POLNAMPOLNAM

JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIK

Di laboratorium refrigerasi, pengukuran masih dilakukan secara manual. Pengumpulan data manual sangat bergantung pada pengamatan manusia, dengan ketepatan waktu dan akurasi yang tidak stabil dan akurasi keseluruhan yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan alat akuisisi data menggunakan mikrokontroler ESP-32 sebagai pengolah data yang dilengkapi dengan sensor suhu DS18B20, sensor arus SCT013, dan sensor tegangan ZMPT101B. Pengembangan alat ini menghasilkan alat monitoring yang dapat menyimpan data pengukuran secara real-time dan akurat untuk kegiatan belajar.

Uji coba dan analisis menunjukkan bahwa pengukuran parameter sistem refrigerasi dan tata udara menggunakan Data Acquisition (DAQ ESP-32) menghasilkan pengukuran yang dinamis, lebih akurat dan tepat dibandingkan pengukuran manual.Selisih perbedaan parameter berkisar antara 4 sampai 10 persen.

Untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem akuisisi data yang terintegrasi dengan konsep Internet of Things (IoT). Dengan menggabungkan IoT, sistem pendingin dan tata udara dapat beroperasi secara mandiri, memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan sensor-sensor tambahan untuk mengukur parameter-parameter kinerja sistem yang lebih spesifik, seperti tekanan dan aliran refrigeran. Dengan demikian, sistem monitoring dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan akurat, membantu dalam mendeteksi masalah dan meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan.

Read online
File size678.26 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test