POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKAnalisis tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan Meulaboh-Tutut sangat penting dalam menentukan prioritas penanganan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan pada ruas Jalan Meulaboh-Tutut KM 19 di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode PCI merupakan metode evaluasi visual yang memberikan penilaian objektif terhadap kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis kerusakan, luas area yang terdampak, serta tingkat keparahan kerusakan tersebut. Skala nilai PCI berkisar antara 0 hingga 100, di mana nilai PCI 100 menunjukkan kondisi jalan yang gagal total, sementara 0 mengindikasikan kondisi perkerasan jalan masih sempurna. Berdasarkan hasil survei lapangan, ditemukan bahwa kerusakan dominan pada ruas jalan ini adalah retak buaya, lubang, dan amblas. Nilai PCI rata-rata dari ruas jalan tersebut tercatat sebesar 43.25, yang menempatkannya pada kategori “sedang (fair) dan mengindikasikan perlunya pemeliharaan intensif untuk mengembalikan fungsi jalan tersebut. Analisis lebih rinci menunjukkan adanya variasi kondisi di berbagai segmen jalan, dengan nilai PCI terendah sebesar 0 terdapat pada beberapa STA jalan yang menunjukkan jalan masih sempurna, sedangkan nilai PCI tertinggi diperoleh pada STA 0 350 sampai dengan STA 0 400 yaitu sebesar 98.5 yang mengindikasikan kerusakan sangat parah atau gagal. Berdasarkan kondisi kerusakan yang ditemukan, strategi penanganan yang diusulkan untuk lubang menggunakan metode perbaikan P5 dan P6, untuk kulit buaya menggunakan metode perbaikan P2 dan P5 serta kerusakan amblas menggunakan metode perbaikan P5 dan P6. Metode perbaikan ini mengajukan pada Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga No. 001-01/M/BM/2011.
Kesimpulan dari penilaian kerusakan permukaan perkerasan jalan menggunakan Metode PCI yaitu.1) Nilai PCI rata-rata pada jalan Meulaboh -Tutut KM 19 Kecamatan kaway XVI Kabpupaten Aveh Barat adalah 43.2) Nilai PCI tertingi didapat pada STA 0 350 hingga STA 0 400 yaitu sebesar 98.5 dan nilai PCI terendah diperoleh pada STA 0 050 sampai dengan 0 100, STA 0 100 sampai dengan 0 150 dan STA 0 200 sampai dengan 0 250 yaitu sebesar 0.3) Adapun strategi penanganan untuk kerusakan jalan menggunakan metode perbaikan P5 dan P6, untuk kulit buaya menggunakan metode perbaikan P2 dan P5 serta kerusakan amblas menggunakan metode perbaikan P5 dan P6.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, dapat dirumuskan beberapa saran penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh jenis material perkerasan terhadap tingkat kerusakan jalan, dengan fokus pada perbandingan antara campuran aspal konvensional dan aspal termodifikasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk memperkirakan umur layanan perkerasan jalan berdasarkan data PCI dan faktor lingkungan, sehingga dapat membantu dalam perencanaan pemeliharaan yang lebih efektif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi penerapan teknologi sensor terintegrasi pada perkerasan jalan untuk memantau kondisi secara real-time, yang memungkinkan deteksi dini kerusakan dan respons cepat terhadap kebutuhan pemeliharaan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan infrastruktur jalan.
