JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthLatar belakang: Infeksi HIV merupakan salah satu penyakit menular yang diklasifikasikan sebagai faktor yang dapat memengaruhi kematian ibu dan anak. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2016), Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Sementara Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) adalah kumpulan gejala penyakit yang dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh akibat HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil dalam melakukan tes HI. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional dengan teknik incidental sampling. Populasi yang digunakan sebagai sumber penelitian ini adalah pemeriksaan ibu hamil di Rumah Sakit Arga Husada, yang berjumlah 150 ibu hamil. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: variabel pengetahuan menunjukkan hasil bahwa nilai p adalah 0,397 yang berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku tes HIV. Variabel sikap menunjukkan nilai p sebesar 0,001 yang berarti ada hubungan antara sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan HIV. Kesimpulan: Pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku tes HIV dan ada hubungan antara sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan HIV.
Pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku tes HIV dan ada hubungan antara sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan HIV.
Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti hubungan antara sikap dan perilaku ibu hamil dalam melakukan skrining HIV, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis komunitas yang dirancang untuk meningkatkan sikap positif terhadap skrining HIV. Intervensi ini dapat mencakup penyuluhan kesehatan yang disesuaikan dengan budaya dan bahasa lokal, serta melibatkan tokoh masyarakat dan kelompok sebaya sebagai agen perubahan. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi peran dukungan keluarga dan tenaga kesehatan dalam memfasilitasi perilaku skrining HIV yang lebih baik. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi sikap dan perilaku ibu hamil, kita dapat merancang program yang lebih efektif untuk meningkatkan deteksi dini HIV dan mencegah penularan vertikal, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesehatan ibu dan anak.
| File size | 186.85 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUUMSU Komposisi sabun sulfur yang mengandung zat aktif seperti sulfur berperan sebagai antiseptik dan anti-inflamasi alami yang bermanfaat dalam mengurangi keluhanKomposisi sabun sulfur yang mengandung zat aktif seperti sulfur berperan sebagai antiseptik dan anti-inflamasi alami yang bermanfaat dalam mengurangi keluhan
UMSBUMSB Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu flatus dan defekasi pasca operasi kanker kolorektal setelah intervensi mengunyah permen karet (chewingTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu flatus dan defekasi pasca operasi kanker kolorektal setelah intervensi mengunyah permen karet (chewing
JQWHJQWH Instrumen penelitian adalah kuesioner yang dibagikan langsung menggunakan kertas. Data penelitian dianalisis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil:Instrumen penelitian adalah kuesioner yang dibagikan langsung menggunakan kertas. Data penelitian dianalisis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil:
UNIBAUNIBA 024 < 0. 05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah024 < 0. 05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang bermakna antara Jumlah Gigi Susu Bayi Usia 6-12 Bulan Di Wilayah
UNIBAUNIBA Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan kejadian fibroadenoma mammae (FAM). Hasil uji statistik chiHasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan kejadian fibroadenoma mammae (FAM). Hasil uji statistik chi
JQWHJQWH Disarankan bagi staf Puskesmas untuk dapat menggunakan metode ini sebagai masukan agar dapat menerapkan metode permainan ular tangga dalam kelas ibu hamilDisarankan bagi staf Puskesmas untuk dapat menggunakan metode ini sebagai masukan agar dapat menerapkan metode permainan ular tangga dalam kelas ibu hamil
JQWHJQWH Penelitian menggunakan rancangan survey deskriptif, dengan bantuan google form. Populasi adalah seluruh mahasiswa kebidanan di provinsi Jawa Tengah denganPenelitian menggunakan rancangan survey deskriptif, dengan bantuan google form. Populasi adalah seluruh mahasiswa kebidanan di provinsi Jawa Tengah dengan
JQWHJQWH Masa kehamilan merupakan periode penting dalam kehidupan ibu dan janin, yang membutuhkan kenaikan berat badan minimal sebesar 10-12,5 kg. Berbagai upayaMasa kehamilan merupakan periode penting dalam kehidupan ibu dan janin, yang membutuhkan kenaikan berat badan minimal sebesar 10-12,5 kg. Berbagai upaya
Useful /
UMBERAUUMBERAU Metode analisis yang digunakan adalah analisis linier berganda, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan alat bantu SPSS 26. Hasil penelitian ini adalahMetode analisis yang digunakan adalah analisis linier berganda, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan alat bantu SPSS 26. Hasil penelitian ini adalah
UMBERAUUMBERAU Proses pemberdayaan berlangsung melalui pembentukan kelompok independen dan transfer pengetahuan. Namun, tantangan terkait partisipasi dan infrastrukturProses pemberdayaan berlangsung melalui pembentukan kelompok independen dan transfer pengetahuan. Namun, tantangan terkait partisipasi dan infrastruktur
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan media audiovisual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Penelitian menggunakan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan media audiovisual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Penelitian menggunakan pendekatan
JQWHJQWH Penelitian Quasi Eksperimen yang bersifat two group pretest – posttest dengan kelompok intervensi 20 responden dan kelompok non-intervensi 20 responden.Penelitian Quasi Eksperimen yang bersifat two group pretest – posttest dengan kelompok intervensi 20 responden dan kelompok non-intervensi 20 responden.