KPUKPU
Electoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu IndonesiaElectoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu IndonesiaIndonesia sebagai negara kepulauan menghadapi peningkatan risiko bencana iklim yang sulit diprediksi dan berpotensi mengganggu tahapan Pemilu, sehingga diperlukan tata kelola Pemilu baik dari sisi institusional maupun koordinasi lintas sektor untuk memitigasi dampaknya. Penelitian ini menelaah kerangka institusional tata kelola Pemilu Indonesia dalam menghadapi bencana alam dengan fokus pada manajemen risiko dan rencana kontingensi, khususnya pada hari pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Menggunakan metode studi kasus di Kabupaten Banyumas, hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen risiko dan rencana kontingensi pada tahapan tersebut masih rapuh secara institusional dan koordinatif. Pemetaan TPS rawan bencana dilakukan untuk mengidentifikasi risiko, sementara mitigasi dilakukan dengan membangun TPS tanggap bencana. Namun, prosedur BPBD dan SAR belum terintegrasi dengan rencana kontingensi penyelenggara Pemilu (KPPS, PPS, PPK). Oleh karena itu, pengalaman dan kapasitas bersama antara penyelenggara Pemilu dan aktor penyelamatan perlu diperkuat melalui kerangka institusional dan koordinasi lintas sektor yang lebih matang.
Penelitian ini menemukan bahwa manajemen risiko bencana alam dan rencana kontingensi saat hari pemungutan suara di TPS merupakan langkah untuk mengisi kekosongan kerangka legal yang minim dan sebagai upaya untuk melindungi Pemilu dari bahaya bencana alam yang nyata terjadi, dengan memanfaatkan kerangka institusional dan koordinasi lintas sektor, antara aktor-aktor kepemiluan dan aktor-aktor SAR.Manajemen risiko bencana alam di TPS dilakukan dengan melakukan identifikasi paparan bencana, pemetaan TPS rawan bencana, identifikasi kerentanan TPS, dan mitigasi pra - saat - dan pasca bencana di TPS.Sementara itu, SOP kebencanaan di TPS disusun dengan melibatkan perencanaan kontingensi bersama yang telah mapan dari aktor-aktor SAR.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai model koordinasi antara penyelenggara Pemilu dan lembaga penanggulangan bencana dalam menghadapi berbagai jenis bencana alam. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan indikator-indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan TPS terhadap bencana alam, sehingga dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan secara berkala. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman petugas KPPS dalam menghadapi situasi darurat bencana di TPS, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan pelatihan dan dukungan yang lebih spesifik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana meningkatkan ketahanan Pemilu terhadap risiko bencana alam, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk memperkuat tata kelola Pemilu yang adaptif dan berkelanjutan.
| File size | 782.55 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran STAD. Rata-rata motivasi belajar siswaHasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran STAD. Rata-rata motivasi belajar siswa
MAHADEWAMAHADEWA Data tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Penelitian ini dikatakan berhasil jika rata-rata hasil belajar siswa 75 dengan ketuntasanData tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Penelitian ini dikatakan berhasil jika rata-rata hasil belajar siswa 75 dengan ketuntasan
MAHADEWAMAHADEWA pada siklus I peningkatan sudah mulai terlihat namun masih berada pada kategori rendah dengan rentangan skor yaitu 55 sampai dengan 60 dengan rata-ratapada siklus I peningkatan sudah mulai terlihat namun masih berada pada kategori rendah dengan rentangan skor yaitu 55 sampai dengan 60 dengan rata-rata
MAHADEWAMAHADEWA Setiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selalu melakukan revisi tindakan untuk menemukan hasil yangSetiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selalu melakukan revisi tindakan untuk menemukan hasil yang
MAHADEWAMAHADEWA Oleh karena itu interactive notebooks dapat diterapkan pada mata pelajaran lain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) ada peningkatanOleh karena itu interactive notebooks dapat diterapkan pada mata pelajaran lain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) ada peningkatan
MAHADEWAMAHADEWA Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan tujuh ulangan, perlakuan diberikan dalam air minum dengan masing-masingMetode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan tujuh ulangan, perlakuan diberikan dalam air minum dengan masing-masing
MAHADEWAMAHADEWA Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaranDengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Kuta Selatan pada materi Sistem HukumPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Kuta Selatan pada materi Sistem Hukum
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT E-catalog dirancang untuk menyajikan deskripsi dan keunggulan produk secara detail agar menarik minat konsumen. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi,E-catalog dirancang untuk menyajikan deskripsi dan keunggulan produk secara detail agar menarik minat konsumen. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi,
STIESTEKOMSTIESTEKOM Ditambah adanya jaminan hari tua, dana pensiun atau tabungan perumahan. Karyawan juga termotivasi adanya sistem pengembangan karier yang jelas dan transparanDitambah adanya jaminan hari tua, dana pensiun atau tabungan perumahan. Karyawan juga termotivasi adanya sistem pengembangan karier yang jelas dan transparan
STIESTEKOMSTIESTEKOM Perilaku konsumen mengalami perubahan dari belanja offline menjadi online. Bisnis e-commerce semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi danPerilaku konsumen mengalami perubahan dari belanja offline menjadi online. Bisnis e-commerce semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan
MAHADEWAMAHADEWA Melalui strategi ini, SD Negeri 8 Mas berhasil mengalami transformasi di berbagai bidang. Penerapan manajemen keterlibatan masyarakat di SD Negeri 8 MasMelalui strategi ini, SD Negeri 8 Mas berhasil mengalami transformasi di berbagai bidang. Penerapan manajemen keterlibatan masyarakat di SD Negeri 8 Mas