| File size | 535.47 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Perhitungan penurunan menggunakan metode Vesic menghasilkan penurunan tiang tunggal sebesar 0,0420 m dan penurunan kelompok tiang sebesar 0,0939 m, yangPerhitungan penurunan menggunakan metode Vesic menghasilkan penurunan tiang tunggal sebesar 0,0420 m dan penurunan kelompok tiang sebesar 0,0939 m, yang
POLNAMPOLNAM Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi mengenai potensi sumber air tanah. Survei geolistrik akan memberikan nilai beda potensial, kuat arus, dan nilaiHal ini disebabkan oleh kurangnya informasi mengenai potensi sumber air tanah. Survei geolistrik akan memberikan nilai beda potensial, kuat arus, dan nilai
POLNAMPOLNAM Tujuan penelitian ini adalah merencanakan anggaran biaya, menghasilkan RKS untuk spesifikasi teknis pekerjaan struktur dan arsitektur, serta merencanakanTujuan penelitian ini adalah merencanakan anggaran biaya, menghasilkan RKS untuk spesifikasi teknis pekerjaan struktur dan arsitektur, serta merencanakan
POLNAMPOLNAM Analisis data menunjukkan bahwa tingkat kerusakan pada ruas jalan Desa Morella dari STA 0 000 hingga STA 2 000 dikategorikan sangat baik, dengan nilaiAnalisis data menunjukkan bahwa tingkat kerusakan pada ruas jalan Desa Morella dari STA 0 000 hingga STA 2 000 dikategorikan sangat baik, dengan nilai
POLNAMPOLNAM Selanjutnya, variabel risiko tersebut diklasifikasikan menjadi 8 Variabel yakni Force Majeure, Material, Peralatan, Tenaga Kerja, Konstruksi, Desain danSelanjutnya, variabel risiko tersebut diklasifikasikan menjadi 8 Variabel yakni Force Majeure, Material, Peralatan, Tenaga Kerja, Konstruksi, Desain dan
POLNAMPOLNAM Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan etanol 15% sebagai bahan campur bahan bakar pertalite mampu menurunkan konsumsi motor. Presentase penurunanPenelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan etanol 15% sebagai bahan campur bahan bakar pertalite mampu menurunkan konsumsi motor. Presentase penurunan
POLNAMPOLNAM Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengakses fasilitas dan infrastruktur tanpa diskriminasi, termasuk fasilitas pelayanan publik sepertiPenyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengakses fasilitas dan infrastruktur tanpa diskriminasi, termasuk fasilitas pelayanan publik seperti
POLNAMPOLNAM 02/M/BM/2017, dan diperoleh tebal lapis perkerasan lentur pada ruas jalan penghubung Desa Laha - Desa Negeri Lima sepanjang 3000 m adalah AC WC 4 cm, AC02/M/BM/2017, dan diperoleh tebal lapis perkerasan lentur pada ruas jalan penghubung Desa Laha - Desa Negeri Lima sepanjang 3000 m adalah AC WC 4 cm, AC
Useful /
POLNAMPOLNAM Oleh karena itu, diperlukan pengembangan alat akuisisi data menggunakan mikrokontroler ESP-32 sebagai pengolah data yang dilengkapi dengan sensor suhuOleh karena itu, diperlukan pengembangan alat akuisisi data menggunakan mikrokontroler ESP-32 sebagai pengolah data yang dilengkapi dengan sensor suhu
POLNAMPOLNAM pada Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru MIN 5 Maluku Tengah yang berlokasi di Desa Tulehu, Kec. Salahutu, Kab. Maluku Tengah yang dimana memiliki angaranpada Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru MIN 5 Maluku Tengah yang berlokasi di Desa Tulehu, Kec. Salahutu, Kab. Maluku Tengah yang dimana memiliki angaran
POLNAMPOLNAM Hasil pengujian kualitas air menunjukan nilai pH 8,11 ; Suhu 24,4C; dan TDS 22,9 mg/l. Nilai curah hujan tertinggi di desa Mesiapi selama 10 tahun denganHasil pengujian kualitas air menunjukan nilai pH 8,11 ; Suhu 24,4C; dan TDS 22,9 mg/l. Nilai curah hujan tertinggi di desa Mesiapi selama 10 tahun dengan
POLNAMPOLNAM Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut seperti, jalan berlubang, retak memanjang, amblas,Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut seperti, jalan berlubang, retak memanjang, amblas,