organoleptik telur asin. Kedua, studi lebih mendalam mengenai pengaruh kombinasi perendaman daun sirih dengan metode pengawetan lain, seperti penggunaan suhu rendah atau bahan pengawet alami lainnya, dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengawetan telur asin. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh berbagai varietas daun sirih terhadap kualitas telur asin juga dapat dilakukan untuk menemukan varietas yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas dan memperpanjang umur simpan telur asin. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi daun sirih sebagai pengawet alami dan berkontribusi pada pengembangan produk telur asin yang lebih berkualitas dan aman dikonsumsi.

  1. Karakteristik Fisikokimia dan Mikrobiologi Permen Jeli Jahe (Zingiber officinale) terhadap Daya Simpan... jtai.politala.ac.id/index.php/JTAI/article/view/129Karakteristik Fisikokimia dan Mikrobiologi Permen Jeli Jahe Zingiber officinale terhadap Daya Simpan jtai politala ac index php JTAI article view 129
  2. Pengaruh Lama dan Suhu Penyimpanan Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle linn) Dengan Aquades Terhadap... doi.org/10.21776/ub.jtapro.2017.018.02.3Pengaruh Lama dan Suhu Penyimpanan Ekstrak Daun Sirih Hijau Piper betle linn Dengan Aquades Terhadap doi 10 21776 ub jtapro 2017 018 02 3
  3. UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN MIMBA (Azadirachta indica A. Juss) SEBAGAI BAHAN PENGAWET ALAMI BUAH TOMAT... doi.org/10.36733/medicamento.v6i2.1108UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN MIMBA Azadirachta indica A Juss SEBAGAI BAHAN PENGAWET ALAMI BUAH TOMAT doi 10 36733 medicamento v6i2 1108
Read online
File size246.44 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test