UNSERAUNSERA

Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian Masyarakat

Sosialisasi pengelolaan sampah di lingkungan Pondok Pesantren As-saadah, Kabupaten Serang, Banten, merupakan upaya strategis dalam menumbuhkan kesadaran kolektif santri dan civitas pesantren terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan berbasis nilai-nilai Islam dan prinsip ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses sosialisasi yang dilakukan serta efektivitasnya dalam mengubah perilaku santri terhadap pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan melalui tiga tahap yaitu sosialisasi, edukasi serta pelatihan dan praktik langsung terkait pemilahan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan partisipatif, pemanfaatan media visual, serta integrasi materi lingkungan, proses sosialisasi mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik santri dalam memilah dan mengolah sampah. Selain itu, muncul inisiatif kolektif untuk membuat bank sampah dan pemanfaatan sampah organik untuk kompos. Temuan ini memperkuat pentingnya peran pesantren sebagai agen perubahan sosial dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di SMP Pondok Pesantren Assaadah berhasil mencapai tujuan yang diharapkan yaitu kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran santri untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan.Selain itu kesadaran untuk melakukan pemilahan sampah juga meningkat cukup signifikan.Melalui tiga tahap utama yang dilakukan yakni sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pemilahan sampah, siswa tidak hanya diberikan pemahaman teori dan mengenai jenis-jenis sampah serta dampaknya terhadap lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan pemilahan sampah, yang memungkinkan mereka mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang dari program sosialisasi pengelolaan sampah di pesantren terhadap kebiasaan lingkungan santri. Selain itu, studi tentang penerapan ekonomi hijau dalam konteks pesantren lain di Indonesia bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi potensi pengembangan inovasi teknologi sederhana untuk mendaur ulang sampah organik dan anorganik di lingkungan pesantren secara mandiri.

Read online
File size409.08 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test