GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER
Jurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanJurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanPengolahan air limbah domestik berbasis biofilter memanfaatkan aktivitas bakteri pengurai sebagai komponen utama dalam menurunkan kandungan bahan organik dan pencemar. Pertumbuhan dan aktivitas bakteri pengurai dalam sistem biofilter sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, khususnya pH dan suhu, yang menentukan stabilitas komunitas mikroba serta efisiensi degradasi senyawa organik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan, terutama yang membahas pengaruh pH dan suhu terhadap laju pertumbuhan mikroba, pembentukan biofilm, serta kinerja penyisihan parameter pencemar seperti BOD, COD, dan TSS. Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi pH netral hingga sedikit basa dan suhu mesofilik merupakan kondisi optimum bagi pertumbuhan bakteri pengurai dan pembentukan biofilm yang stabil. Variasi ekstrem pH dan suhu dilaporkan dapat menurunkan aktivitas metabolik mikroorganisme dan menyebabkan ketidakstabilan sistem biofilter. Dengan demikian, pengendalian pH dan suhu merupakan faktor kunci dalam optimasi kinerja biofilter untuk pengolahan air limbah domestik. Kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam perancangan dan pengoperasian sistem biofilter yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pertumbuhan bakteri pengurai pada biofilter air limbah domestik sangat dipengaruhi oleh variasi pH dan suhu.Kondisi pH netral hingga sedikit basa serta suhu mesofilik merupakan kondisi optimal yang mendukung aktivitas metabolik bakteri dan pembentukan biofilm yang stabil, sehingga meningkatkan efisiensi penguraian bahan organik.Sebaliknya, kondisi pH dan suhu ekstrem menurunkan kinerja biofilter.Pengendalian pH dan suhu menjadi faktor penting dalam optimasi sistem biofilter air limbah domestik.
Penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana kombinasi pH dan suhu yang berbeda memengaruhi keberagaman spesies bakteri pengurai dalam biofilter, bukan hanya pertumbuhan totalnya, untuk mengetahui komunitas mikroba paling efisien. Selain itu, perlu diteliti apakah biofilter yang dioperasikan pada suhu dan pH optimal tetap stabil ketika terkena fluktuasi harian atau musiman, seperti yang terjadi di lingkungan nyata, mengingat sebagian besar studi dilakukan di laboratorium. Terakhir, penelitian baru bisa mempelajari bagaimana penambahan bahan pendukung, seperti media filter alami atau nutrisi mikro, dapat memperkuat ketahanan bakteri pengurai terhadap perubahan pH dan suhu, sehingga memungkinkan biofilter beroperasi lebih baik di daerah dengan iklim ekstrem atau tanpa pengaturan suhu dan pH yang presisi.
- A Detailed Review of pH and its Applications | Journal of Pharmaceutical and Biopharmaceutical Research.... syncsci.com/journal/JPBR/article/view/JPBR.2024.02.001A Detailed Review of pH and its Applications Journal of Pharmaceutical and Biopharmaceutical Research syncsci journal JPBR article view JPBR 2024 02 001
- Effect of the chemical composition of filter media on the microbial community in wastewater biofilms... doi.org/10.1039/C6RA21040FEffect of the chemical composition of filter media on the microbial community in wastewater biofilms doi 10 1039 C6RA21040F
| File size | 210.53 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Eksperimen tiga meningkatkan akurasi sensor pemantauan kualitas air melalui kalibrasi dan penyesuaian parameter, menghasilkan data kualitas air yang lebihEksperimen tiga meningkatkan akurasi sensor pemantauan kualitas air melalui kalibrasi dan penyesuaian parameter, menghasilkan data kualitas air yang lebih
UM SURABAYAUM SURABAYA Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar salinitas di daerah pesisir pantai Sampang Madura dimana area penelitian dibagi sisi baratUntuk itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar salinitas di daerah pesisir pantai Sampang Madura dimana area penelitian dibagi sisi barat
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Parameter kualitas air kunci, termasuk BOD5, COD, DO, dan TSS, bervariasi di berbagai segmen sungai, mencerminkan pengaruh dari berbagai sumber pencemaran.Parameter kualitas air kunci, termasuk BOD5, COD, DO, dan TSS, bervariasi di berbagai segmen sungai, mencerminkan pengaruh dari berbagai sumber pencemaran.
