ITSMITSM

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pekerjaan agar menjadi layak sesuai dengan prioritas Sustainability Development Goals dengan memberikan pengetahuan tentang potensi ekonomi wilayah. Di Desa Kotakan masih terdapat sebagian wilayah yang menjadi pusat aktivitas prostitusi. Paradoks dengan hal tersebut, tidak jauh dari lokasi prostitusi terdapat makam dari tokoh yang dianggap suci dan sering dikunjungi dalam konteks ziarah wisata religi. Namun demikian, pada sebagian masyarakat, ziarah seringkali disalahartikan, yaitu dengan berharap untuk memperoleh rezeki dan mendapatkan keberuntungan karena karisma dan keistimewaan tokoh yang dimakamkan di tempat ziarah, khususnya yang terjadi di Wisata Religi “Bujuk Nur Kasian. Pengabdian kepada Masyarakat ini juga ditujukan untuk melakukan rekonstruksi konsep ziarah untuk memperkokoh akidah dengan melakukan brainstorming terkait etika ziarah, etika moral masyarakat, dan secara simultan memberikan peluang potensi ekonomi untuk meningkatkan kelayakan pekerjaan. Metode dilakukan dengan pendekatan Asset Based Community Development dengan hasil masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan yang diukur dengan pengujian secara interaktif. Kegiatan dilakukan melalui upgrading dan brainstorming etika ziarah, etika moral, dan membangun kesadaran terhadap potensi ekonomi wilayah. Program ini juga berhasil membentuk Kelompok Sadar Wisata dan meningkatkan level keberdayaan ekonomi melalui kegiatan wisata religi.

Program pengabdian masyarakat yang menggunakan pendekatan integrasi dari hulu ke hilir berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai etika moral, etika ziarah, dan potensi bisnis secara signifikan, yang diukur melalui pengujian interaktif.Literasi masyarakat terhadap situs Makam Bujuk Nur Kasian sebagai destinasi wisata religi, budaya, dan ilmu pengetahuan juga semakin kuat, dibuktikan dengan terbentuknya Kelompok Sadar Wisata.Keterbatasan utama program adalah pendanaan yang belum mencukupi untuk memenuhi sarana prasarana dasar seperti air bersih, listrik, dan toilet, sehingga memerlukan pengembangan lebih lanjut dalam penyediaan infrastruktur pendukung.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang model penyediaan air bersih yang berkelanjutan di kawasan wisata religi Bujuk Nur Kasian, seperti melalui pengeboran sumur atau sistem penampungan air hujan, untuk menjamin ketersediaan air bagi wisatawan dan masyarakat sekitar. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut potensi pengembangan energi terbarukan seperti panel surya di lokasi wisata, mengingat keterbatasan jaringan listrik yang ada saat ini. Ketiga, penting untuk mengembangkan model manajemen toilet bersih dan ramah lingkungan yang bisa diintegrasikan dengan sistem ekonomi sirkular, seperti pengolahan limbah menjadi biogas, sehingga tidak hanya menjawab kebutuhan sanitasi tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Kotakan.

  1. View of Employing Notonagoro Semiotics in Deconstructing Public Sector Organization Performance.... journals.oneresearch.id/index.php/ijracs/article/view/41/39View of Employing Notonagoro Semiotics in Deconstructing Public SectorAOrganization Performance journals oneresearch index php ijracs article view 41 39
  2. INTERNET OF THINGS (IoT) DAN BLOCKCHAIN DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI | Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK).... jurnal.feb.unila.ac.id/index.php/jak/article/view/828INTERNET OF THINGS IoT DAN BLOCKCHAIN DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI Jurnal Akuntansi dan Keuangan JAK jurnal feb unila ac index php jak article view 828
  3. SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA DAN SEKS BEBAS BAGI MAHASISWA PRODI PGSD UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO... doi.org/10.36841/paradigma.v1i1.5467SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA DAN SEKS BEBAS BAGI MAHASISWA PRODI PGSD UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO doi 10 36841 paradigma v1i1 5467
  4. Religious Community Harmony In Hadith Perspective | Jurnal Living Hadis. religious community harmony... ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/Living/article/view/1630Religious Community Harmony In Hadith Perspective Jurnal Living Hadis religious community harmony ejournal uin suka ac ushuluddin Living article view 1630
  5. Mengembangkan Moderasi Beragama Mahasantri Melalui Ta’lim Ma’hadi di Pesantren Mahasiswa... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jpai/article/view/11239Mengembangkan Moderasi Beragama Mahasantri Melalui TaAolim MaAohadi di Pesantren Mahasiswa ejournal uin malang ac index php jpai article view 11239
Read online
File size847.13 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test