JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Nyeri persalinan merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat proses persalinan normal. Penatalaksanaan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologis salah satunya yaitu massage counterpressure. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian massage counterpressure terhadap intensitas rasa nyeri pada persalinan kala 1 fase aktif pada kelompok non-intervensi dan intervensi. Penelitian Quasi Eksperimen yang bersifat two group pretest – posttest dengan kelompok intervensi 20 responden dan kelompok non-intervensi 20 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan NRS (Numeric Rating Scale), instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan checklist. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan skor antar kelompok. Hasil menunjukkan ada perbedaan skor sebelum dan sesudah diberikan massage counterpressure (<0,05) dengan rata-rata pada kelompok intervensi terjadi penurunan (0,95) sedangkan pada kelompok non-intervesi terjadi peningkatan nilai rata-rata nyeri persalinan (1,750) yang artinya ada perbedaan yang signifikan pada kelompok non intervensi dan kelompok intervensi. Massage counterpressure efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian massage counterpressure efektif menurunkan intensitas rasa nyeri pada kala I fase aktif.Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi massage counterpressure memberikan dampak positif dalam mengurangi rasa nyeri yang dialami ibu bersalin selama fase aktif persalinan.Dengan demikian, teknik ini dapat menjadi salah satu pilihan non-farmakologis yang bermanfaat untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas persalinan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas massage counterpressure dengan metode non-farmakologis lainnya, seperti teknik relaksasi pernapasan atau aromaterapi, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal dalam mengurangi nyeri persalinan. Kedua, studi dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti randomized controlled trials, diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas massage counterpressure dan mengurangi potensi bias. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman subjektif ibu bersalin yang menerima massage counterpressure, termasuk persepsi mereka tentang manfaat dan tantangan dari intervensi ini, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan mereka terhadap perawatan yang diberikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran massage counterpressure dalam manajemen nyeri persalinan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal.

  1. Efektivitas Massage counterpressure terhadap Intensitas Rasa Nyeri pada Persalinan Kala 1 Fase Aktif... doi.org/10.30994/jqwh.v5i1.145Efektivitas Massage counterpressure terhadap Intensitas Rasa Nyeri pada Persalinan Kala 1 Fase Aktif doi 10 30994 jqwh v5i1 145
Read online
File size193.42 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test