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Anak yang sah menurut Pasal 42 UU Perkawinan adalah anak yang lahir dari perkawinan yang sah berdasarkan Pasal 2 ayat (2). Secara nasab, anak tersebutAnak yang sah menurut Pasal 42 UU Perkawinan adalah anak yang lahir dari perkawinan yang sah berdasarkan Pasal 2 ayat (2). Secara nasab, anak tersebut
UNTAG SMDUNTAG SMD Parameter kualitas air diuji dan dibandingkan dengan baku mutu air menggunakan metode Storet dan metode indeks pencemaran. Hasil menunjukkan bahwa statusParameter kualitas air diuji dan dibandingkan dengan baku mutu air menggunakan metode Storet dan metode indeks pencemaran. Hasil menunjukkan bahwa status
UNISAPUNISAP Parameter penyumbang pencemaran utama adalah oksigen terlarut dan BOD, yang dipengaruhi oleh kegiatan domestik di bantaran sungai. Tingginya konsentrasiParameter penyumbang pencemaran utama adalah oksigen terlarut dan BOD, yang dipengaruhi oleh kegiatan domestik di bantaran sungai. Tingginya konsentrasi
UNISBAUNISBA Berdasarkan analisis uji laboratorium terhadap empat sampel, tiga sampel menunjukkan penurunan kadar COD dan BOD yang memenuhi standar kualitas limbahBerdasarkan analisis uji laboratorium terhadap empat sampel, tiga sampel menunjukkan penurunan kadar COD dan BOD yang memenuhi standar kualitas limbah
ITENASITENAS Daerah genangan Waduk Cirata, parameter yang melebihi baku mutu adalah DO, BOD, Klorin Bebas, Timbal, dan Fenol. Besar total beban pencemaran dari 3 sungaiDaerah genangan Waduk Cirata, parameter yang melebihi baku mutu adalah DO, BOD, Klorin Bebas, Timbal, dan Fenol. Besar total beban pencemaran dari 3 sungai
Useful /
UMBUMB Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan membandingkan model pembelajaran mesin untuk mengklasifikasikan individu sehat dan penderita diabetesPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan membandingkan model pembelajaran mesin untuk mengklasifikasikan individu sehat dan penderita diabetes
ITENASITENAS Kekakuan (K) sudu dengan tinggi tulang 6 mm adalah 0,0258 kg/mm. Kekakuan sudu dengan tinggi tulang 9 mm adalah 0,0740 kg/mm. Kekakuan sudu dengan tinggiKekakuan (K) sudu dengan tinggi tulang 6 mm adalah 0,0258 kg/mm. Kekakuan sudu dengan tinggi tulang 9 mm adalah 0,0740 kg/mm. Kekakuan sudu dengan tinggi
ITENASITENAS Data berasal dari tiga kedalaman yaitu kedalaman permukaan, tengah, dan dekat dasar perairan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Pb diData berasal dari tiga kedalaman yaitu kedalaman permukaan, tengah, dan dekat dasar perairan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Pb di
ITENASITENAS pluvialis lebih baik dikulturkan dengan konsentrasi inokulum 10% dan diperoleh jumlah 70 x 105 sel/mL. Penambahan garam NaCl 0,8%-b/v disertai induksipluvialis lebih baik dikulturkan dengan konsentrasi inokulum 10% dan diperoleh jumlah 70 x 105 sel/mL. Penambahan garam NaCl 0,8%-b/v disertai induksi