POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKPenyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengakses fasilitas dan infrastruktur tanpa diskriminasi, termasuk fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di RSUD Dr. M. Haulussy, Kota Ambon, berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) No.14/PRT/M/2017. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dan pengukuran untuk menilai kelayakan fasilitas dan infrastruktur yang ada terkait aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Data pengukuran dibandingkan dengan standar yang ditetapkan dalam Permen PUPR No.14/PRT/M/2017. Tingkat kepatuhan yang ditemukan adalah: pintu 63,64%, koridor 100,00%, tangga 62,50%, ramp 80,00%, toilet 46,66%, dan bak cuci tangan yang memiliki tingkat kepatuhan terendah yaitu 25,00%. Berdasarkan evaluasi tersebut, tingkat kepatuhan aksesibilitas secara keseluruhan dari RSUD Dr. M. Haulussy adalah 62,97%, sesuai dengan persyaratan teknis yang ditetapkan dalam Permen PUPR No.14/PRT/M/2017 mengenai persyaratan kemudahan bangunan.
Berdasarkan hasil evaluasi aksesibilitas di Gedung RSUD Dr.Haulussy Ambon, ditemukan variasi tingkat kepatuhan pada enam komponen utama yang diteliti.Kepatuhan tertinggi terdapat pada koridor (100%), diikuti oleh ramp (80%), pintu (63,64%), dan tangga (62,50%).Sementara itu, toilet (46,66%) dan bak cuci tangan (25%) menunjukkan tingkat kepatuhan terendah.Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian fasilitas aksesibilitas mencapai 62,97%, yang memenuhi sebagian besar persyaratan teknis yang ditetapkan oleh Permen PUPR No.Perbaikan lebih lanjut, terutama pada fasilitas toilet dan bak cuci tangan, diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemandirian penyandang disabilitas.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap aksesibilitas di berbagai rumah sakit di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan umum. Kedua, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan penyandang disabilitas dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pengalaman mereka dalam mengakses fasilitas kesehatan, sehingga dapat menginformasikan perbaikan desain dan kebijakan. Ketiga, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan teknologi asistif yang terjangkau dan mudah digunakan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di lingkungan rumah sakit, seperti sistem navigasi berbasis suara atau aplikasi seluler yang menyediakan informasi tentang fasilitas yang ramah disabilitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berpusat pada kebutuhan penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang setara dan bermartabat.
| File size | 495.44 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Pengaruh ini terbukti dari nilai signifikansi variabel yang < 0,05 dan hasil analisis rhitung > rtabel. Secara keseluruhan, penerapan SMK3 pada proyekPengaruh ini terbukti dari nilai signifikansi variabel yang < 0,05 dan hasil analisis rhitung > rtabel. Secara keseluruhan, penerapan SMK3 pada proyek
POLNAMPOLNAM Observasi geomorfologi mengidentifikasi tiga satuan lahan: dataran aluvial (51%), dataran rawa (20%), dan daratan bergelombang (29%). Sebanyak 96 lubangObservasi geomorfologi mengidentifikasi tiga satuan lahan: dataran aluvial (51%), dataran rawa (20%), dan daratan bergelombang (29%). Sebanyak 96 lubang
POLNAMPOLNAM 2 ms, waktu settling 132. 5 ms, overshoot 2. 8%, dan error steady-state 0. 5 rpm dibandingkan dengan kontroler PID konvensional. Pengujian performa tracking2 ms, waktu settling 132. 5 ms, overshoot 2. 8%, dan error steady-state 0. 5 rpm dibandingkan dengan kontroler PID konvensional. Pengujian performa tracking
POLNAMPOLNAM Pola temporal menunjukkan variasi musiman sistematis dengan efisiensi puncak pada bulan Mei (96,2%) dan periodisitas harian-tahunan yang berkorelasi denganPola temporal menunjukkan variasi musiman sistematis dengan efisiensi puncak pada bulan Mei (96,2%) dan periodisitas harian-tahunan yang berkorelasi dengan
POLNAMPOLNAM Perhitungan penurunan menggunakan metode Vesic menghasilkan penurunan tiang tunggal sebesar 0,0420 m dan penurunan kelompok tiang sebesar 0,0939 m, yangPerhitungan penurunan menggunakan metode Vesic menghasilkan penurunan tiang tunggal sebesar 0,0420 m dan penurunan kelompok tiang sebesar 0,0939 m, yang
POLNAMPOLNAM Pada pembangunan Gedung Gereja Kehidupan Jemaat GPM Rumahtiga Klasis Ambon Utara, belum ada perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Rencana Kerja danPada pembangunan Gedung Gereja Kehidupan Jemaat GPM Rumahtiga Klasis Ambon Utara, belum ada perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Rencana Kerja dan
POLNAMPOLNAM Signifikasi tugas/task significance berpengaruh negatif terhadap produktivitas kerja dengan nilai T hitung -2,384 < -2,160. Berdasarkan uji R square dapatSignifikasi tugas/task significance berpengaruh negatif terhadap produktivitas kerja dengan nilai T hitung -2,384 < -2,160. Berdasarkan uji R square dapat
POLNAMPOLNAM Sedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biayaSedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biaya
Useful /
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI Hak Asasi Manusia adalah hak istimewa mendasar yang dimiliki setiap orang dan secara hakiki ada dalam naluri manusia sejak manusia dilahirkan. Hak AsasiHak Asasi Manusia adalah hak istimewa mendasar yang dimiliki setiap orang dan secara hakiki ada dalam naluri manusia sejak manusia dilahirkan. Hak Asasi
STAINIDAELADABISTAINIDAELADABI 0, yang ditandai oleh integrasi teknologi otomatisasi dan jaringan, menjadi poin awal perubahan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi0, yang ditandai oleh integrasi teknologi otomatisasi dan jaringan, menjadi poin awal perubahan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
POLNAMPOLNAM Infrastruktur yang dibebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang akan menyebabkan penurunan kualitas jalan, baik secara struktural maupun fungsional.Infrastruktur yang dibebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang akan menyebabkan penurunan kualitas jalan, baik secara struktural maupun fungsional.
POLNAMPOLNAM Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai penambahan kapur dalam pembuatan batako abu, dapat disimpulkan bahwa pembuatan batakoDari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai penambahan kapur dalam pembuatan batako abu, dapat disimpulkan bahwa pembuatan batako