POLNAMPOLNAM

JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIK

Seiring dengan berkembangnya teknologi beton yang semakin maju, nilai ekonomis material juga terpengaruh. Kebutuhan pasir yang meningkat, terutama di daerah perkotaan, menyebabkan harga pasir naik karena biaya transportasi yang lebih tinggi. Di kota Ambon, presentase timbunan sampah juga meningkat pesat, dan salah satu upaya penanggulangan sampah adalah dengan pembakaran. Limbah pembakaran sampah belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium Politeknik Negeri Ambon, dengan melakukan pemeriksaan material dan uji kuat tekan beton. Penelitian ini menggunakan limbah pembakaran sampah non-organik sebagai material substitusi agregat halus dengan presentase pengurangan penambahan 0%, 5%, 10%, dan 15%. Hasil uji kuat tekan beton menunjukkan nilai kuat tekan beton normal sebesar 18.65 MPa, beton additive 5% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 16.83 MPa, beton additive 10% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 15.44 MPa, dan beton additive 15% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 13.83 MPa.

Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa nilai kuat tekan beton normal sebesar 18.65 MPa dan memenuhi standar kuat tekan.Beton additive 5% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 16.83 MPa dan memenuhi standar kuat tekan, beton additive 10% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 15.44 MPa dan memenuhi standar kuat tekan, sedangkan beton additive 15% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 13.Analisa hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kuat tekan beton additive 5%, 10%, dan 15% tidak berpengaruh terhadap kuat tekan beton normal, dan juga mengakibatkan penurunan nilai kuat tekan beton seiring dengan penambahan limbah pembakaran sampah anorganik yang disebabkan oleh kurang mengikatnya agregat.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan inovasi riset mengenai paving blok campuran limbah pembakaran sampah anorganik dengan bahan campuran lainnya untuk meningkatkan kualitas. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih lanjut mengenai limbah sisa pembakaran sampah dan tingkat kepadatan benda uji pada saat pembuatannya, karena hal ini dapat mempengaruhi hasil kekuatan paving block tersebut. Terakhir, perlu diperhatikan dengan teliti komposisi material bahan tambah yang digunakan agar tidak mengurangi nilai kuat tekan beton.

Read online
File size238.68 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test