JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION
Jurnal Syntax AdmirationJurnal Syntax AdmirationKeselamatan dan kesehatan kerja merupakan instrumen yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Perlindungan tersebut merupakan hak asasi yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. K3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zero accident). Dalam bidang jasa konstruksi banyak ditemukan permasalahan mengenai belum optimalnya penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3), adapun belum optimalnya penerapan tersebut disebabkan dari beberapa faktor. Salah satu kegiatan yang berpengaruh dalam keberhasilan pekerjaan adalah kapasitas dan kapabilitas dari penyedia jasa. Evaluasi penilaian kinerja penyedia jasa adalah proses mengukur, menganalisis, dan mengelola kinerja penyedia yang bertujuan mengurangi biaya, mengurangi resiko dan mengarahkan perbaikan yang berkelanjutan dalam nilai dan operasional. Penelitian ini berupaya melakukan evaluasi kinerja penyedia jasa dalam penerapan SMK3 berdasarkan Kriteria Penerapan SMK3 dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Lokasi penelitian adalah proyek Preservasi Jalan Simpang Siak Sri Indrapura – Mengkapan/ Buton (MYC) di Kabupaten Siak, Provinsi Riau yang merupakan salah satu proyek konstruksi yang memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi.
Dari hasil analisis dapat menggambarkan bahwa dalam pelaksanaan proyek Preservasi Jalan Simpang Siak Sri Indrapura – Mengkapan/Buton (MYC), management factor merupakan kriteria yang paling berpengaruh pada penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan nilai sebesar 33,5 %, dengan Sub Kriteria yang paling berpengaruh adalah Sistem Operasional Prosedur (SOP).Sedangkan untuk kriteria lainnya seperti Human Factor merupakan prioritas kedua dengan nilai 33,26%, dengan sub kriteria yang paling berpengaruh adalah Aspek Psikologis.Environmental Factor menempati urutan prioritas ketiga dengan nilai 12,66 % dengan sub kriteria yang paling berpengaruh adalah Aspek Fasilitas.Material Factor mendapatkan peringkat prioritas ke empat dengan nilai sebesar 11,45 % sedangkan sub kriteria yang paling berpengaruh adalah Aspek Kualitas.Prioritas yang terakhir adalah Equipment Factor dengan nilai 9,15 % dengan sub kriteria utama adalah Aspek Perawatan.Kinerja penyedia jasa dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMKK) berdasarkan kriteria yang telah ditinjau, mendapatkan skor kinerja sebesar 2.Hal tersebut menunjukkan kinerja penyedia jasa termasuk predikat Baik (2 s.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model evaluasi SMK3 berbasis teknologi digital untuk meningkatkan akurasi analisis. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi pengaruh faktor psikologis pekerja terhadap implementasi SMK3 melalui pendekatan kualitatif. Terakhir, peneliti dapat membandingkan efektivitas metode AHP dengan pendekatan lain seperti fuzzy logic untuk memperbaiki skala prioritas dalam evaluasi keselamatan konstruksi.
| File size | 709.51 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMAUNIMA Faktor-faktor kritis menjadi penentu meningkatnya potensi untuk mencapai keberhasilan proyek, sedangkan keberhasilan proyek dapat dievaluasi dengan bantuanFaktor-faktor kritis menjadi penentu meningkatnya potensi untuk mencapai keberhasilan proyek, sedangkan keberhasilan proyek dapat dievaluasi dengan bantuan
UM SURABAYAUM SURABAYA 00 menunjukkan durasi penyelesaian sesuai rencana. Nilai BAC (Rp 11.462.502.700) > BEAC (Rp 10.271.541.738) menunjukkan proyek mengalami keuntungan. Nilai00 menunjukkan durasi penyelesaian sesuai rencana. Nilai BAC (Rp 11.462.502.700) > BEAC (Rp 10.271.541.738) menunjukkan proyek mengalami keuntungan. Nilai
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini dilakukan dengan cara mengkompilasi seluruh data hasil pengujian tanah dan membuat peta jenis tanah permukaan di sepanjang wilayah kotaPenelitian ini dilakukan dengan cara mengkompilasi seluruh data hasil pengujian tanah dan membuat peta jenis tanah permukaan di sepanjang wilayah kota
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Lebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan konsep perlindungan hukum yang komprehensif bagi penyedia jasa atas pemutusanLebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan konsep perlindungan hukum yang komprehensif bagi penyedia jasa atas pemutusan
ARITEKINARITEKIN Berdasarkan kajian terhadap 16 literatur terpilih, penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam Integrated Project Delivery (IPD) memberikan kontribusiBerdasarkan kajian terhadap 16 literatur terpilih, penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam Integrated Project Delivery (IPD) memberikan kontribusi
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penilaian risiko akan dianalisis menggunakan matriks risiko. Respon risiko dari masing-masing pihak akan dilakukan dengan wawancara berdasarkan tiapHasil penilaian risiko akan dianalisis menggunakan matriks risiko. Respon risiko dari masing-masing pihak akan dilakukan dengan wawancara berdasarkan tiap
UNTAG SMDUNTAG SMD Jumlah pekerja di sektor konstruksi mencapai sekitar 4,5 juta orang, di mana 15% di antaranya hanya menerima pendidikan hingga tingkat sekolah dasar, bahkanJumlah pekerja di sektor konstruksi mencapai sekitar 4,5 juta orang, di mana 15% di antaranya hanya menerima pendidikan hingga tingkat sekolah dasar, bahkan
UNTAG SMDUNTAG SMD Sehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Ruas jalan Samarinda – Bontang dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakanSehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Ruas jalan Samarinda – Bontang dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakan
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Saat ini, Beton ringan (lightweight concrete) untuk panel dinding banyak diminati oleh masyarakat untuk pekerjaan konstruksi bangunan karena ringan, pemasangannyaSaat ini, Beton ringan (lightweight concrete) untuk panel dinding banyak diminati oleh masyarakat untuk pekerjaan konstruksi bangunan karena ringan, pemasangannya
IFRELIFREL By incorporating indigenous spiritual and ecological principles, environmental governance can move towards more inclusive, community-driven approachesBy incorporating indigenous spiritual and ecological principles, environmental governance can move towards more inclusive, community-driven approaches
UNPERBAUNPERBA Mengingat Pekalongan dikenal sebagai Kota Kreatif Dunia dalam bidang Kerajinan dan Kesenian Rakyat, pengenalan membatik menjadi relevan untuk menanamkanMengingat Pekalongan dikenal sebagai Kota Kreatif Dunia dalam bidang Kerajinan dan Kesenian Rakyat, pengenalan membatik menjadi relevan untuk menanamkan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA ini berusaha memahami hubungan antara Penelitian pemanfaatan layanan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) dan penciptaan nilai publik dari perspektifini berusaha memahami hubungan antara Penelitian pemanfaatan layanan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) dan penciptaan nilai publik dari perspektif