4141
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi KonstruksiJurnal Teknik Sipil dan Teknologi KonstruksiKebutuhan akan pekerjaan konstruksi terus meningkat setiap tahunnya. Untuk itu setiap perusahaan konstruksi dituntut untuk meningkatkan kualitas dari pekerjaan konstruksi, sehingga mampu mencapai hasil yang maksimal dan mampu meningkatkan daya saing dari perusahaan tersebut. Proyek konstruksi dalam proses pembangunan dipengaruhi berbagai faktor seperti manajemen proyek, sumber daya proyek, pengguna jasa, terjadinya perubahan pekerjaan, adanya kelebihan kuantitas material, tenaga, peralatan dan kondisi lingkungan selama proses pelaksanaan pembangunan sehingga proyek konstruksi memiliki kemungkinanyang cukup tinggi mengalami waste konstruksi. Beberapa perusahaan konstruksi besar sudah mulai mempertimbangkan untuk mengurangi waste melalui adopsi konsep sistem lean thinking. Lean Thinking merupakan suatu pemikiran strategi dalam usaha mengurangi waste untuk perbaikan terus menerus, peningkatan produktivitas, peningkatan kualitas dan perbaikan manajemen.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang sudah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut ini.Aliran kerja selama pelaksanaan konstruksi mulai dari pembesian dilakukan secara fabrikasi, diangkut menggunakan alat bantu tower crane sehingga tidak memerlukan pekerja yang banyak.Produktivitas pekerja pada pelaksanaan proyek konstruksi untuk kolom pada pekerjaan pembesian sebesar 1,616, bekisting sebesar 0,909 dan pengecoran sebesar 0,915.Sedangkan untuk pekerjaan balok dan pelat pada pembesian sebesar 1,037, bekisting sebesar 1,113 dan pengecoran sebesar 0,964.Indeks lapangan dan SNI pekerjaan konstruksi tidak mengalami kesesuaian, hal ini di dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jumlah tenaga kerja, alat yang digunakan, metode pelaksanaan dan lingkungan kondisi pekerjaan konstruksi.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan analisis produktivitas untuk pekerjaan struktur yang lain seperti pada pekerjaan pondasi, pelat dan atap. Selain itu, perlu dilakukan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas untuk meningkatkan produktivitas pekerja. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pekerjaan konstruksi.
| File size | 758.48 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Variabel dependen adalah sejauh mana pengelolaan sumber daya manusia dioptimalkan. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua instrumenVariabel dependen adalah sejauh mana pengelolaan sumber daya manusia dioptimalkan. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua instrumen
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dilengkapi dengan analisis deskriptif-kualitatif regulasi, doktrin hukum, dan putusan pengadilan relevan,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Berdasarkan analisis yuridis normatif, dapat disimpulkan bahwa konstruksi kontrak dalam proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor non-mayoritasBerdasarkan analisis yuridis normatif, dapat disimpulkan bahwa konstruksi kontrak dalam proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor non-mayoritas
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Pembagian kewenangan pengawasan proyek konstruksi infrastruktur transportasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, meskipun diatur jelas dalam undang-undang,Pembagian kewenangan pengawasan proyek konstruksi infrastruktur transportasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, meskipun diatur jelas dalam undang-undang,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Secara spesifik, civil law memerlukan dokumentasi formal tertulis untuk setiap perubahan kontrak dengan rata-rata waktu penyelesaian amendemen 45-60 hari,Secara spesifik, civil law memerlukan dokumentasi formal tertulis untuk setiap perubahan kontrak dengan rata-rata waktu penyelesaian amendemen 45-60 hari,
UNSULTRAUNSULTRA Pada proyek pembangunan Gudang BPBD dan Gedung Rujab, kinerja biaya dan waktu masih kurang baik, sedangkan pada Gedung Veteran kinerja biaya dan waktuPada proyek pembangunan Gudang BPBD dan Gedung Rujab, kinerja biaya dan waktu masih kurang baik, sedangkan pada Gedung Veteran kinerja biaya dan waktu
UBBUBB Perhitungan kuantitas baja tulangan menggunakan Bar Bending Schedule disesuaikan dengan tahapan kebutuhan pengadaan baja tulangan pada lantai 3 dan 4.Perhitungan kuantitas baja tulangan menggunakan Bar Bending Schedule disesuaikan dengan tahapan kebutuhan pengadaan baja tulangan pada lantai 3 dan 4.
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Sedangkan untuk kriteria lainnya seperti Human Factor merupakan prioritas kedua dengan nilai 33,26%, dengan sub kriteria yang paling berpengaruh adalahSedangkan untuk kriteria lainnya seperti Human Factor merupakan prioritas kedua dengan nilai 33,26%, dengan sub kriteria yang paling berpengaruh adalah
Useful /
UNESAUNESA Tantangan yang dihadapi oleh UMKM meliputi rendahnya literasi teknologi, biaya implementasi yang tinggi, dan kerangka regulasi yang tidak memadai. StrategiTantangan yang dihadapi oleh UMKM meliputi rendahnya literasi teknologi, biaya implementasi yang tinggi, dan kerangka regulasi yang tidak memadai. Strategi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian observasional ini menggunakan rancangan cross-sectional pada 60 orang pasien Artritis Reumatoid (AR) di Rumah Sakit Umum Royal Prima yang dipilihPenelitian observasional ini menggunakan rancangan cross-sectional pada 60 orang pasien Artritis Reumatoid (AR) di Rumah Sakit Umum Royal Prima yang dipilih
TADAYUNTADAYUN Penyesuaian ini bertujuan untuk meminimalkan ambiguitas terkait time value of money serta memastikan kepatuhan syariah yang lebih kokoh tanpa mengurangiPenyesuaian ini bertujuan untuk meminimalkan ambiguitas terkait time value of money serta memastikan kepatuhan syariah yang lebih kokoh tanpa mengurangi
4141 The results obtained from the average compressive strength test results at the percentage of 0%, 0. 5%, 1% and 1. 5% respectively were 57.35 MPa, 55.74The results obtained from the average compressive strength test results at the percentage of 0%, 0. 5%, 1% and 1. 5% respectively were 57.35 MPa, 55.74