UMPUMP

Proceedings Series on Health & Medical SciencesProceedings Series on Health & Medical Sciences

Basic Life Support (BLS) merupakan intervensi penting dalam situasi darurat, dan efektivitasnya sangat bergantung pada kesadaran serta kompetensi publik. Penelitian ini bertujuan menilai kompetensi BLS di antara penduduk komunitas sungai terpilih di Kota Cabanatuan dengan menelaah pengetahuan, sikap, dan praktik (KAP) terkait BLS. Sebanyak 404 responden dipilih melalui purposive simple random sampling, dan data dikumpulkan menggunakan instrumen survei 30 item yang telah divalidasi, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif serta Spearmans rho untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel demografis dengan skor KAP. Temuan menunjukkan responden memiliki pengetahuan BLS yang cukup, sikap positif, namun tingkat praktik yang rendah; terdapat korelasi lemah namun signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan dan sikap, serta antara usia dengan sikap, sementara tidak ada asosiasi signifikan antara variabel demografis dengan praktik. Hasil ini menekankan perlunya pelatihan BLS yang terarah lintas kelompok usia dan tingkat pendidikan, serta pengembangan aplikasi seluler berbahasa Indonesia untuk mendukung respons darurat di komunitas sungai.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki pengetahuan BLS yang cukup, sikap positif, namun penerapan praktik BLS masih rendah.Faktor pendidikan menjadi variabel demografis yang paling berpengaruh terhadap kompetensi BLS, sementara usia dan jenis kelamin berpengaruh lebih kecil.Oleh karena itu, diperlukan intervensi terarah berupa pelatihan praktik BLS yang intensif serta pemanfaatan aplikasi mobile berbahasa Indonesia untuk meningkatkan keterlibatan komunitas.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan BLS berbasis gamifikasi melalui aplikasi mobile dalam meningkatkan retensi keterampilan di antara anggota komunitas sungai; selanjutnya, perlu diselidiki faktor penghalang dan pendukung transfer pengetahuan BLS antar generasi dalam komunitas tersebut untuk memperkuat kesinergian pengetahuan; serta, peneliti dapat menilai dampak integrasi modul BLS ke dalam kurikulum sekolah lokal terhadap peningkatan ketahanan komunitas jangka panjang, dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik siswa serta partisipasi keluarga mereka dalam situasi darurat.

  1. Public knowledge and attitudes towards cardiopulmonary resuscitation in Hong Kong: telephone survey |... hkmj.org/abstracts/v20n2/126.htmPublic knowledge and attitudes towards cardiopulmonary resuscitation in Hong Kong telephone survey hkmj abstracts v20n2 126 htm
  2. Gender and age-specific aspects of awareness and knowledge in basic life support | PLOS One. gender age... doi.org/10.1371/journal.pone.0198918Gender and age specific aspects of awareness and knowledge in basic life support PLOS One gender age doi 10 1371 journal pone 0198918
Read online
File size454.97 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test