UNSERAUNSERA
Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian MasyarakatPermasalahan pengelolaan sampah telah menjadi isu lingkungan yang mendesak, terutama di wilayah perkotaan dengan tingkat urbanisasi yang tinggi. Sampah yang tidak dikelola dengan baik berkontribusi besar terhadap penyumbatan saluran drainase dan pencemaran sumber air, yang berdampak pada meningkatnya risiko banjir, kerusakan infrastruktur, dan penurunan kualitas lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pengelolaan sampah berkelanjutan yang efektif dalam mencegah dampak negatif terhadap drainase dan sumber air. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan studi kasus pengelolaan sampah di Indonesia dan beberapa negara maju. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan multisektoral yang mencakup empat pilar utama, sosial, teknologi, kelembagaan, dan ekonomi, merupakan dasar dari model pengelolaan sampah yang tangguh. Partisipasi masyarakat, penerapan teknologi tepat guna, tata kelola kolaboratif, dan penguatan ekonomi sirkular merupakan faktor kunci keberhasilan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pengelolaan sampah dalam kebijakan adaptasi perubahan iklim sebagai upaya menuju pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.
Permasalahan sampah di Indonesia telah menimbulkan dampak serius terhadap sistem drainase dan kualitas sumber air.Sampah domestik, khususnya jenis plastik dan limbah B3, menjadi penyumbang utama pencemaran saluran air yang menyebabkan penyumbatan, banjir, kerusakan infrastruktur, dan pencemaran air permukaan serta air tanah.Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia dilaksanakan melalui pendekatan menyeluruh yang mencakup aspek sosial, teknologi, kelembagaan, dan ekonomi.Pertama, peningkatan literasi dan edukasi lingkungan bagi masyarakat merupakan langkah mendesak untuk membentuk kesadaran kolektif dalam mengelola sampah dari sumbernya.Selanjutnya, perlu adanya pengembangan infrastruktur dan teknologi tepat guna, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tingkat timbulan sampah tinggi.Dari sisi kelembagaan, penting bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat sinergi antar lembaga, termasuk pelibatan organisasi masyarakat sipil, komunitas lokal, dan sektor swasta.Terakhir, integrasi pengelolaan sampah ke dalam strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim sangat penting, mengingat limbah padat merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi berbasis AI untuk pemantauan real-time kualitas air dan volume sampah di saluran drainase, dengan mempertimbangkan penggunaan sensor digital yang ekonomis. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang mikroplastik pada ekosistem air dan kesehatan manusia, terutama di wilayah pesisir. Terakhir, studi tentang efektivitas insentif ekonomi untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam program daur ulang, seperti skema penghargaan atau pembebasan retribusi bagi pelaku usaha daur ulang, dapat memberikan wawasan baru untuk kebijakan pengelolaan sampah berkelanjutan.
| File size | 301.5 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Jenis penelitian deskriptif analitik yang mana dilakukan penilaian kondisi fisik, menganalisis kandungan bakteriologis coli tinja menggunakan metode MostJenis penelitian deskriptif analitik yang mana dilakukan penilaian kondisi fisik, menganalisis kandungan bakteriologis coli tinja menggunakan metode Most
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Limbah cair di ruang laboratorium dikirim ke pihak ketiga PT. Tenang Jaya Sejahtera hingga proses pemusnahannya, ruang radiologi sudah menggunakan sistemLimbah cair di ruang laboratorium dikirim ke pihak ketiga PT. Tenang Jaya Sejahtera hingga proses pemusnahannya, ruang radiologi sudah menggunakan sistem
IPBIPB Akumulasi logam berat dihitung melalui faktor konsentrasi di sedimen dan faktor biokonsentrasi (BCF) di organ ikan. Faktor konsentrasi logam berat di sedimenAkumulasi logam berat dihitung melalui faktor konsentrasi di sedimen dan faktor biokonsentrasi (BCF) di organ ikan. Faktor konsentrasi logam berat di sedimen
UPIUPI Kontaminasi air tanah oleh nitrat menjadi masalah global, terutama di wilayah pertanian di Maroko. Penelitian ini bertujuan menurunkan konsentrasi nitratKontaminasi air tanah oleh nitrat menjadi masalah global, terutama di wilayah pertanian di Maroko. Penelitian ini bertujuan menurunkan konsentrasi nitrat
IPBIPB Kandungan Pb pada air sumur tinggi pada kedua musim. Konsentrasi nitrat dan Pb melebihi standar kualitas air limbah, sehingga air lindi tidak layak dibuangKandungan Pb pada air sumur tinggi pada kedua musim. Konsentrasi nitrat dan Pb melebihi standar kualitas air limbah, sehingga air lindi tidak layak dibuang
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Polutan dalam sumur dipengaruhi oleh jarak sumur dari sumber pencemar serta kondisi lingkungan seperti banjir, konstruksi sumur dangkal, dan struktur tanahPolutan dalam sumur dipengaruhi oleh jarak sumur dari sumber pencemar serta kondisi lingkungan seperti banjir, konstruksi sumur dangkal, dan struktur tanah
IPBIPB Penelitian ini mengidentifikasi 13 instrumen penilaian yang disepakati oleh panel ahli sebagai faktor penentu Indeks Kualitas Lingkungan (EQI) di KabupatenPenelitian ini mengidentifikasi 13 instrumen penilaian yang disepakati oleh panel ahli sebagai faktor penentu Indeks Kualitas Lingkungan (EQI) di Kabupaten
MAHARDIKAMAHARDIKA Hasil: Rata-rata kadar besi sebelum perlakuan adalah 0,126 mg/l dan setelah perlakuan 0,02 mg/l. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,042 (p < 0,05),Hasil: Rata-rata kadar besi sebelum perlakuan adalah 0,126 mg/l dan setelah perlakuan 0,02 mg/l. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,042 (p < 0,05),
Useful /
IPBIPB Sampel tersebut menunjukkan nilai kekuatan tarik 10,9 MPa, pemanjangan saat putus 29%, dan biodegradasi 58%, serta terbukti mengandung gugus fungsi O–H,Sampel tersebut menunjukkan nilai kekuatan tarik 10,9 MPa, pemanjangan saat putus 29%, dan biodegradasi 58%, serta terbukti mengandung gugus fungsi O–H,
IPBIPB Pemadaman menggunakan agen berongga dapat mempercepsai proses pemadaman (3–4,6 menit) dibandingkan dengan menggunakan air (50 menit). Based on thePemadaman menggunakan agen berongga dapat mempercepsai proses pemadaman (3–4,6 menit) dibandingkan dengan menggunakan air (50 menit). Based on the
UNSERAUNSERA Permasalahan mitra diantaranya tidak mau menggunakan teknologi dalam pemasaran, tidak mau memasang merek dagang, dll. Metode pengabdian menggunakan pendekatanPermasalahan mitra diantaranya tidak mau menggunakan teknologi dalam pemasaran, tidak mau memasang merek dagang, dll. Metode pengabdian menggunakan pendekatan
UNSERAUNSERA Potensi dari sektor UMKM dapat memberikan kontribusi bagi negara dalam meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) serta mewujudkan kesejahteraan melaluiPotensi dari sektor UMKM dapat memberikan kontribusi bagi negara dalam meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) serta mewujudkan kesejahteraan melalui