UnwahasUnwahas

Konferensi Nasional Ekonomi, Bisnis dan Studi IslamKonferensi Nasional Ekonomi, Bisnis dan Studi Islam

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya krisis keuangan selama pandemi Covid-19 yang memberikan dampak negatif terutama pada aspek ekonomi negara, hal itu dapat membuat perusahaan melakukan praktik manajemen laba dengan memanipulasi laporan keuangan agar terlihat baik dimata investor. Indonesia termasuk dalam kelompok negara dengan tingkat pertahanan investor yang rendah, yang menyebabkan tingginya praktik manajemen laba. Oleh karena itu, dibutuhkan jasa auditor yang berkualitas baik, untuk mengetahui terjadinya praktik manajemen laba. Auditor Big Four dinilai dapat meminimalisir adanya praktik manajemen laba perusahaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis hubungan financial distress dan leverage terhadap manajemen laba. Penelitian ini menggunakan teori keagenaan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2019 - 2021 yang diaudit oleh Big Four. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 102 sampel yang memenuhi kriteria. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang di audit oleh big four masih terdapat praktik manjemen laba ketika perusahaan mengalami financial distress dan laverage. Dalam penelitian ini Nilai financial distress mempunyai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan koefisien regresi sebesar 0,025 dengan arah positif. Artinya semakin tinggi tingkat financial distress akan meningkatkan praktik manajemen labanya dan leverage berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba. Nilai leverage mempunyai nilai signifikansi sebesar 0,009 yang nilai signifikansinya kurang dari 0,05 dengan koefisien regresi 0,024 dengan arah positif. Leverage yang tinggi akan berdampak pada meningkatnya manajemen laba dan menurunkan prospek kinerja perusahaan, sebaliknya leverage yang rendah berdampak pada menurunnya praktik manajemen laba.

Penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang di audit oleh KAP Big Four berpengaruh terhadap manajemen laba.Hal ini tentunya tidak di inginkan oleh investor karena berdampak pada kelangsungan hidup perusahaan.Kualitas auditor yang baik adalah dapat menemukan salah saji dan melaporkan salah saji tersebut.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang di audit oleh KAP Big Four tidak dapat mendeteksi praktik manajemen laba ketika perusahaan mengalami financial distress dan laverage yang tinggi.

Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, diajukan saran-saran sebagai berikut: Pertama, perusahaan dapat meminimalisir tingkat manajemen laba dengan memperhatikan rasio-rasio keuangan seperti financial distress dan leverage, serta memilih jasa auditor yang berkualitas baik. Kedua, investor dapat mempertimbangkan kualitas audit perusahaan, keuntungan, dan utang sebelum berinvestasi. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat memperpanjang periode penelitian untuk memberikan gambaran trend perkembangan faktor yang mempengaruhi krisis keuangan dalam jangka panjang, serta menambahkan variabel independen lain untuk mengetahui pengaruhnya secara lebih komprehensif.

  1. Pengaruh Rasio Leverage, Likuiditas, Profitabilitas Terhadap Kualitas Laba Perusahaan Makanan Minuman... doi.org/10.36618/competitive.v14i2.622Pengaruh Rasio Leverage Likuiditas Profitabilitas Terhadap Kualitas Laba Perusahaan Makanan Minuman doi 10 36618 competitive v14i2 622
  2. Jurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasi. pengaruh leverage ukuran perusahaan kualitas audit manajemen... doi.org/10.24912/jpa.v1i2.5022Jurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasi pengaruh leverage ukuran perusahaan kualitas audit manajemen doi 10 24912 jpa v1i2 5022
Read online
File size6.26 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test